Kekuasaan Allah Atas Dunia Ini Pancaran Air Hidup 16 November 2023

16 November 2023

Bacaan: Wahyu 16 : 1 – 7 | Pujian: KJ. 446
Nats: “Dan aku mendengar suara yang nyaring dari Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu: “Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas bumi.” (Ayat 1)

Filsuf Platinga dalam bukunya yang berjudul God, Freedom, and Evil mengatakan bahwa Allah sengaja memberikan kehendak bebas kepada manusia agar manusia menjadi baik, walaupun pada kenyataannya banyak manusia yang terjerumus dalam kejahatan. Realita ini dapat kita temui setiap hari, saat kita menonton berita di TV, maka pasti ada saja berita kejahatan, entah itu perampokan, penipuan, pembunuhan dan jenis kejahatan lainnya. Sangat mungkin karena kejahatan, maka seseorang dapat meragukan keberadaan Tuhan, kehilangan semangat untuk bertumbuh dalam perjalanan iman mereka, dan bahkan ada yang meninggalkan Tuhan.  Dengan adanya kejahatan yang semakin bertambah banyak, dapat menghancurkan kehidupan umat percaya. Karena itu, Allah menimpakan murka-Nya atas kejahatan-kejahatan manusia.

Wahyu 16 mencatat tentang kegenapan murka Allah, yang digambarkan dengan tujuh cawan murka yang ditimpakan atas seluruh dunia. Cawan (phialas) dalam konteks ini sebagai simbol tempat murka Allah, sehingga ketika ditumpahkan maka hukuman Allah akan terjadi. Penghukuman dalam 7 murka Allah menyatakan bagaimana Allah yang kudus dalam kedaulatan-Nya berkarya dalam sejarah kehidupan manusia sesuai konteksnya masing-masing. Dengan kekudusan-Nya Allah menegakkan keadilan dengan menghukum orang-orang yang berbuat jahat, khususnya yang melawan atau menghujat Yesus Kristus. Begitu juga terhadap orang-orang yang terpengaruh oleh ajaran-ajaran anti Kristus yang terus berupaya untuk mengaburkan karya keselamatan dan penebusan Kristus. Wujud hukuman Allah tidak hanya berlaku pada hari penghakiman di akhir zaman saja, tetapi juga dalam realitas hidup sehari-hari. Di dalam Kristus, pemerintahan atau Kerajaan Allah telah hadir dalam sejarah umat manusia. Karena itu penolakan terhadap Kristus merupakan pemberontakan dan perlawanan kepada Kerajaan Allah.

Melalui berita 7 cawan murka Allah ini mereka yang melawan dan tidak setia kepada Allah akan dihukum dan dibinasakan. Oleh karena itu, kita dipanggil untuk memiliki keyakinan iman yang kokoh, dengan setia kepada Kristus sampai akhir kehidupan kita. Lebih daripada itu, kita dipanggil untuk melawan anti Kristus dengan kuasa Kristus dan hikmat Roh Kudus. Amin. [RA].

“Barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak