Yesus Telah Lahir Tuntunan Ibadah Natal Anak 25 Desember 2018

Bacaan Alkitab: Lukas 2:1-7
Tahun Gerajawi :
NATAL
Tema : Kelahiran Yesus
Ayat Hafalan : “TUHAN memelihara orang-orang sederhana;  aku telah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku” (Mazmur 116:6)
Lagu Pendukung : Special Songs for Kids 2 95 “Kasih Yesus Indah”

Penjelasan Teks

Dr. Andar Ismail dalam bukunya “Selamat Natal” (hal. 26-27) mengatakan bahwa nama sebenarnya Kaisar Agustus adalah Gaius Julius Caesar Octavianus. Ia diangkat menjadi kaisar karena kakeknya, yakni Julius Caesar, tewas dalam pembunuhan di Roma pada tanggal 15 Maret tahun 44 s.M. Ketika itu umur Kaisar Agustus baru 18 tahun. Sejarah mencatat Kaisar Agustus sebagai kaisar Roma yang terbesar. Ia memang berprestasi besar. Ia menciptakan administrasi pemerintahan yang tertib hukum. Ia memecat para pejabat yang korup. Ia membangun perekonomian. Ia membangun jaringan jalan raya dan pos. Atas prestasinya itu sidang Senat memberi gelar Agustus kepadanya. Jadi Agustus bukanlah namanya tetapi gelar yang diterimanya karena prestasi yang dicapainya.

Dari uraian di atas, jelaslah bagi kita bahwa kelahiran Yesus bukanlah dongeng atau legenda tentang seorang dewa yang menjadi manusia, tetapi sungguh-sungguh fakta sejarah tentang Allah yang menjadi manusia pada masa pemerintahan Gaius Julius Caesar Octavianus.

Dengan data di atas maka makin menguatkan iman percaya kita bahwa kita percaya kepada Allah yang sungguh-sungguh mau menjadi manusia. Allah Maha Kuasa menjadi manusia yang terbatas. Allah Maha Kuasa menjadi manusia yang sederhana, yaitu lahir di kandang di dalam palungan. Allah Maha Kuasa menjadi manusia yang berpihak pada orang-orang yang terpinggirkan karena tidak ada tempat (ayat 7).


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali bahwa Yesus lahir dalam kesederhanaan.

Alat Peraga:  Pamong menunjukkan gambar-gambar dibawah ini:

 

Pendahuluan

Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Selamat Natal. Ayo….beri ucapan selamat Natal kepada teman-teman, para Pamong dan orang tua yang hadir. Berilah senyum yang manis kepada mereka.

Sekarang….

Coba perhatikan gambar yang sudah saya siapkan. (Pamong menunjukkan gambar Yesus lahir di kandang). Ini adalah gambar Yesus lahir di kandang domba yang sederhana karena Yusuf, ayahnya, tidak mendapatkan tempat untuk beristiharat.

(Pamong menunjukkan gambar anak yang lahir di rumah dan di rumah sakit). Selanjutnya coba kalian perhatikan kedua gambar ini. Ini adalah gambar seorang anak yang lahir di rumah atau di rumah sakit.

(Pamong menempelkan gambar Yesus lahir di kandang dan gambar anak-anak yang lahir di rumah dan di rumah sakit). Sekarang mari kita lihat bedanya ya. Yesus tidak lahir di temapat yang bagus. Yesus lahir di tempat yang kotor dan bersama dengan keledai-keledai yang ada di situ.

 

Inti Penyampaian

Anak-anak yang dikasihi Yesus,

Yesus sudah memberi contoh kepada kita bahwa Yesus lahir tidak di tempat yang bagus. Oleh sebab itu Yesus tidak menyuruh kita untuk merayakan hari kelahiranNya dengan baju yang baru, sepatu baru, jepit rambut yang baru, kue-kue yang beraneka macam dan makanan yang enak.

 

Penerapan

Anak-anak yang dikasihi Yesus,

Menyambut kelahiran Yesus cukup dengan senyum dan hati yang senang. Ayo…kita menyanyi “Kasih Yesus Indah” untuk menunjukkan bahwa dengan menyanyi kita menyambut kedatangan Yesus. 

 

Aktivitas

Pamong dan anak-anak akan menghias pohon Natal. Adapun barang-barang yang perlu disiapkan adalah :

  1. Cabang pohon lalu diletakkan di ember atau pot bunga.
  2. Botol mineral bekas yang pantat berbentuk bintang dan sudah digunting
  3. Cat warna-warni
  4. Tali atau benang kasur atau pita
  5. Kuas untuk melukis

Contoh hiasan:


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:

  1. Anak dapat menceritakan bahwa Yesus lahir dalam kesederhanaan.
  2. Anak dapat memberikan contoh hidup sehari-hari yang sederhana.

 

Pendahuluan

Selamat pagi semuanya.

Apa kabarnya? Mari kita saling memberikan ucapan selamat Natal kepada teman-teman dan Pamong yang hadir pada saat ini. Berilah senyum terbaikmu kepada mereka.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Siapakah yang mau bercerita apa saja yang dilakukan oleh orang tuamu untuk menyambut Natal kali ini. Apakah ada yang dibelikan baju baru? Apakah ada yang dibelikan sepatu baru? Apakah ibumu membuatmu kue sendiri atau beli? Apakah rumahmu dicat ? Menurut kalian apakah orang tuamu sangat repot menyiapkan Natal kali ini? Jika diingat-ingat, apakah tahun ini lebih repot dari tahun lalu nggak?

 

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar Yesus lahir di kandang hewan).

Anak-anak yang terkasih,

Dari gambar itu kita tahu bahwa Yesus tidak lahir di tempat yang bagus dan indah. Yesus tidak lahir di rumah atau di rumah sakit. Justru Yesus tempat yang sangat sederhana yaitu di kandang hewan. Mengapa Yesus lahir di kandang hewan? Sebab tidak ada tempat untuk menginap.

Bapak Yusuf dan ibu Maria berasal dari Nasaret. Pada waktu ibu Maria hamil besar, ada pengumuman dari Kaisar Agustus bahwa semua orang harus kembali ke negeri asalnya agar namanya tercatat di daerah asalnya. Keluarga bapak Yusuf berasal dari Betlehem oleh sebab Yususf harus kembali ke negeri asalnya.

Sesampainya di Betlehem, bapak Yusuf tidak mendapatkan tempat menginap karena tempat penginapan sudah penuh. Satu-satunya tempat yang bisa ditinggali sementara adalah kandang hewan. Karena tidak ada lagi tempat menginap dan bapak Yusuf tidak tega melihat ibu Maria yang sudah sangat kelelahan karena hamil besar maka bapak Yusuf menerima tawaran untuk menginap sementara di kandang domba.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Melalui kisah ini, Yesus hendak memberitahu kita bahwa menyambut kelahiran Yesus tidak harus dengan barang-barang yang bagus dan baru tetapi dengan kesederhanaan.

 

Penerapan

Apa ya yang dimaksud dengan sederhana? Sederhana berarti tidak berlebih-lebihan. Tidak berlebih-lebihan bisa berarti tidak mengada-ada. Jika tidak punya tidak berusaha membeli sesuatu yang baru. Sederhana bisa juga berarti memakai barang lama yang masih bisa digunakan. Siapa yang bisa memberi contoh hidup sederhana? (Berilah waktu kepada anak-anak untuk menanggapi). Yach….betul. Kalian sungguh hebat. Contoh yang lain adalah memakai buku yang masih bisa dipakai. Memakai baju yang ada jika orang tua tidak mampu membelikan. Tidak membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.

 

Aktivitas

Pamong dan anak-anak akan menghias pohon Natal. Adapun barang-barang yang perlu disiapkan adalah (Contoh di CD):

  1. Cabang pohon lalu diletakkan di ember atau pot bunga.
  2. Botol mineral bekas yang pantat berbentuk bintang dan sudah digunting
  3. Cat warna-warni
  4. Tali atau benang kasur atau pita
  5. Kuas untuk melukis

TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat mencirikan bahwa Yesus lahir dalam kesederhanaan.
  2. Anak dapat memberikan contoh hidup sederhana di rumah, di sekolah, dan di gereja.
  3. Anak membiasakan diri hidup sederhana.

 

Pendahuluan:

Selamat pagi semuanya.

Apa kabarnya? Mari kita saling memberikan ucapan selamat Natal kepada teman-teman dan Pamong yang hadir pada saat ini. Berilah senyum terbaikmu kepada mereka.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Siapakah yang mau bercerita apa saja yang dilakukan oleh orang tuamu untuk menyambut Natal kali ini. Apakah ada yang dibelikan baju baru? Apakah ada yang dibelikan sepatu baru? Apakah ibumu membuatmu kue sendiri atau beli? Apakah rumahmu dicat ? Menurut kalian apakah orang tuamu sangat repot menyiapkan Natal kali ini? Jika diingat-ingat, apakah tahun ini lebih repot dari tahun lalu nggak?

 

Inti Penyampaian

Anak-anak yang dikasihi Yesus,

Mari kita melihat apa yang disiapkan oleh Yusuf dan Maria dalam menyambut kehadiran Yesus, anak pertama mereka, yaitu Sang Juruselamat. Mari kita membaca dari Lukas 2:1-7

Nyatalah bahwa Yusuf dan Maria tidak menyiapkan kelahiran Yesus dengan istimewa. Mengapa demikian? Karena Yesus lahir tidak lahir di tempat penginapan yang nyaman. Yesus juga tidak lahir di rumah sakit. Yesus lahir di kandang hewan yaitu tempat makan hewan yang disebut dengan palungan sebab Yusuf dan Maria tidak mendapatkan tempat menginap saat mereka pergi ke Betlehem untuk mematuhi perintah Kaisar Agustus untuk mendaftarkan diri di tempat asal Yusuf.

Selain di kandang hewan, Maria juga tidak menyediakan pakaian yang bagus untuk membungkus bayi Yesus. Yusuf hanyalah seorang tukang kayu. Rupanya pakaian bagus bukanlah menjadi hal yang utama bagi Yusuf. Yusuf lebih baik menyimpan uangnya untuk sangu perjalanan mereka dari Nasaret ke Betlehem. Itulah kisah kelahiran Yesus yang sangat sederhana. Jauh dari kemewahan.

 

Penerapan

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Saat ini banyak orang merayakan Natal jauh dari suasana sederhana. Orang sibuk menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut Yesus. Ada yang beli baju baru, sepatu baru, barang-barang baru untuk menghias rumah dan pesta-pesta Natal yang meriah. Jika tidak baru dan bagus, orang tidak mau merayakan Natal. Hal ini sungguh-sungguh jauh dari kisah kelahiran Yesus yang sangat sederhana.

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Hari ini kita diingatkan untuk menyambut Yesus bukan dengan hal-hal yang baru dan bagus serta pesta-pesta yang meriah. Yang penting dalam menyambut kehadiran Yesus adalah menyediakan hati dengan penuh syukur karena Tuhan mau datang ke dunia.

Selain itu kita juga diingatkan untuk menccontoh gaya hidup sederhana. Tidak mengada-ada yang tidak ada dan memaksa sesuatu agar ada karena malu. Contohnya: Jika orang tua memang tidak bisa membelikan pakaian baru maka jangan kita memaksa mereka untuk membelikan atau kita menjadi malu karena pakaian kita terlihat jelek sehingga tidak mau mengikuti ibadah Natal.

Siapakah yang bisa  memberi contoh gaya hidup sederhana? Kalian akan dibagikan kertas. Kalian diminta untuk memberi contoh-contoh hidup sederhana.

 

Aktivitas

Setiap anak mendapatkan 1 tabel di bawah ini. Minta anak-anak untuk membuat contoh hidup sedrhana baik di rumah, di sekolah dan di gereja

Contoh Hidup Sederhana:

Di Rumah Di Sekolah Di Gereja

Lagu: Special Songs for Kids 95: Kasih Yesus Indah


Gambar: Sweetpublishing.com

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •