Ibadah keluarga GKJW tanggal 22-24 Maret 2022 dilayani oleh Pdt. Galih Fendi Christianto bersama pemandu pujian dan pemain musik dari GKJW Jemaat Dawarblandong.
Bacaan: Roma 2: 12 –16 | Pujian: KJ. 343 : 1,2 Nats: “Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.” (Ayat 13) Keangkuhan hati manusia seringkali menjatuhkan diri mereka
Bacaan: Lukas 13: 1 –9 ǀ Pujian: KJ. 378: 1, 5, 6 Nats: “Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya daripada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?” (Ayat 4) Bencana tsunami Aceh di
Waosan: Jabur 63 : 1 – 9 | Pujian: KPJ. 74 Nats: “… sayektosipun Paduka sampun dados pitulungan kawula, saha kawula saged surak-surak wonten ing aubing swiwi Paduka.” (Ayat 7). Menawi sampun mlebet tanggal nem, ulatipun saben tiyang mesthinipun ketingal sumringah. Nanging
Bacaan: Daniel 12: 1 –4 ǀ Pujian: KJ. 450 Nats: “Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.” (Ayat 3) Apakah yang menjadi nilai-nilai utama kita dalam menjalani hidup
Waosan: Wahyu 2: 8 –11 | Pamuji: KPJ. 428 : 1 – 2 Nats: “Sira disetya tuhu nganti tumeka ing pati, temah bakal Sun ganjar makuthaning kauripan.” (Ayat 10). Ing salebeting pigesangan kita sadinten-dinten, tamtu wonten bingah lan sisah kang kalampahan. Mekaten
Bacaan: 2 Tawarikh 20 : 1 – 22 ǀ Pujian: KJ. 439 : 1 – 2 Nats: “… Camkanlah, hai seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar