Proud of My Fam Tuntunan Ibadah Remaja 7 Juli 2019

Bacaan Alkitab : 2 Korintus 12 : 12 – 21
Tahun Gerejawi : Bulan Keluarga
Tema : Keintiman dengan Keluarga
Ayat Hafalan :  “ Tetapi aku dan seisi rumahku, aku akan beribadah kepada Tuhan “ (Yosua 24 : 15b)
Lagu Tema : Harta Yang Berharga & Kidung RIA 117 : “ Aku bocah rahayu”

PENJELASAN TEKS

Teks ini ditulis pada masa yang sulit dalam hubungan Paulus dengan jemaat di Korintus. Ada anggota jemaat yang menyerang Paulus. Dalam hal ini berkenaan dengan dukungan untuk kehidupan dan pelayanan Paulus. Yang pada sisi lain sebenarnya Paulus menunjukkan bahwa dia adalah pribadi yang mandiri. Paulus sendiri mengecam yang mencela dirinya dengan menerangkan bahwa Paulus adalah rasul sejati dan bukan rasul palsu. Paulus fokus mencari umat, tidak harta dan biaya untuk hidupnya. Akhir kisah ini sendiri adalah kegembiraan Paulus bahwa kecamannya menghasilkan pertobatan dan kerukunan.

Paulus tetap menunjukkan itikad untuk berbaik dengan jemaat di Korintus. Hal ini menegaskan tentang mutu dan kwalitas dari Paulus selaku rasul Allah. Tidak mengedepankan kepentingan dan emosinya semata namun menghadapi dengan pemikiran kasih, layaknya kasih Paulus sendiri kepada Kristus. Paulus yang dituduh, namun tetap bersabar, pembuktian diri sebagai sosok yang berarti. Pembelaan Paulus mengenai kekuasaannya sebagai rasul itu juga tertulis dalam Kis 10 : 1 – 13 : 10.

Pada situasi yang rumit tersebut sebenarnya tetap tertera jelas pengajaran Paulus. Dengan gambaran relasi kasih layaknya orang tua kepada anak. Memanglah relasi dengan keluarga akan memberikan peluang terus menerus untuk berbaikan dan suasana rekonsiliasi. Bahkan dalam hal ekonomi, Paulus tegas menyatakan dirinya masih mampu berkarya dan tidak mau menjadi beban. Jika hal ini dimaknai secara khusus, ada pembelajaran tentang hubungan anak dengan orang tua jangan terpisah dan berselisih karena harta / barang bendawi, tetapi mengedepankan kerukunan dan kasih, seperti kasih kepada Kristus.

Secara khusus, sebagaimana keluarga, Paulus selalu mengkuatirkan kesalahan-kesalahan dan dosa yang sering dilakukan oleh jemaat di Korintus dan terus mengharap itu tidak terjadi terus menerus. Hal ini merupakan ajakan untuk mengapresiasi dan bersyukur atas keluarga yang dimiliki karena terus berharap adanya perbaikan mutu dan kwalitas keluarga.

PENDAHULUAN

Sebagai pengantar, remaja diminta menunjukkan foto atau gambar dari keluarga masing-masing. Baik dengan salah satu saudaranya, dengan orang tuanya, dengan kakeknya dan seterusnya. Foto ini bisa juga digambarkan di kertas, atau langsung ditunjukkan, misalnya yang tersimpan di hand phone. Berikutnya, diadakan diskusi dengan topik kisah dari foto tersebut, suasananya, kapan, dimana, foto dengan siapa serta harapan dari foto tersebut.

CERITA

Mengacu kepada kesaksian Paulus, terdapat gambaran tentang keluarga, khususnya tentang anak dan orang tua. Paulus menggambarkan tentang orang tua yang tidak mau menjadikan repot dan susah untuk anak-anaknya. Dimana salah satu tujuannya adalah menghindari perselisihan dan menjaga rasa kerukunan serta harmoni sebuah relasi.

Secara khusus, remaja lalu diajak untuk menunjukkan foto tentang orang tuanya dan suka duka yang pernah dialaminya. Tentang harapan yang disampaikan orang tua kepada anak-anaknya dan sekaligus tindakan dan perbuatan para remaja dalam menanggapi dan menjawab harapan orang tuanya masing-masing. Pada pokok ini, pamong diharapkan bisa menemukan sebuah gambaran masing-masing remaja berkaitan dengan bentuk keluarga yang diidealkan dan diperjumpakan dengan kondisi riil yang harus disikapi dengan bijaksana. Salah satu hal yang ideal adalah suasana keluarga yang selalu bisa saling memahami dan hidup dengan saling rukun.

Berikutnya,  remaja diajak untuk memiliki Imajinasi tentang orang tua yang kerja keras dan tidak mau tergantung kepada anak diperhadapkan dengan remaja yang banyak menuntut dan lupa untuk menyadari keberadaan orang tua. Serta juga membangun upaya untuk semakin tumbuh rasa hormat dan sayang dengan orang tua yang telah mengasuh dan membiayai.

AKTIVITAS

Remaja diajak membuat kertas kerja. Diisi dengan tulisan ingatan, apa saja yang menjadi ritme kegiatan dan pekerjaan orang tua selama satu minggu. Diharapkan dicatat jam per jam, sehingga tahu cara berempaty dengan orang tua. Catat dan refleksikan aktivitas orang tua yang ditujukan untuk kepentingan anak-anaknya. Selanjutnya bawa ke dalam doa syukur atas semua bentuk perhatian orang tua tersebut. Diharapkan dengan tindakan ini, akan semakin terbangun sikap hormat dan rukun diantara sesama anggota keluarga.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak