Menjadi Alat Sukacita Allah Tuntunan Ibadah Anak 30 Desember 2018

Bacaan Alkitab: Lukas 2:21-40
Tahun Gerajawi : Minggu Setelah Natal
Tema : Memuliakan Tuhan
Ayat Hafalan : “sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu” (Lukas 2:30)
Lagu Pendukung :

  1. Kidung Ria 129 “Kucinta Kau Yesus”
  2. Kidung Ria 140 “Senyum dan Bermuka Gembira”

Penjelasan Teks

Dalam bacaan ini, kita mendapati 3 orang tokoh yang taat kepada Tuhan. Tokoh yang pertama adalah Yusuf dan Maria. Meskipun Maria dalam keadaan masih lemah karena baru saja melahirkan, tetapi ia tidak mau melanggar perintah Tuhan. Yusuf dan Maria membawa Yesus yang masih berumur delapan hari ke Yerusalem.

Dalam tradisi Yahudi, kehadiran seorang anak ke dunia baru diakui ketika orang tua menyerahkan anak mereka disunat pada hari ke delapan. Dan pada saat itulah seorang anak akan diberi nama. Dengan demikian, Maria dan Yusuf telah menyerahkan Yesus kepada Allah.

Tokoh yang kedua adalah Simeon. Dalam bacaan dicatat bahwa Simeon adaah seorang yang benar dan saleh  yang menantikan penghiburan bagi Israel (ayat 25). Simeon tidak pernah tahu kapan janji itu akan terpenuhi. Dalam hidup penuh pengharapan, Simeon tidak meninggalkan ketaatannya kepada Allah. Ia tidak berputus asa ketika janji Allah belum terpenuhi. Ia tetap berharap dan harapannya tidak sia-sia. Roh Kudus telah menuntunnya untuk bertemu dengan Yesus yang dijanjikan Allah. Pertemuannya dengan Yesus makin menyakinkannya bahwa Allah tidak  ingkar janji dan keselamatan Allah bukan omong kosong.

Tokoh yang ketiga adalah Hana. Sepanjang hidupnya dipakai untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ia tidak peduli bahwa dirinya janda. Ia tidak meratapi statusnya sebagai janda dengan mengurung diri. Tetapi sebaliknya, ia menghabiskan hidupnya dengan tinggal di Bait Allah. Tidak henti-hentinya, Hana berpuasa dan berdoa.

Berkat ketekunannya beribadah, Hana mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Yesus. Dan rupanya pertemuannya itu tidak hanya dinikmatinya seorang diri, ia menceritakan pertemuannya itu kepada semua orang bahwa Allah telah menyediakan kelepasan bagi Yerusalem (ayat 38).

Ternyata, untuk mewujudkan keselamatan bagi manusia, Allah melibatkan banyak orang, bukan hanya Maria dan Yususf, tetapi juga para gembala (Lukas 2:8-20), Simeon dan Hana. Dalam kesederhanaan para gembala dan masa tua Simeon dan Hana, Allah memakai mereka untuk memberitakan kabar sukacita bagi manusia bahwa Allah telah menggenapi janjiNya.

Pertanyaannya adalah apakah hanya mereka saja yang menjadi alat-Nya untuk menyampaikan kabar sukacita dari Allah? Tentu kita sepakat bahwa bukan hanya mereka, kitapun dipakai oleh Allah untuk menyampaikan kabar sukacita Allah kepada semua makhluk (Markus 16:15). Apa buktinya? Buktinya adalah kita diberi kesempatan untuk membaca kisah kelahiran Yesus dan menjadi pengikutNya. Oleh sebab itu, kita mempunyai tanggungjawab untuk mewartakan kabar bahagia Allah itu.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali tokoh Simeon dan Hana yang bersukacita karena berjumpa dengan bayi Yesus

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan gambar dan tulisan di bawah ini. Untuk tulisan SIMEON dan HANA mohon dibuat lebih besar.

Simeon dan Hana bergermbira bertemu bayi Yesus

Pendahuluan

Selamat pagi Anak-anak yang hebat,

Apa kabarnya? (Beri kesempatan mereka untuk menjawabnya). Puji Tuhan semua dalam keadaan sehat-sehat. Itu bukti bahwa Allah memelihara kita. Untuk itu kita harus senang. Apalagi kita baru saja merayakan hari kelahiran Yesus. Allah yang menjadi manusia. Maka kita patut senang.

Anak-anak,

Ternyata yang senang bukan hanya  kita lho. Ada juga yang senang. Dia adalah SIMEON. (Tunjukkan gambar Simeon kepada anak-anak). Ayo…ulangi perkataan saya. SIMEON (Tunjukkan tulisan SIMEON). Mengapa Simeon senang? Sebab ia mempunyai kesempatan untuk bertemu langsung dengan Yesus. Sudah lama ia menunggu kedatangan Yesus sebab Allah telah berjanji kepadanya bahwa ia akan bertemu dengan Sang Juruselamat. Untuk menunggu kedatangan Yesus, Simeon rajin berdoa.

Selain Simeon, ada juga seorang perempuan yang senang bertemu bayi Yesus. Dia adalah HANA (Tunjukkan  gambar Hana). Ayo…ulangi perkataan saya. HANA (Tunjukkan tulisan HANA). Hana juga seorang perempuan yang sudah tua. Hidupnya sehari-hari di Bait Allah. Ia tidak mempunyai suami. Ia rajin berdoa dan berpuasa.

Inti Penyampaian

Simeon dan Hana adalah dua orang yang berbahagia karena bisa berjumpa dengan Yesus. Mereka adalah orang-orang yang diberkati Allah karena mereka adalah orang-orang yang rajin berdoa kepada Allah. Dan Allah sangat sayang pada orang-orang yang seperti itu.

Penerapan

Ayo…siapa kalau bangun tidur berdoa? Trus….Siapa kalau mau makan berdoa? Siapa yang mau tidur juga berdoa?

Anak-anak…ayo kita belajar pada kakek Simeon dan nenek Hana yang rajin berdoa kepada Allah sampai umur mereka sudah tua. Mereka tidak pernah absen untuk berdoa. Itulah yang membuat Allah sangat sayang kepada Simeon dan Hana. Allah juga akan sayang kepada kita jika kita juga rajin berdoa.

Aktivitas

Untuk kegiatan ini, Pamong mengajak anak-anak membingkai gambar Simeon dan Hana sehingga menjadi gambar yang bisa digantung di dinding.

Membuat pigora dari korek api

Untuk kegiatan ini Pamong dapat menyiapkan :

  • Memperbanyak gambar Simeon dan Hana sejumlah anak. Anak dapat memilih gambar Simeon atau Hana
  • Menyiapkan kertas manila atau kardus bekas yang sudah dipotong sesuai gambar (lihat contoh cara membuat bingkai korek api di bawah ini)
  • Menyiapkan lem
  • Menyiapkan korek api

TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali tokoh Simeon dan Hana yang bersukacita karena berjumpa dengan bayi Yesus.

Alat Peraga:

Pamong menyiapkan tulisan-tulisan berikut ini dengan huruf yang besar dan diletakkan dalam sebuah kotak sehingga anak-anak tidak bisa melihat isi tulisan. Adapun tulisan-tulisan itu adalah :YUSUF, MARIA, SIMEON, HANA, ROH KUDUS, DELAPAN, TAURAT MUSA, BAIT ALLAH, SALEH, GEMBIRA, DELAPAN PULUH EMPAT TAHUN, BERDOA, PUASA, BURUNG MERPATI, BURUNG TEKUKUR, ASYER, YERUSALEM.

Yang harus diperhatikan oleh Pamong adalah tidak semua kata merupakan jawaban dari pertanyaan. Pamong dapat menambahkan dengan kata-kata yang lain.

Pembukaan/ Pengantar/ Persiapan

Selamat pagi anak-anak,

Apa kabarnya? (Berilah waktu pada anak-anak untuk mengungkapkan perasaan mereka). Wah…rupanya semua berwajah gembira. Yach…tentu saja kita sangat bergembira sebab kita baru saja memperingati hari kelahiran Yesus. Allah yang Sang Juruselamat datang ke dunia.

Anak-anak yang dikasihi Yesus,

Ternyata kedatangan Yesus ke dunia juga membuat hari gembira seorang kakek dan nenek. Siapakah mereka? Ayo….sekarang dibuka Alkitabnya. Bacaan kita diambil dari Lukas 2:21-40. Kita akan membaca secara bergantian antara laki-laki dan perempuan. Yang laki-laki membaca ayat yang ganjil sedangkan yang perempuan membaca ayat yang genap. Saya berharap kalian memperhatikan teman yang membaca sebab setelah ini saya akan bertanya kepada kalian dan tugas kalian adalah mencari kata-kata atau gambar yang terdapat di dalam kotak.

  1. Siapakah nama orang tua Yesus ?
  2. Pada umur berpa harikah Yesus disunat?
  3. Yesus dibawa ke mana untuk disunat?
  4. Orang tua Yesus membawa Yesus disunat untuk memenuhi hukum apa?
  5. Siapakah nama kakek yang menyambut Yesus?
  6. Kakek ini adalah seorang yang …………..di hadapan Tuhan
  7. Siapakah yang menuntun kakek itu sehingga bisa bertemu Yesus?
  8. Selain bertemu dengan seorang kakek, Yesus juga bertemu dengan seorang nenek. Siapakah nama nenek itu?
  9. Berapakah umur nenek itu ?
  10. Di manakah nenek itu tinggal?
  11. Apa yang dilakukan nenek itu di Bait Allah?
  12. Menurutmu, Simeon dan Hana apakah termasuk orang yang murung atau gembira ?

Inti Penyampaian

Anak-anak yang dikasihi Tuhan,

Berita tentang kelahiran Yesus ternyata juga sampai ke Simeon dan Hana. Dalam bacaan tadi dikatakan bahwa Simeon adalah seorang yang…… Ayo….dalam pertanyaan tadi jawabannya adalah ……. (seorang saleh di hadapan Tuhan). Sedangkan Hana berumur ……. Siapa yang massih ingat jawaban di atas? Yach….betul. Umurnya 84 tahun.

Simeon dan Hana adalah dua orang yang beruntung karena dapat bertemu langsung dengan Yesus. Di usia mereka yang sudah tua, Tuhan memberi kado terindah dalam hidup mereka yaitu bertemu dengan Sang Juruselamat. Maka mereka bergembira.

Penerapan

Apakah yang bergembira bertemu dengan Yesus hanya Simeon dan Hana? (Beri kesempatan kepada anak-anak untuk menjawab). Yaaa…..betul. Bukan hanya Simeon dan Hana. Lalu siapa sajakah yang bergembira menyambut Sang Juruselamat? (Beri kesempatan kepada anak-anak untuk menjawab). Yach….kita semua. Semua umat manusia, sebab Yesus Sang Juruselamat datang ke dunia untuk semua orang.

Mari kita tunjukkan wajah gembira kita dengan menyanyi : SENYUM DAN BERMUKA GEMBIRA. Mari kita bergembira bersama Simeon dan Hana dengan menghafalkan Lukas 2:30“sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu”

Aktivitas

Pamong dapat memperbanyak teka-teki silang di bawah ini (Bisa dicetak dari CD). Minta anak-anak untuk menemukan 12 kata yang terdapat dalam bacaan hari ini. Bisa dari atas ke bawah, dari bawah ke atas, dari kanan ke kiri atau dari kiri ke kanan. 12 kata itu adalah :

  1. HANA
  2. ROH KUDUS
  3. SUNAT
  4. BAIT ALLAH
  5. YUSUF
  6. SIMEON
  7. MALAIKAT
  8. ISRAEL
  9. MATI
  10. DELAPAN
  11. YESUS
  12. MARIA


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat mencirikan tokoh Simeon dan Hana yang bersukacita karena berjumpa dengan bayi Yesus
  2. Anak dapat mencirikan orang yang bersukacita
  3. Anak dapat menyebutkan pengalaman-pengalaman yang membuat mereka bersukacita karena diberkati Tuhan dalam kehidupan sehari-hari

Alat Peraga

Pamong dapat memperbanyak tabel di bawah ini. Sebelum Firman Tuhan, bagi anak menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapat 1 tabel.

Data Tentang Simeon dan Hana

Simeon  Hana

Pendahuluan

Selamat pagi anak-anak yang hebat.

Apa kabarnya? Bagaimana suasana Natal kemarin di rumah kalian? Siapa sajakah yang sudah berkunjung ke rumahmu? (Tunjuk beberapa anak untuk menceritakan kisah mereka). Trus….siapa sajakah yang kalian kunjungi? (Tunjuk beberapa anak lain untuk menceritakan kisah mereka). Mengapa kita perlu mengunjungi dan dikunjungi?

Anak-anak yang hebat….

Berita kelahiran Yesus adalah berita gembira. Dan suasana gembira harus dibagikan kepada semua orang oleh sebab kita saling mengunjungi untuk berbagi kebahagiaan.

Sekarang, mari dibuka Alkitabnya yang terambil dari Lukas 2:21-40. Kita akan bertemu dengan Simeon dan Hana. Saya membagi kalian menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok akan mendapat 1 tabel. Tugas setiap kelompok adalah mencatat hal-hal yang berhubungan dengan Simeon dan Hana. Setiap kelompok akan mempresentasikan hasil temuannya tentang Simeon dan Hana. Saya akan memberi waktu 10 menit.

Inti Penyampaian

(Setelah waktu sudah habis, minta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasilnya).

Dari hasil penemuan kalian, beberapa hal yang kita dapat tentang Simeon dan Hana, yaitu :

  1. Simeon dan Hana digambarkan sebagai orang yang sudah …… (tua)
  2. Simeon dan Hana adalah seorang yang ……… (taat dan saleh)
  3. Simeon dan Hana berkesempatan bertemu dengan …….. (Yesus)
  4. Menurut kalian, bagaimanakah perasaan Simeon dan Hana ketika bertemu dengan Yesus? (gembira)

Yaaa….Simeon dan Hana mendapat kesempatan bertemu dengan Yesus. Tentu saja mereka sangat gembira. Bagaimanakah Simeon mengungkapkan rasa gembiranya? Ya…..kita bisa membacanya pada ayat 29-32. Setelah melihat Yesus, Simeon mengatakan bahwa ia siap mati dalam damai sejahtera. Lalu bagaimana Hana mengungkapkan rasa gembiranya setelah bertemu dengan Yesus? Ayo….kita membaca ayat 38. Di  situ dikatakan Hana mengucap syukur kepada Allah dengan menceritakan Yesus kepada semua orang. Itulah cara Simeon dan Hana mengungkapkan rasa gembiranya karena bertemu dengan Yesus.

Penerapan

Anak-anak yang dikasihi Yesus,

Seperti Simeon dan Hana yang bergembira menyambut kedatangan Yesus, Sang Juruselamat, maka kita perlu bergembira juga menyambut kedatanganNya. Cara Simeon dan Hana berbeda dalam mengungkapkan rasa bahagianya. Demikian juga kalian yang hadir saat ini mempunyai cara yang berbeda-beda ketika menyambut kedatangan Yesus.

Mari kita menghafalkan rasa gembira Simeon ketika berjumpa dengan Yesus yang terdapat di Lukas 2:30 : “sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu”

Aktivitas

Pamong menyiapkan kertas HVS warna-warni, crayon, pencil warna, gunting dan ballpoint. Bagikan kepada setiap anak. Minta mereka menceritakan rasa bahagia mereka menyambut kelahiran Yesus baik dengan keluarga maupun teman. Cerita dapat berupa gambar, puisi narasi. Minta mereka membutanya dengan sebaik-baiknya. Jika sudah selesai minta mereka mengumpulkan dan tugas Pamong adalah membukukan hasil karya mereka dan diperbanyak sehingga setiap anak mendapatkan 1 buku sebagai kenang-kenangan tahun 2018.


Gambar: Sweetpublishing.com

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •