Aku Merdeka Karena Tuhan Tuntunan Ibadah Anak 21 Agustus 2022

Tahun Gerejawi: Bulan Pembangunan GKJW
Tema: Allah Memberi Kemerdekaan

Bacaan Alkitab: Ulangan 2 : 26-37
Ayat Hafalan:Tetapi Tuhan Allah kita, menyerahkan dia kepada kita, sehingga kita mengalahkan dia dengan anak anaknya dan seluruh tentarannya” (Ulangan 2 : 33)

Lagu: Kumenang-kumenang Bersama Yesus Tuhan

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Perikop kitab Ulangan 2 : 26-37 menceritakan tentang kelanjutan perjalanan bangsa Israel dari padang gurun ke tanah Kanaan. Kini posisi mereka berada di Gurun Kedemot terletak di timur Laut Mati dan sungai Yordan, di selatan Hesybon. Untuk itu orang Israel akan menyeberang ke sungai Yordan melewati wilayah Hesybon. Hesybon adalah kota kediaman Sihon raja orang Amori. Orang Israel bermaksud untuk meminta izin hanya sekedar lewat saja dan berjanji tidak akan menyimpang ke ladang-ladang dan kebun anggur maupun merusak wilayah Hesybon. Bangsa Israel hanya akan berjalan di jalan besar saja sampai melalui batas daerah. Bila dalam perjalanan mengalami haus atau lapar orang Israel juga bersedia untuk membeli dari orang Amori tidak hanya sekedar meminta.

Walaupun sudah diawali dengan etikat baik tetapi Sihon tidak mengizinkan orang Israel berjalan melalui daerahnya, bahkan ia mengumpulkan seluruh laskarnya lalu keluar ke padang gurun untuk menyerang orang Israel, dan sesampainya di Yahas berperanglah mereka melawan orang Israel. Tetapi Tuhan yang Maha Kuasa menyertai orang Israel. Sekalipun mereka diserang namun orang Israel pada akhirnya dapat mengalahkan mereka dan menguasai wilayah Hesybon mulai dari sungai Amon sampai ke daerah Gilead. Kemenangan yang dialami oleh orang Israel ini terjadi karena izin dan kekuatan yang dianugerahkan oleh Tuhan. Kemenangan yang dialami oleh orang Israel sekaligus menjadi pertanda bahwa Tuhan tidak pernah ingkar janji kepada umat-Nya dan senantiasa menyertai perjalanan manusia. Untuk itu umat diminta untuk tidak mudah gentar dalam menghadapi apapun dan selalu berserah pada Tuhan.

Refleksi Pamong
Pertolongan dan penyertaan Tuhan tidak hanya terjadi dalam kehidupan bangsa Israel saja. Namun akan selalu ada dalam kehidupan manusia sampai selama-lamannya. Kita pun sebagai pamong mampu mendampingi dan melayani anak-anak sampai saat ini bukan karena usaha kita semata, namun lebih dari itu Tuhan yang memampukan kita. Terus maju pantang mundur sekalipun banyak kesulitan yang kita jumpai Tuhan pasti akan memberikan kita kemenangan dalam mengatasi masalah dan tantangan.


 

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan:

  1. Anak dapat menceritakan kembali kisah bangsa Israel melawan Sihon.
  2. Anak dapat menyadari bahwa kemenangan bangsa Israel karena Tuhan mengijinkan.

Alat Peraga

  • Gambar 1 : Orang Israel dalam perjalanan di Padang Gurun Kedemot
  • Gambar 2 : Utusan Orang Israel yang menemui raja Hesybon

Pendahuluan
Hallo, anak-anak yang terkasih,

Senang rasanya kita semua telah tiba di gereja dengan selamat dan kini kita bertemu lagi dalam keadaan yang sehat. Mari kita bergerak dan bernyanyi lagu “Kumenang-Kumenang Bersama Yesus Tuhan”. Hari ini cerita kita tentang kebahagiaan yang dialami oleh bangsa Israe dapat mengalahkan bangsa Amori. Bagaimana kisahnya? Yuk…kita dengarkan dengan baik firman Tuhan hari ini.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)
Awalnya Orang Israel sedang dalam perjalanan di padang gurun, lebih tepatnya di gurun Kedemot. Mereka akan melewati beberapa wilayah untuk menyeberangi sungai Yordan sebelum sampai di tanah Kanaan, negeri yang dijanjikan Tuhan pada Abraham.

(Pamong menunjukkan gambar 2)
Setelah mengetahui wilayah mana yang akan dilewati, salah satu utusan orang Israel datang menemui raja Sihon dengan maksud meminta izin melewati wilayah Hesybon. Orang Israel berjanji hanya akan lewat di jalan raya saja, mereka tidak akan lewat di wilayah kebun anggur atapun ladang, mereka juga bersedia membayar kepada orang Amori bila dalam perjalanan mereka haus ataupun lapar hingga mereka bisa melewati wilayah Hesybon dan menuju sungai Yordan.

Keesokan harinya setelah mendengar kabar dari utusan orang Israel bahwa mereka akan lewat di wilayah Hesybon. Raja Sihon tidak menyetujuinnya bahkan ia memanggil pasukannya untuk berperang melawan bangsa Israel. Karena raja Sihon tidak senang dengan bangsa Israel. Bbisa saja mereka akan merebut daerah Hesybon. Dengan perlengkapan perang dan pasukan yang banyak raja Sihon memerintahkan pasukannya melawan orang Israel.

Setelah pasukan tentara raja Sihon maju perang mereka menunggu orang Israel di wilaya Yahas. Di sinilah terjadi sebuah pertempuran hebat antara bangsa Sihon dan bangsa Israel. Setelah melewati peperangan yang luar biasa akhirnya bangsa Israel yang menang melawan bangsa Sihon.

Penerapan
Ketika seseorang mengalami kemenangan melawan musuh rasannya pasti senang dan bangga. Sama halnya dengan orang Israel yang bangga ketika mereka disertai Tuhan menang melawan raja Sihon dan pasukannya. Sekarang tugas anak-anak menjaga kemerdekaan ini dengan selalu bersyukur dan berdoa kepada Tuhan lalu menceritakan kepada orang tua, teman atau keluarga lain bahwa kemerdekaan kita terjadi atas Izin Tuhan. Seperti Tuhan mengizinkan bangsa Israel menang ketika melawan Raja Sihon.

 

AKTIVITAS

  • Pamong menyediakan gambar orang Israel yang menang melawan bangsa Sihon, lalu buatlah lubang-lubang pada pinggir gambar dan sediakan tali raffia /pita secukupnya.
  • Contoh seperti di bawah ini gambar setiap garis-garis hitam akan dilubangi

  • Ajak anak-anak untuk menjahit gambar itu dengan tali raffia/ pitta setelah selesai tanyakan anak-anak gambar apa yang sedang mereka jahit.
  • Bila dimungkinkan videokan cerita yang disampaikan anak tentang Tuhan yang menyertai bangsa Israel di medan perang dan menang melawan bangsa Sihon.

TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:

  1. Anak dapat menunjukkan cara bangsa Israel melawan Sihon.
  2. Anak dapat menyadari bahwa kemenangan bangsa Israel karena Tuhan mengijinkan.

Alat Peraga: Alat Peraga sama dengan Alat Peraga Balita

Pendahuluan
Hallo, anak-anak yang terkasih apa kabarnya hari ini ? senang rasannya kita berjumpa dalam keadaan sehat. Anak-anak yang terkasih siapa diantara kalian yang pernah menang ketika melakukan permainan ? bagaimana rasannya ketika menang ? pasti menyenangkan rasannya dan ingin mengulangi lagi supaya bisa menang. Perasaan senang karena menang juga dirasakan oleh bangsa Israel setelah mengalahkan bangsa Sihon. Kira-kira adakah yang tau bagimana cara dan ceritannya orang Israel menang. Yuk kita dengarkan ceritannya.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)
Awalnya Orang Israel sedang dalam perjalanan di padang gurun, lebih tepatnya di gurun Kedemot. Mereka akan melewati beberapa wilayah untuk menyeberangi sungai Yordan sebelum sampai di tanah Kanaan, negeri yang dijanjikan Tuhan pada Abraham.

(Pamong menunjukkan gambar 2)
Setelah mengetahui wilayah mana yang akan dilewati, salah satu utusan orang Israel datang menemui raja Sihon dengan maksud meminta izin melewati wilayah Hesybon. Orang Israel berjanji hanya akan lewat di jalan raya saja, mereka tidak akan lewat di wilayah kebun anggur atapun ladang, mereka juga bersedia membayar kepada orang amori bila dalam perjalanan mereka haus ataupun lapar hingga mereka bisa melewati wilayah Hesybon dan menuju sungai Yordan.

Keesokan harinya setelah mendengar kabar dari utusan orang Israel bahwa mereka akan lewat di wilayah Hesybon. Raja Sihon tidak menyetujuinnya bahkan ia memanggil pasukannya untuk berperang melawan bangsa Israel. Karena raja Sihon tidak senang dengan bangsa Israel. Bbisa saja mereka akan merebut daerah Hesybon. Dengan perlengkapan perang dan pasukan yang banyak raja Sihon memerintahkan pasukannya melawan orang Israel.

Setelah pasukan tentara raja Sihon maju perang mereka menunggu orang Israel di wilaya Yahas. Di sinilah terjadi sebuah pertempuran hebat antara bangsa Sihon dan bangsa Israel. Setelah melewati peperangan yang luar biasa akhirnya bangsa Israel yang menang melawan bangsa Sihon.

Penerapan
Ketika seseorang mengalami kemenangan melawan musuh rasannya pasti senang dan bangga. Sama halnya dengan orang Israel yang bangga ketika mereka disertai Tuhan menang melawan raja Sihon dan pasukannya. Sekarang tugas anak-anak menjaga kemerdekaan ini dengan selalu bersyukur dan berdoa kepada Tuhan lalu menceritakan kepada orang tua, teman atau keluarga lain bahwa kemerdekaan kita terjadi atas Izin Tuhan. Seperti Tuhan mengizinkan bangsa Israel menang ketika melawan Raja Sihon.

Aktivitas

  • Pamong menyediakan gambar alat peraga. Kemudian potong menadi beberapa bagian.
  • Siapkan lem dan ajak anak-anak untuk mencari potongan gambar itu menjadi gambar yang utuh. Beri anak-anak batas waktu untuk mengerjakan selama 10 menit.

 


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan

  1. Anak dapat menceritakan kembali kisah bangsa Israel melawan bangsa Sihon.
  2. Anak dapat menyadari bahwa kemenangan bangsa Israel karena Tuhan mengijinkan.
  3. Anak dapat menyadari bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia karena Allah menyertai para pahlawan untuk merebut kemerdekaan.
  4. Anak dapat mendaftar nama para pahlawan yang berjuang pada masa kemerdekaan.

Alat Peraga: Pamong dapat menyiapkan alat Peraga di jenjang Balita

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak yang terkasih di dalam Tuhan

bagaimana kabarnya hari ini? Luar biasa ya. Tuhan yang telah memberikan kita kesehatan sehingga saat ini bisa berjumpa dengan teman-teman. Siapa di antara kalian yang suka bermain game atau mengikuti pertandingan sepak bola atau olahraga volly ? Di saat bertanding berapa kali kalian pernah menang? Bagaimana perasaanmu ketika menang? Pasti menyenangkan bukan. Rasa senang karena menang ini juga dialami bangsa Israel. Ada yang tahu bangsa Israel menang dari apa ? Yuk bersama kita dengarkan ceritannya.

Inti Penyampaian

(Pamong menunjukkan gambar 1)
Awalnya Orang Israel sedang dalam perjalanan di padang gurun, lebih tepatnya di gurun Kedemot. Mereka akan melewati beberapa wilayah untuk menyeberangi sungai Yordan sebelum sampai di tanah Kanaan, negeri yang dijanjikan Tuhan pada Abraham.

(Pamong menunjukkan gambar 2)
Setelah mengetahui wilayah mana yang akan dilewati, salah satu utusan orang Israel datang menemui raja Sihon dengan maksud meminta izin melewati wilayah Hesybon. Orang Israel berjanji hanya akan lewat di jalan raya saja, mereka tidak akan lewat di wilayah kebun anggur atapun ladang, mereka juga bersedia membayar kepada orang amori bila dalam perjalanan mereka haus ataupun lapar hingga mereka bisa melewati wilayah Hesybon dan menuju sungai Yordan.

Keesokan harinya setelah mendengar kabar dari utusan orang Israel bahwa mereka akan lewat di wilayah Hesybon. Raja Sihon tidak menyetujuinnya bahkan ia memanggil pasukannya untuk berperang melawan bangsa Israel. Karena raja Sihon tidak senang dengan bangsa Israel. Bbisa saja mereka akan merebut daerah Hesybon. Dengan perlengkapan perang dan pasukan yang banyak raja Sihon memerintahkan pasukannya melawan orang Israel.

Setelah pasukan tentara raja Sihon maju perang mereka menunggu orang Israel di wilaya Yahas. Di sinilah terjadi sebuah pertempuran hebat antara bangsa Sihon dan bangsa Israel. Setelah melewati peperangan yang luar biasa akhirnya bangsa Israel yang menang melawan bangsa Sihon.

Penerapan
Ketika seseorang mengalami kemenangan melawan musuh rasannya pasti senang dan bangga. Sama halnya dengan orang Israel yang bangga ketika mereka disertai Tuhan menang melawan raja Sihon dan pasukannya. Sekarang tugas anak-anak menjaga kemerdekaan ini dengan selalu bersyukur dan berdoa kepada Tuhan lalu menceritakan kepada orang tua, teman atau keluarga lain bahwa kemerdekaan kita terjadi atas Izin Tuhan. Seperti Tuhan mengizinkan bangsa Israel menang ketika melawan Raja Sihon.

Demikian juga seluruh rakyat Indonesia ketika menyatakan diri merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 1945 setelah bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Belanda selama kurang lebih 350 tahun dan 3,5 tahun dijajah bangsa Jepang. Banyak nyawa melayang untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Mereka yang gugur membela bangsa dan negara diberi gelar Pahlawan oleh negara. Setiap daerah mempunyai pahlawan. Para pahlawan rela kehilangan nyawa demi cintanya pada bangsa Indonesia.

Berbahagialah kita karena saat ini kita hidup dalam kemerdekaan. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan ini agar seluruh rakyat Indonesia hidup dalam kesejahteraan. Mari…kita belajar sungguh-sungguh agar kita bisa ikut membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Seperti Tuhan menyertai bangsa Israel melawan bangsa Amori, Tuhan juga pasti akan menyertai kita untuk menunjukkan cinta kita pada bangsa Indonesia.

Aktivitas
Pamong membagi anak-anak menjadi beberapa kelompok. Kemudian minta setiap kelompok untuk menemukan pahlawan-pahlawan di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Masing-masing pulau minimal 2 tokoh. Dan minta mereka menceritakan perjuangan mereka melawan bangsa penjajah.

 

Bagikan Entri Ini: