Kita dapat melihat bahwa kasih Allah adalah kasih yang sempurna. Sehingga dikatakan menyesallah Allah karena rencana yang akan diberlakukannya kepada bangsa Israel.
Kita pun sangat berpotensi berkali-kali menyakiti hati TUHAN. Hari ini menyesal dan bertobat karena membuat hati Allah sedih, tetapi bulan depan melakukan kesalahan lagi.
Sebagai orang percaya, perlu menyadari adanya karunia dari Allah yang ada pada diri kita, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan demi kemuliaan Tuhan.
Minangka umat kagunganipun Sang Kristus, kita tetep sinau bilih kita nggadhahi kuwajiban dados seksi pawartosing bingah saha tentrem rahayu utawi dados seksinipun Injil.