Bacaan: Amsal 2 : 1 – 5 | Pujian: KJ. 291
Nats: “… maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.” (Ayat 5)
Kata takut menurut KBBI memiliki arti: 1. merasa gentar menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan bencara; 2. takwa, segan dan hormat; 3. tidak berani; 4. gelisah, khawatir. Dari keempat arti ini, takut akan Tuhan diartikan sebagai perasaan segan dan hormat serta takwa. Jika dikaitkan dengan laku hidup, maka takut akan Tuhan ini akan diwujudkan dalam ketaatan berdoa, beribadah, mengucap syukur dan setia melakukan kehendak Tuhan. Apakah saudara memiliki rasa takut akan Tuhan?
Kitab Amsal adalah kitab yang berisikan nasihat-nasihat bijaksana bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Bagian firman Tuhan saat ini, penulis Amsal menasihatkan tentang hikmat. Hikmat yang dimaksudkan adalah hikmat Allah, kebijaksanaan untuk mengerti apa yang menjadi kehendak Allah bagi umat-Nya. Seumpama orang yang mencari perak dan harta terpendam, orang yang mencari hikmat dan mendapatkan hikmat maka ia akan memperoleh pengertian takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah (Ay. 5). Orang yang memiliki hikmat Allah akan senantiasa hidup benar dan berjalan dalam terang firman TUHAN. Ia dapat menimbang dan mengambil keputusan secara bijaksana dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di sekitarnya.
Hal mengucap syukur adalah bagian dari memiliki hikmat Allah. Dengan mengucap syukur, kita dapat melihat dan merasakan kebaikan Tuhan Allah di dalam hidup kita. Kita percaya akan penyertaan dan pemeliharaan Tuhan Allah, kita selalu berpengharapan bahwa Tuhan mencukupkan kebutuhan hidup kita. Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai umat Allah untuk senantiasa mengucap syukur dalam segala hal. Dalam suka maupun duka, dalam keberhasilan maupun kegagalan, kita selalu bersyukur. Hikmat Allah menolong kita untuk mengerti ada kebaikan Tuhan dalam setiap pergumulan yang kita hadapi. Dengan rasa takut akan Tuhan, kita akan menyadari dan merasakan bahwa Tuhan dekat dengan kita. Mari kita jalani hidup ini dengan penuh syukur atas segala kasih, penyertaan, dan berkat Tuhan dalam hidup kita. Mari kita menjadi umat yang memiliki rasa takut akan Tuhan, sehingga hidup kita senantiasa terarah pada kebenaran dan keselamatan. Mintalah hikmat-Nya agar kita semakin bijaksana dalam menghadapi segala sesuatu! Amin. [AR].
“Takut akan Tuhan mendatangkan hikmat dan pengertian akan kehendak-Nya.”