Ibadah Malam Natal 24 Desember 2021 dilayani oleh Pdt. Galuh Iria Krislumadya bersama para penatua, diaken, pemain musik, dan pemandu pujian dari GKJW Jemaat Simomulyo.
Bacaan: Yesaya 9 : 1 – 6 | Pujian: PKJ. 36 Nats: “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang
Waosan: 2 Petrus 1 : 16 – 21 ǀ Pamuji: KPJ. 192 : 1, 2 Nats: “Jalaran anggonku padha nyumurupake kowe bab panguwaos lan bakal rawuhe Gusti kita, Gusti Yesus Kristus kang jumeneng ratu, iku ora merga ngandel marang dongenge wong kang
Bacaan: Mikha 4 : 1 – 5 ǀ Pujian: KJ. 375 Nats: “Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.” (Ayat 5). Arti kata setia antara lain loyal, tidak
Waosan: Rum 8 : 18 – 30 ǀ Pamuji: KPJ. 198 : 1 Nats: “Saiki kita padha sumurup, yen Gusti Allah uga makarya ana ing samubarang kabeh, njalari becike wong kang padha tresna marang Panjenengane, yaiku para kang tinimbalan miturut ing pepesthining
Minggu Natal 2 Stola Putih Bacaan 1: Yeremia 31 : 7 – 14 Bacaan 2: Efesus 1 : 3 – 14 Bacaan 3: Yohanes 1 : 1 – 18 Tema Liturgis: Hidup adalah Kesempatan untuk Melakukan Kehendak Allah Tema Khotbah: Kehadiran-Nya yang
Tahun Baru Stola Putih Bacaan 1: Pengkhotbah 3: 1 –13 Bacaan 2: Wahyu 21 : 1 –6a Bacaan 3: Matius 25: 31 – 46 Tema Liturgis: Hidup adalah Kesempatan untuk Melakukan Kehendak Allah Tema Khotbah: Menjalani Kehidupan yang Berulang dengan Bijaksana Penjelasan
Tutup Tahun Stola Putih Bacaan 1: 1 Raja – raja 3 : 5 – 14 Bacaan 2: Yohanes 8 : 12 – 19 Bacaan 3: — Tema Liturgis: Kelahiran Kristus menjadi Terang dan Sukacita bagi Semua Tema Khotbah: Mengingat Cinta Kasih Tuhan
Bacaan: Kejadian 25 : 19 – 28 ǀ Pujian: KJ. 91 Nats: “Tetapi anak-anaknya bertolak-tolakan di dalam rahimnya dan ia berkata: “Jika demikian halnya, mengapa aku hidup?” Dan ia pergi meminta petunjuk kepada TUHAN.” (Ayat 22). Trias Kuncahyono dalam bukunya berjudul “Jerusalem,