Bersatu (dalam Tuhan) Kita Teguh Tuntunan Ibadah Anak 6 Juni 2021

24 May 2021

Tahun Gerejawi: Bulan Keluarga
Tema
: Keintiman dengan keluarga
Bacaan Alkitab
: Kisah Para Rasul 4 : 23- 31
Ayat Hafalan:
Matius 21: 22 – Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.
Lagu: Bersama Yesus lakukan perkara besar

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Setelah Yesus naik ke sorga, para pengikut-Nya meneruskan karya pelayanan Yesus di bumi. Namun ada banyak tantangan yang dihadapi , khususnya dari pemerintahan yang di sana banyak tokoh agama dan para imam. Meskipun ditentang dengan keras, para rasul bukannya takut tetapi mereka justru semakin gigih dan bersemangat. Petrus dan Yohanes juga ditangkap, tetapi akhirnya mereka dilepaskan karena tidak bersalah secara hukum. Namun mereka diancam tidak boleh lagi memberitakan tentang Yesus/memberitakan Injil.

Ketika Petrus dan Yohanes dilepaskan oleh pengadilan Mahkamah Agama, mereka langsung menemui teman-teman mereka, serta menceritakan apa yang mereka alami. Mereka bersekutu dan berbagi cerita, pengalaman, tantangan dan kesaksian bagaimana Roh Allah menuntun dan memelihara kehidupan mereka. Kemudian mereka bersama-sama bersepakat bersatu hati berdoa, karena yakin bahwa Tuhanlah yang memampukan Petrus dan Yohanes. Selain itu berdoa sudah menjadi kebiasaan jemaat mula-mula, karena pemahaman mereka doa menjadi media untuk memohon dan berhubungan dengan Tuhan. Mereka juga sangat yakin bahwa Tuhan pasti akan melindungi dan ada di pihak mereka. Tuhanpun memberikan tanda ketika menjawab doa mereka dan mencurahkan Roh Kudus menyertai pemberitaan Injil mereka.

Refleksi untuk pamong:
Kitapun pasti pernah menghadapi suatu masalah, baik dalam hal pelayanan ataupun hal-hal lain. Belajar dari pengalaman Petrus dan Yohanes, keluarga (orang tua, suami/istri, anak; bisa juga nenek,kakek, pakde, bude, paman,bibi ) dan saudara/keluarga dalam persekutuan (teman-teman di jemaat) adalah tempat terbaik bagi kita untuk berbagi/sharing. Dengan demikian kita bisa mendapatkan nasehat, penghiburan, pertolongan dan dukungan doa. Demikian juga sebaliknya, ketika ada teman yang mempunyai pergumulan, kita juga harus bersedia untuk mendengarkan, bersimpati, memberikan solusi dan mendukung dalam doa. Dengan bersatu hati dalam doa dan keyakinan bahwa Tuhan akan menolong kita, Tuhan pasti akan menolong dan memampukan kita untuk menghadapi setiap pergumulan/persoalan kita.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan:
Anak dapat
menceritakan kembali sikap Petrus, Yohanes dan teman-temannya dalam menghadapi ancaman imam-imam kepala dan tua-tua.

Alat Peraga

  1. Gambar Petrus dan Yohanes.
  2. Gambar para imam.
  3. Gambar beberapa orang yang berkumpul.
  4. Gambar Petrus, Yohanes dan beberapa orang yang berdoa bersama-sama.

 Catatan untuk pamong : guntinglah gambar-gambar tersebut menjadi wayang atau bisa dibuat sesuai dengan kreativitas pamong sehingga bisa lebih menarik.

Pendahuluan (Pamong menyiapkan “wayang”)
Selamat pagi anak-anak,

Pagi ini kita akan mendengarkan cerita tentang Petrus (tunjukkan “wayang” Petrus, dan ajak anak-anak untuk mengulang nama Petrus) dan seorang temannya yang bernama Yohanes (tunjukkan “wayang” Yohanes dan ajak anak-anak untuk mengulang nama Yohanes)

Ada apa ya dengan Petrus dan Yohanes ?

Inti Penyampaian
Yuk kita lihat ceritanya di dalam Alkitab (tunjukkan Alkitab dan buka Alkitab), ada cerita tentang Petrus dan Yohanes. Siapa sih Petrus dan Yohanes itu? Petrus dan Yohanes adalah orang yang selalu bercerita tentang Tuhan Yesus pada banyak orang. Ada yang senang mendengarkan cerita tentang Tuhan Yesus kemudian ikut bergabung menjadi murid Tuhan Yesus, tetapi ada juga yang tidak senang. Orang-orang yang tidak senang ingin menangkap Petrus dan Yohanes. Mereka melarang Petrus dan Yohanes bercerita tentang Yesus (tunjukkan gambar para imam). Lalu apa yang dilakukan Petrus dan Yohanes? Mereka menemui teman-temannya (tunjukkan gambar orang-orang yang berkumpul). Petrus dan Yohanes menceritakan apa saja yang mereka alami.

Teman-teman, kita sekarang tidak boleh lagi bercerita tentang Tuhan Yesus,” kata Petrus.

Kita tidak perlu takut. Mari kita bersama-sama berdoa,” kata teman-temannya.

Ya. Mari kita berdoa supaya Tuhan menolong kita,” kata Yohanes.

Lalu Petrus, Yohanes dan teman-temannya berdoa (tunjukkan gambar Petrus, Yohanes dan teman-temannya berdoa). Mereka berdoa supaya Tuhan menolong, agar mereka tetap bisa menceritakan tentang Tuhan Yesus. Karena mereka berdoa dengan sungguh-sungguh, Tuhan mengabulkan doa mereka. Dan akhirnya Petrus, Yohanes dan teman-temannya bisa kembali menceritakan tentang Tuhan Yesus pada banyak orang. Tuhan menolong memberi keberanian dan kekuatan.

Penerapan
Nah, jadi ketika Petrus dan Yohanes menghadapi masalah, bersedih atau ada yang mengganggu, yang mereka lakukan adalah menemui teman-temannya lalu berdoa bersama.

Aktivitas
Ajak anak-anak untuk membuat diorama dengan menggunakan gambar Petrus, Yohanes dan teman-temannya berdoa. Beri kesempatan pada anak-anak untuk menceritakan diorama mereka.

Contoh diorama:


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:
Anak dapat
menceritakan kembali sikap Petrus, Yohanes dan teman-temannya dalam menghadapi ancaman imam-imam kepala dan tua-tua

Alat Peraga: Sama dengan balita
Catatan untuk pamong : guntinglah gambar-gambar tersebut menjadi wayang atau bisa dibuat sesuai dengan kreativitas pamong sehingga bisa lebih menarik.

Pendahuluan
Ajak anak-anak untuk berlomba adu cepat menyusun puzzle secara berkelompok. (Bisa juga diganti dengan permainan yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan kekompakan dalam kelompok).

Lebih cepat dikerjakan sendiri atau dibantu teman? Lebih enak dibantu teman atau mengerjakan sendiri?

Ternyata kita memerlukan teman-teman kita ya untuk membantu kita. Bahkan para rasul pun ketika melakukan pekerjaannya mengabarkan Injil, menceritakan tentang Tuhan Yesus, juga perlu bantuan teman-temannya lho. Siapakah rasul yang kisahnya akan kita pelajari hari ini ?

Inti Penyampaian
Di dalam bacaan Alkitab kita hari ini, ada dua orang rasul yaitu Petrus dan Yohanes. Apa yang terjadi dengan mereka ?

Sebagai Rasul, pekerjaan Petrus dan Yohanes adalah memberitakan tentang Tuhan Yesus dan ajaran-ajarannya (tunjukkan gambar Petrus dan Yohanes). Banyak orang yang tertarik dan kemudian menjadi pengikut Yesus. Tetapi ada juga yang tidak senang. Mereka mencari-cari kesalahan Petrus dan Yohanes. Pada waktu Petrus dan Yohanes mengajar orang banyak tentang Yesus, mereka ditangkap dan ditahan. Keesokan harinya mereka dibawa ke pengadilan Mahkamah Agama untuk disidang (tunjukkan gambar para imam). Tetapi karena tidak ditemukan kesalahannya, maka Petrus dan Yohanes dilepaskan.

Setelah dilepaskan, mereka langsung menemui teman-temannya (tunjukkan gambar beberapa orang berkumpul). Mereka menceritakan semua yang mereka alami. Kemudian mereka bersama-sama berdoa (tunjukkan gambar orang-orang berdoa bersama). Mereka bersyukur karena sudah menyertai Petrus dan Yohanes, dan berdoa supaya mereka bisa melanjutkan tugas mereka untuk memberitakan kisah tentang Tuhan Yesus.

Penerapan
Jadi ketika Rasul Petrus dan Yohanes menghadapi masalah
, mereka tetap membutuhkan teman-temannya untuk saling mendukung dan bersama-sama bersatu hati berdoa. Doa yang dipanjatkan dengan kesungguhan hati itu akan mendapat jawaban dari Tuhan.

Aktivitas
Ajak anak-anak untuk membuat kartu pop up dengan menggunakan gambar Petrus, Yohanes dan teman-temannya berdoa. Tambahkan tulisan dibawahnya “Mari bersatu hati dalam doa”


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menceritakan kembali sikap Petrus, Yohanes dan teman-temannya dalam menghadapi ancaman imam-imam kepala dan tua-tua
  2. Anak dapat menerapkan sikap berserah kepada Tuhan dalam menghadapi ancaman dari orang lain

Alat Peraga: Sama dengan Balita

Pendahuluan
Berikan kesempatan pada anak-anak untuk membaca bacaan kita hari ini. Kemudian beri kesempatan anak-anak untuk adu cepat menjawab pertanyaan-pertanyaan secara berkelompok :

  1. Siapakah yang diadili oleh Mahkamah Agama ?
  2. Mengapa mereka dibebaskan ?
  3. Ancaman apa yang mereka terima ?
  4. Apa yang mereka lakukan setelah dibebaskan ?

Inti Penyampaian
Kita sudah membaca kisah dua orang rasul yaitu Petrus dan Yohanes. Apa yang terjadi dengan mereka ?

Pekerjaan Petrus dan Yohanes sebagai rasul adalah memberitakan tentang Tuhan Yesus dan ajaran-ajarannya (tunjukkan gambar Petrus dan Yohanes). Banyak orang yang tertarik dan kemudian menjadi pengikut Yesus. Jumlahnya mencapai lima ribu orang lhoo, dan itupun yang dihitung hanya laki-laki. Jadi sebenarnya yang menjadi pengikut Yesus lebih dari lima ribu orang. Tetapi ada juga yang tidak senang. Mereka mencari-cari kesalahan Petrus dan Yohanes. Pada waktu Petrus dan Yohanes mengajar orang banyak tentang Yesus, mereka ditangkap. Karena hari sudah malam , mereka ditahan dan baru keesokan harinya mereka dibawa ke pengadilan Mahkamah Agama untuk disidang (tunjukkan gambar para imam). Tetapi karena tidak ditemukan kesalahannya, maka Petrus dan Yohanes tidak dapat dihukum dan akhirnya dilepaskan.

Setelah dilepaskan, mereka langsung menemui teman-temannya (tunjukkan gambar beberapa orang berkumpul). Mereka menceritakan semua yang mereka alami. Teman-teman Petrus dan Yohanes memberi dukungan dan saling menguatkan. Kemudian mereka bersama-sama berdoa (tunjukkan gambar orang-orang berdoa bersama). Mereka bersyukur karena mereka telah menyertai Petrus dan Yohanes. Mereka juga bersatu hati berdoa supaya mereka bisa melanjutkan tugas mereka untuk memberitakan kisah tentang Tuhan Yesus. Tuhan pun mengabulkan doa mereka dengan memberikan penyertaan Roh Kudus sehingga mereka mempunyai keberanian untuk terus memberitakan Firman Allah.

Penerapan
Hari ini kita bisa belajar dari pengalaman Petrus dan Yohanes. Ketika kita mempunyai masalah sebaiknya tidak kita pendam sendiri. Kita bisa berbagi atau bercerita pada anggota keluarga (orang tua; bisa juga nenek,kakek, pakde, bude, paman,bibi. Jika anak-anak tinggal di panti asuhan maka pengurus panti dan teman-teman di panti adalah anggota keluarganya) atau teman-teman persekutuan/teman gereja kita yang bisa kita percaya. Juga jangan lupa untuk bersatu hati untuk berdoa bersama dengan sungguh-sungguh mohon bantuan dan penyertaan Tuhan.

Aktivitas
Tulislah ayat hafalan hari ini dengan menggunakan media kertas / kayu/ yang lainnya (sesuaikan dengan kondisi masing-masing jemaat dan juga kreativitas pamong). Kemudian buatlah menjadi sisipan Alkitab/gantungan kunci/hiasan dinding.

 

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak