Jadi Vikar Itu Harus …

Para Vikar GKJW

Sebanyak 19 vikar mengikuti acara “Bina Vikar GKJW” pada tanggal 17 hingga 19 November 2017. Pembinaan ini merupakan pembinaan vikar ke-2 yang dilakukan oleh IPTh. Balewiyata tahun ini.

Acara pembinaan kali ini menitik beratkan pada berbagi refleksi pengalaman dan pengamatan sebagai vikar. Agar lebih focus, refleksi dibagi menjadi 4 bidang: kepemimpinan, pelayanan pastoral, relasi interpersonal (kolegialitas) dan intensitas batin (perenungan pribadi berkaitan dengan motivasi dan spiritualitas).

Dalam pertemuan ini IPTh. Balewiyata juga memberikan 2 input kepada para vikar. Input pertama ialah tentang “Motivasi Kepemimpinan Pendeta”. Input ini sengaja diberikan karena seorang pendeta GKJW adalah seorang pemimpin begitu dia dilantik di sebuah jemaat (sebagai ketua majelis jemaat). Input ini diberikan oleh Pdt. Suko Tiyarno, Direktur IPTh. Balewiyata.

Sementara input kedua tentang “Manajemen Psikis Personal dan Orang Lain” disampaikan oleh Ibu Pratiwi Anjarsari (Anggota Komisi Manajemen Sumber Daya Manusia GKJW). Input ini diberikan dengan pertimbangan bahwa pendeta muda (dan/ atau keluarganya) dapat menghadapi banyak masalah sehubungan dengan proes adaptasi dengan pasangan atau jemaatnya.

“Jadi vikar itu harus mantab; harus beres; harus ‘selesai’ dengan dirinya sendiri.” demikian Ibu Pratiwi menjelaskan. “Dengan demikian, seorang vikar benar-benar bisa ngewangi nyambut gawe, bukan nambahi penggaweane kancane atau malah dadi gawene jemaat” (seorang vikar harus dapat membantu menyelesaikan pekerjaan, bukan malah menjadi beban kolega atau jemaat).

Yang dimaksud dengan ‘selesai’ dengan diri sendiri ialah “berdamai”. Berdamai bisa dengan diri sendiri, dengan orang lain, atau bahkan dengan masa lalu sendiri. Proses berdamai ini sebenarnya proses yang tidak mudah dan panjang.

IPTh. Balewiyata mengadakan pembinaan vikar dua kali dalam setahun. Pembinaan vikar selanjutnya akan diadakan pada 8-11 Maret 2018.

Bagikan Entri Ini:

  • 169
    Shares

Entri Serupa:

Profile of Balewiyata: Identity and Brief History Baca artikel ini dalam Bahasa Indonesia Salib di kapel IPTh. Balewiyata As human being, Balewiyata has identity. ‘BALEWIYATA' is a name, is a...
Kegiatan-Kegiatan IPTh Balewiyata Juli-Agustus 201... Para guru katekisasi anak madya di IPTh. Balewiyata Pertemuan Guru Katekisasi anak Madya GKJW Pertemuan Guru Katekisasi Anak madya GKJW diadaka...
Balewiyatalk – Edisi Perdana Episode Perdana ini menghadirkan Tokoh Pelaksana Tugas ( Plt) Direktur Balewiyata , Bapak Pendeta Suko Tiyarno, yang bercerita banyak hal tentang Ling...
Training of Trainers on Christian Moslem Dialogue GKJW bekerjasama dengan UEM Asia pada tanggal 01-28 November 2010 mengadakan program TRAINING OF TRAINERS on CHRISTIAN MOSLEM DIALOGUE (TOT CMD). ...