Hidup Tekun dan Setia Tuntunan Ibadah Anak 28 Agustus 2022

15 August 2022

Tahun Gerejawi: Bulan Pembangunan GKJW
Tema: Sayalah GKJW : Aku Untuk GKJW

Bacaan Alkitab: 2 Timotius 2 : 1-13
Ayat Hafalan:
Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau, kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu.Amsal 3:3

Lagu: Ada Satu Sobatku

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Dalam perjalannya mengabarkan Injil di Asia, Rasul Paulus selalu memiliki mitra untuk membantunya dalam mewartakan Injil kepada banyak orang. Salah satunya adalah Timotius, seorang anak muda cucu dari Lois dan putra dari Eunike. Rasul Paulus dan Timotius memiliki relasi yang sangat dekat sebab sejak usia yang masih muda ia telah mengikuti pelayanan Rasul Paulus di Asia. Sekalipun Timotius melayani Tuhan dalam usia yang muda namun ia telah menunjukkan teladan kesetiaan dan ketekunan dalam mewartakan tentang Yesus Kristus Sang Juruselamat.

Di tengah pelayanannya Rasul Paulus harus berpisah dengan Timotius karena Rasul Paulus dipenjarakan untuk yang kedua kali dengan alasan membuat keonaran. Pada zaman kaisar Nero, orang-orang Kristen dituduh menggangu ketertiban masyarakan dan Paulus adalah pemimpin mereka maka tidak mengherankan kalau ia ditahan sebagai seorang penjahat. Apa yang dialami oleh Rasul Paulus ini dituliskan dalam suratnya sebagai contoh kepada Timotius karena pemberitaan Injil tidak selalu berjalan mulus. Untuk itu Rasul Paulus tetap sabar menanggung semuanya itu, bahkan sampai mati pun ia rela, sebab Rasul Paulus yakin imannya kepada Yesus tidak akan sia-sia.

Dalam suratnya, Rasul Paulus berpesan pada Timotius untuk berfokus terus pada pelayanan tidak perlu memikirkan kebutuhan yang dperlukannya selama perjalanan pelayanan karena Tuhan akan mencukupkan segala kebutuhannya.

Refleksi Pamong
Melalui surat Rasul Paulus kepada Timotius, kita diingatkan agar selalu tekun belajar tentang firman Tuhan, cawisan pamong dan terus meng-update diri belajar metode-metode yang mendukung pengajaran sesuai dengan perkembangan dunia anak-anak saat ini, sabar dan setia. Ketika dalam pelayanan kepada anak-anak, kita akan menemukan kesulitan dalam mendampingi, menyiapkan bahan pengajaran, mengatur waktu diri dan pelayanan. Percayalah ketika kita melakukan semua ini untuk Tuhan dengan tulus dan sukacita, Tuhan akan memberikan kita pengertian dan mencukupkan kebutuhan kita, hingga pada akhirnya kita akan mendapati bahwa segala jerih lelah akan digantikan keselamatan abadi oleh Tuhan. Mari melalui GKJW kita terus melayani anak-anak dan mewartakan tentang kabar Keselamatan dari Tuhan.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali pesan Rasul Paulus kepada Timotius untuk setia dengan imanya meskipun harus menderita.

Alat Peraga

  • Pamong menyiapkan Amplop
  • Gambar 1 : Keadaan Rasul Paulus di Penjara
  • Gambar 2 : Rasul Paulus Menuliskan Surat


Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan, semuannya sehat ?luarbiasa berkat Tuhan bila kita berjumpa dalam keadaan sehat pada hari ini. anak-anak yang terkasih ada yang tau ini gambar apa ya ( pamong sambil menunjukkan amplop) ini namannya amplop anak-anak, salah satu kegunaan amplop ini adalah untuk mengirimkan surat yang berisi pesan. Hari ini kita mau bejalar firman Tuhan tentang Rasul Paulus yang sedang mengirimkan surat kepada Timotius, siapa ya Rasul Paulus dan Timotius ini?

Inti Penyampaian

(Pamong menjukkan gambar 1)
Anak-anak yang terkasih ini adalah gambar dari Rasul Paulus. Ia adalah pelayan (Seperti Pendeta, guru, kakak pamong) yang dipilih oleh Tuhan untuk menyampaikan cerita tentang Tuhan Yesus. Pada zaman kaisar Nero, Rasul Paululs ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Dengan tuduhan orang Kristen membuat keributan, karena Rasul Paulus pemimpin orang Kristen jadi dia dipenjara.

(Pamong menjukkan gambar 2)
Walaupun Rasul Paulus di dalam penjara tetapi ia masih bisa bercerita tentang Tuhan Yesus lho. Caranya dengan mengirimkan surat kepada Timotius. Timotius ini adalah anak dari ibu Eunike, cucu dari nenek Lois. Sejak Kecil Timotius sudah dikenalkan tentang Tuhan Yesus oleh nenek dan ibunya. Karena cintanya pada Yesus Kristus, akhirnya Timotius ingin ikut melayani. Kegiatan Timotius setiap hari mengikuti dan membantu Rasul Paulus dalam melayani mengabarkan cerita tentang Tuhan Yesus.

Rasul Paulus menceritakan keadaannya di penjara melaui surat yang ditujukan pada Timotius. Sekalipun ia dipenjarakan dan rasannya tidak enak, namun ia tetap senang dan setia kepada Tuhan. Kenapa ya Rasul Paulus tetap setia sekalipun ia menderita jawabannya ada di ayat 11-13 anak-anak. “Karena Tuhan telah setia kepada kita….”. Jadi Timotius juga harus semangat ketika bercerita tentang Yesus. Walaupun lelah, tidak disukai orang, kawatir dan ditindas namun Rasul Paulus ingin agar Timotius selalu menjaga kesetiaannya pada Tuhan. Timotius hanya perlu fokus pada mengabarkan Injil Tuhan tidak perlu kawatir dengan apa yang akan dimakan ataupun apa yang akan dipakai sebab Allah akan memberikan kecukupan serta pengertian kepadannya.

Penerapan
Yach…hari ini kita belajar tentang Rasul Paulus yang tetap semangat memberitakan Injil meskipun ia di penjara. Caranya dengan menulis surat pada Timotius. Rasul Paulus memberi semangat pada Timotius yang masih muda agar tidak menyerah mengikut Tuhan Yesus meskipun harus menderita.

Yuk…bersama-sama kita mengucapkan : “SA-YA MAU SE-TI-A PA-DA TU-HAN”. Mari kita ulangi lagi. Rasul Paulus dan Timotius mengajak kita untuk tetap setia pada Tuhan

Aktivitas

  • Pamong menyediakan kertas HVS, ajak anak-anak untuk melipat kertas itu menjadi sebuah amplop.
  • Pamong juga menyediakan gambar yang terdapat dalam alat peraga dalam ukuran kecil lalu tempalkan pada tengah amplop.
  • Sesudah menjadi sebuah amplop yang berisi pesan anak-anak diminta membawa pulang dan menceritakan firman Tuhan yang dapat dengan membuka amplop berisi pesan yang sudah dibuat.


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:
Anak dapat menceritakan kembali pesan Rasul Paulus kepada Timotius untuk setia dengan imanya meskipun harus menderita:

Alat Peraga: Alat Peraga sama dengan Jenjang Balita

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan, semuannya sehat ?luarbiasa berkat Tuhan bila kita berjumpa dalam keadaan sehat pada hari ini. anak-anak yang terkasih ada yang tau ini gambar apa ya ( pamong sambil menunjukkan amplop) ini namannya amplop anak-anak, salah satu kegunaan amplop ini adalah untuk mengirimkan surat yang berisi pesan. Hari ini kita mau bejalar firman Tuhan tentang Rasul Paulus yang sedang mengirimkan surat kepada Timotius, siapa ya Rasul Paulus dan Timotius ini?

Inti Penyampaian

(Pamong menjukkan gambar 1)
Anak-anak yang terkasih ini adalah gambar dari Rasul Paulus. Ia adalah pelayan (Seperti Pendeta, guru, kakak pamong) yang dipilih oleh Tuhan untuk menyampaikan cerita tentang Tuhan Yesus. Pada zaman kaisar Nero, Rasul Paululs ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Dengan tuduhan orang Kristen membuat keributan, karena Rasul Paulus pemimpin orang Kristen jadi dia dipenjara.

(Pamong menjukkan gambar 2)
Walaupun Rasul Paulus di dalam penjara tetapi ia masih bisa bercerita tentang Tuhan Yesus lho. Caranya dengan mengirimkan surat kepada Timotius. Timotius ini adalah anak dari ibu Eunike, cucu dari nenek Lois. Sejak Kecil Timotius sudah dikenalkan tentang Tuhan Yesus oleh nenek dan ibunya. Karena cintanya pada Yesus Kristus, akhirnya Timotius ingin ikut melayani. Kegiatan Timotius setiap hari mengikuti dan membantu Rasul Paulus dalam melayani mengabarkan cerita tentang Tuhan Yesus.

Rasul Paulus menceritakan keadaannya di penjara melaui surat yang ditujukan pada Timotius. Sekalipun ia dipenjarakan dan rasannya tidak enak, namun ia tetap senang dan setia kepada Tuhan. Kenapa ya Rasul Paulus tetap setia sekalipun ia menderita jawabannya ada di ayat 11-13 anak-anak. “Karena Tuhan telah setia kepada kita….”. Jadi Timotius juga harus semangat ketika bercerita tentang Yesus. Walaupun lelah, tidak disukai orang, kawatir dan ditindas namun Rasul Paulus ingin agar Timotius selalu menjaga kesetiaannya pada Tuhan. Timotius hanya perlu fokus pada mengabarkan Injil Tuhan tidak perlu kawatir dengan apa yang akan dimakan ataupun apa yang akan dipakai sebab Allah akan memberikan kecukupan serta pengertian kepadannya.

Penerapan
Yach…hari ini kita belajar tentang Rasul Paulus yang tetap semangat memberitakan Injil meskipun ia di penjara. Caranya dengan menulis surat pada Timotius. Rasul Paulus memberi semangat pada Timotius yang masih muda agar tidak menyerah mengikut Tuhan Yesus meskipun harus menderita.

Yuk…bersama-sama kita mengucapkan : “SA-YA MAU SE-TI-A PA-DA TU-HAN”. Mari kita ulangi lagi. Rasul Paulus dan Timotius mengajak kita untuk tetap setia pada Tuhan

Aktivitas: Sama dengan Balita


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menyebutkan pesan Rasul Paulus kepada Timotius untuk setia dengan imanya meskipun harus menderita.
  2. Anak dapat menyadari bahwa menderita adalah bagian dari beriman kepada Tuhan.
  3. Anak melatih diri untuk terlibat dalam pelayanan di GKJW meskipun sering mendapat ejekan dari temannya.

Alat Peraga: Alat Peraga sama dengan Jenjang Balita

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan, semuannya sehat ?luarbiasa berkat Tuhan bila kita berjumpa dalam keadaan sehat pada hari ini. Anak-anak yang terkasih hari ini kita mendapatkan pesan dari Rasul Paulus lho, pesan yang ditujukkan kepada Timotius dan juga kita. kira-kira isi pesannya apa ya?

Inti Penyampaian

(Pamong menjukkan gambar 1)
Anak-anak yang terkasih ini adalah gambar dari Rasul Paulus, ia adalah pelayan (Seperti Pendeta, guru, kakak pamong) yang dipilih oleh Tuhan untuk menyampaikan cerita tentang Tuhan Yesus. Pada zaman kaisar Nero Rasul Paululs ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Dengan tuduhan orang Kristen membuat keributan, karena Rasul Paulus pemimpin orang Kristen jadi dia dipenjara.
 

(Pamong menjukkan gambar 2)
Ketika Rasul Paulus di dalam penjara ia masih bisa menceritakan tentang perindungan Tuhan Yesus lho kepada Timotius lho anak-anak. Dengan kondisi kedua tangan yang terkitat rantai penjara Rasul Paulus menulis surat kepada Timotius. Siapa sih Timotius ini sampai ia terus diperhatikan oleh Rasul Paulus.? Timotius ini adalah anak dari ibu Eunike, cucu dari nenek Lois. Sejak Kecil Timotius sudah dikenalkan tentang Tuhan Yesus oleh nenek dan ibuknya. Karena senang Yesus Kristus akhirnya Timotius ingin ikut Yesus dan melayaninya. Kegiatan Timotius setiap hari mengikuti dan membantu Rasul Paulus dalam melayani mengabarkan cerita tentang Tuhan Yesus.
 

Tujuan dari Rasul Paulus menuliskan surat kepada Timotius agar dalam pelayanannya ia juga meneladani Tuhan Yesus yang selalu setia seperti yang tertulis di ayat 11-13. Walaupun nantinya harus menghadapi penderitaan seperti yang dialami Rasul Paulus. Jadi Timotius juga harus semangat ketika bercerita tentang Yesus. Walaupun lelah, tidak disukai orang, kawatir dan ditindas namun Rasul Paulus ingin agar Timotius selalu menjaga kesetiaannya pada Tuhan.

Timotius hanya perlu fokus pada mengabarkan Injil Tuhan tidak perlu kawatir dengan apa yang akan dimakan ataupun apa yang akan dipakai sebab Allah akan memberikan kecukupan serta pengertian kepadannya.

Penerapan
Untuk mencapai sebuah keberhasilan diperlukan sebuah perjuangan dan ketekunan. Demikian juga dalam mendapatkan Kesetiaan dibutuhkan tekad untuk mengalahkan penderitaan dan tantangan. Rasul Paulus menjadi contoh bahwa dipenjarakan tidaklah menyenangkan dan menderita, tetapi dengan menghadapi penderitaan itu Rasul Paulus semakin kuat mengikut Yesus. Kini tugas anak-anak dimanapun kita dirumah, bersama orang tua dan teman teruslah semangat belajar, biasakan diri bangun pagi berdoa serta membaca Alkitab, selalu setia beribadah serta terlibat melayani, tekun dalam berbuat baik sekalipun diejek oleh teman dari hal-hal kecil ini mari belajar setia seperti Paulus dan Timotius. Salah satu cara kita belajar setia pada Tuhan adalah ikut terlibat dalam pelayanan meskipun kita merasa malu dan takut. Inilah tantangan yang akan kita hadapi, yaitu mengalahkan rasa malu dan takut.

Aktivitas

  • Pamong menyediakan kertas HVS, ajak anak-anak untuk menuliskan surat didalamnya berisi pesan dukungan dan semangat kepada sahabatnya. Dengan pesan selalu semangat seperti Timotius sekalipun diejek oleh teman lain.
  • Anak-anak membuat surat yang berisi mereka ingin melayani di bagian apa ketika ada ibadat anak-anak setelah selesai surat itu disampaikan pada pamong.

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak