Bina Iman edisi 26 menyoroti wanita GKJW dalam membangun dan merawat kehidupan melalui peran domestiknya di rumah tangga. Disampaikan oleh Pdt. Eko Susilowati.
Masa hidup Kartini berdampingan dengan masa hidup mula-mula jemaat Mojowarno. Mojowarno terkenal hingga ke Jepara karena kala itu memiliki sekolah bidan (vroedvrouw) untuk masyarakat Jawa. Dalam buku "Habis Gelap Terbitlah Terang", Kartini jelas menunjukkan bahwa dia mengenal pelayanan para zending (pekabar Injil)
IPTh. Balewiyata telah merampungkan salah satu seri Teologi GKJW mengenai relasi Tuhan, Alam, dan Manusia dalam sebuah buku elektronik berjudul: “Ngrembaka“. Buku ini berisikan sikap teologis GKJW, realitas ekotologi yang dihadapi oleh GKJW, dan beberapa contoh penerapan Ekoteologi Ngrembaka yang dilakukan oleh
Buku yang menceritakan sejarah awal kelahiran GKJW dan disusun dari berbagai sumber baik dalam maupun luar negeri. Didalamnya diceritakan kekhasan pekabaran injil di bumi Jawa Timur: "Meneruskan kabar sukacita Kristus bagi wong cilik."
Masa Panen adalah masa yang dinanti-nantikan oleh para petani. Saat itu, para petani merasakan hasil jerih payahnya bekerja keras mengelolah sawah. Akan tetapi, dibalik usaha keras manusia itu, ada campur tangan kuasa Allah pemilik alam semesta yang membuat para petani bisa merasakan
Majelis Agung GKJW melalui Pokja Tanggul Bencana menghimpun dan menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam badai di NTT dan gempa bumi di Jawa Timur yang terjadi pada awal April tahun ini. Bantuan untuk korban bencana alam NTT akan diteruskan melalui Persekutuan Gereja-gereja
Pandemi menjadi konteks kita memasuki bulan Kesaksian dan Pelayanan di dua tahun terakhir. Situasi ini mendorong kita untuk terus melakukan refleksi melalui tulisan tentang panggilan bersaksi dan melayani sambil menciptakan peluang mengatasi persoalan realitas kita. Salah satu dampak yang lahir dari pandemi