Menangis Pancaran Air Hidup Junior 11 Mei 2026

11 May 2026

Bacaan: Kejadian 37:35b
Nats: “Demikianlah Yusuf ditangisi oleh ayahnya” ( Kejadian 37:35b)

Dalam Kejadian 37:31-34 dikisahkan bahwa saudara-saudaranya Yusuf mengambil baju atau jubah indah berwarna-warni milik Yusuf dan menyembelih seekor kambing, lalu mencelupkan jubah itu ke dalam darah itu. Ketika Yakub memeriksa jubah itu, lalu ia berkata: “Ini jubah anakku Yusuf. Binatang buas telah menerkam dan memakannya.” Seketika itu juga, Yakub, ayah Yusuf, mengira bahwa Yusuf anak kesayangannya telah meninggal dunia. Perasaannya sangat sedih hingga menangis dan ia tidak mau dihibur. Kemudian ia mengoyakkan jubahnya, mengenakan kain kabung pada pinggangnya dan berkabunglah ia berhari-hari lamanya karena anaknya itu.

Teman-teman, menangis karena mengalami dukacita adalah hal yang wajar dilakukan. Percayalah bahwa setelah duka akan ada penghiburan, meskipun prosesnya lambat dan tidak instan. Jika dirimu mengalami dukacita oleh karena kehilangan orang-orang yang kamu kasihi, maka ingatlah akan Firman Tuhan yang terdapat dalam Injil Matius 5:4 “Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.” Inilah janji Tuhan untuk umat-Nya, bagi anak-anak-Nya yang sedang berdukacita akan dihibur-Nya.

Pertanyaan untuk direnungkan:

  1. Apakah kamu pernah menangis karena mengalami dukacita?
  2. Siapa sajakah yang menemanimu untuk melewati masa-masa dukacita?

Doaku: Ya Tuhan, mampukanlah aku untuk menghadapi kesedihan di saat dukacita datang di dalam kehidupanku, Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak