Tantangan, kesulitan dan penderitaan bisa menggeser iman pengharapan kita dari Injil Kristus dan menggeser posisi kita sebagai anak-anak Tuhan. Dengan menghayati apa yang dilakukan Tuhan di dalam Yesus Kristus ini, kita akan dikuatkan dalam menjalani kehidupan ini.
Srana kasucekaken menika kita saged gesang tetunggilan kaliyan Gusti. Srana tansah ngengeti bilih “disuci” sanes satunggaling momotan nanging malah kanugrahanipun Allah, kita badhe saged lan malah nggadhahi greget njagi kasucening gesang menika.
Ketulusan hati dalam melayani saudara-saudaranya merupakan bukti bahwa Tuhan berkenan hadir dalam pribadi Yusuf. Sehingga kehidupan Yusuf senantiasa terkuasai dan terberkati oleh Tuhan.
Gusti Allah ngagem Yusuf ingkang remeh menika dados lantaran pakaryanipun Allah ingkang agung milujengaken tiyang satanah Mesir, malah ugi bangsa sanes. “Allah ora nate ngremehake sapa wae. Kita aja ngremehake wong liya!”
Sudahkah kita berpikir untuk regenerasi dengan melibatkan orang-orang muda untuk ambil bagian di dalam pelayanan? Sudahkah kita mewariskan sikap hidup yang bisa menjadi teladan bagi generasi yang usianya di bawah kita?
PENUTUPAN BULAN KELUARGA STOLA PUTIH Bacaan 1 : Kejadian 18: 20-32 Bacaan 2 : Kolose 2: 6-15 Bacaan 3 : Lukas 11: 1-13 Mazmur : Mazmur 138: 1-8 Tema Liturgis : Keluarga Kristen yang Melayani. Tema Minggu : Doa sebagai pelayanan.
Allah memberi kesempatan dan mendorong orang-orang berdosa untuk bertobat dan memperbarui hubungan baik dengan Allah. Dengan pertobatan dan pembaharuan, kita dapat berperan dengan tepat dalam rencana-Nya.