Tahun Gerejawi : Transfigurasi
Tema : Transfigurasi
Bacaan Alkitab : Markus 9 : 2-13
Ayat Hafalan : Terpujilah Tuhan seruku; maka aku pun selamat dari musuhku (2 Samuel 22 : 4 )
Lagu : Allah ditinggikan dengan sorai-sorai
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Transfigurasi merupakan sebuah peristwa di mana Yesus menampilkan kemuliaan diriNya. Peristiwa transfigurasi menekankan tentang dua sisi dari sosok diri Yesus yakni sisi Ilahi / Tuhan dan sisi manusiawi. Sisi Ilahi Yesus diterangkan dengan jelas dalam ayat 7, “Inilah Anak yang Ku Kasihi, dengarkanlah Dia” kalimat ini menunjukkan bagaimana posisi Yesus sebagai sang Ilahi yang ada ditengah-tengah manusia. Sedangkan sisi manusiawi-Nya ditunjukkan ketika Yesus bersama-sama dengan Petrus, Yohanes, dan Yakobus naik ke sebuah gunung yang tinggi. Peristiwa perubahan diri Yesus ini sengaja ditunjukkan kepada para murid-murid, agar mereka semakin percaya bahwa Yesus adalah benar-benar 100% yang Ilahi dan 100% manusia. Di samping itu juga membekali para murid untuk semakin berani dalam memberitakan Injil karena Yesus Kristus senantiasa bersama mereka. Namun seusai menunjukkan sisi Ilahinya Yesus berpesan agar apa yang dilihat oleh Petrus, Yakobus dan Yohanes ini tidak diceritakan sebelum Yesus bangkit (ayat 9). Hal ini diminta Yesus bukan tanpa sebuah alasan, sebab Yesus menginginkan orang–orang yang mendengar tidak mengalami terkejut lalu tidak percaya akan apa yang dilihat, seperti yang dialami ketiga muridNya saat melihat Yesus menunjukkan sisi Ilahi-Nya.
Peristiwa transfigurasi Yesus ketika berada di atas gunung tidak hanya menjadi kekuatan bagi para murid yang melihat saja, namun bagi kita semua yang saat ini telah mendengar dan membaca firman-Nya. Melalui peristiwa ini menjadi sumber semangat bagi kita para pamong untuk terus setia dengan tekun melayani Tuhan melalui anak-anak Untuk itu mari dengan sabar dan pantang menyerah kita terus mengenalkan anak-anak tentang Tuhan. Jangan merasa lemah, tidak berdaya ataupun tidak mampu. Karena Tuhan Yesus selalu memampukan dan menyertai, seperti Tuhan Yesus menyertai para murid dalam penginjilan mereka.
TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA
Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah kemuliaan Yesus di atas gunung.
Alat Peraga
- Pamong memakai senter untuk menunjukkan dirinya bercahaya.

- Gambar 1 : Yesus berjalan ke atas gunung bersama Petrus, Yakobus dan Yohanes.
- Gambar 2 : Yesus bersama Petrus, Yakobus dan Yohanes turun dari atas gunung.
Pendahuluan
Selamat pagi… anak-anak yang terkasih di dalam Tuhan… Senang sekali hari ini kita bisa bertemu dalam ibadah minggu, anak-anak yang terkasih semua sehat ? wah luar biasa hari ini Tuhan memberkati kita dengan kesehatan. Hari ini kita mau ikut Tuhan Yesus dan para murid naik ke atas gunung. Siapa yang mau ikut…..? (beri kesempatan anak menjawab) wah semua ingin ikut, ayo bersama kita berbaris kita naik ke atas gunung. (pamong bermain peran menggajak anak-anak menaiki gunung. Sebelum naik gunung pamong telah menempatkan gambar-gambar Yesus dimuliakan di atas gunung dalam beberapa stage perhentian. Di masing-masing perhentian anak-anak diajak berhenti dan pamong bercerita dengan gambar yang telah disediakan)
Inti Penyampaian
Anak-anak yang terkasih di dalam Tuhan mari kita berangkat ikut Tuhan Yesus ke atas gunung sambil berbaris ya. (pamong berjalan berbaris bersama anak-anak) nah kita sudah sampai di atas gunung. Mari kita duduk bersama dengan Tuhan Yesus dan para murid, (pamong menunjukkan gambar 1 ) ternyata tadi murid yang mengikut Yesus bersama kita naik ke atas gunung ada 3 yaitu Petrus, Yakobus, dan Yohanes. (pamong mempersiapkan diri untuk menunjukkan kemuliaan Yesus dengan memakai senter lalu diarahkah ke wajah sambil berdiri, dibantu dua orang pamong lagi yang berperan sebagai Elia dan Musa, bila memungkinkan pamong memakai baju putih) Hallo anak–anak yang terkasih seperti ini lah gambar Yesus saat berdiri di didepan para murid didampingi oleh Musa dan Elia. Lalu terdegar suara yang mengatakan : “Inilah Anak yang Ku Kasihi, dengarkanlah Dia”. Nah kemudian para murid memuji Yesus. Mari kita juga memuji Yesus dengan bernyanyi Allah ditinggikan dengan sorak-sorai. Sekarang tiba waktunya Yesus dan para murid turun dari gunung, mari anak-anak berdiri dan berbaris lagi sambil bersama kita turun menuruni gunung. (pamong mengajak anak-anak berjalan ke gambar 2 lalu berhenti sejenak) Disaat menuruni gunung seperti ini Tuhan Yesus mengatakan kepada para murid supaya tidak takut .Sebab Tuhan senantiasa menyertai mereka kemanapun para murid ini pergi dan sekarang kita sudah sampai di bawah lagi.
Penerapan
Nah anak-anak yang terkasih kita telah melihat kemuliaan Yesus di atas gunung dengan berubah menjadi bercahaya. Mari kita ceritakan kisah kemuliaan Yesus bersama para murid saat diatas gunung kepada orang tua, kakak dan adik kita di rumah ya. Anak –anak tidak perlu takut atau malu sebab Tuhan Yesus yang maha kuasa selalu bersama anak-anak.
Aktivitas
Pamong memperbanyak media gambar Yesus dimuliakan di atas gunung sesuai jumlah anak balita. Lalu anak mewarnai gambar Yesus dimuliakan diatas gunung.
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah kemuliaan Yesus di atas gunung.
Alat Peraga
- Pamong memakai senter untuk menunjukkan dirinya bercahaya
- Alat Peraga Gambar sama dengan Balita
Pendahuluan
Hallo apa kabarnya anak-anak yang terkasih… senang sekali hari ini kita bisa beribadah kepada Tuhan bersama teman-teman. Anak- anak yang terkasih pagi ini semua sehat ? wah puji Tuhan semua dalam keadaan sehat. Anak-anak adakah di antara kita yang pernah pergi melihat gunung ? bagaimana ya perasaan kita saat kita melihat gunung ? senang pasti ya karena gunung terlihat indah dan sangat tinggi. Kalau kita pernah melihatnya, Tuhan Yesus bersama para murid sudah pernah mendakinya. Ada yang tahu kah kenapa ya Tuhan Yesus naik ke atas gunung bersama ketiga muridnya? Nah mari dengarkan cerita alkitab hari ini ya supaya kita tahu apa yang dilakukan Yesus bersama para murid di atas gunung.
Inti Penyampaian
Pada suatu hari Tuhan Yesus sedang bersama ketiga muridnya berjalan ke atas gunung (pamong menunjukkan gambar 1). Lalu sesampainya di atas gunung Yesus dan para muridnya beristirahat, tiba-tiba Yesus bangkit dan menjukkan diriNya dalam keadaan bercahaya didampingi oleh Musa dan Elia yang berdiri di samping kanan dan kiri (pamong memakai senter yang diarahkan ke wajah sambil menunjukkan gambar 2– memakai gambar AKTIVITAS Balita). Lalu terdengar suara “Inilah Anak yang Ku Kasihi, dengarkanlah Dia” seketika itu terkejutlah para murid lalu memuji Tuhan. Seusai melihat kemuliaan Yesus, para murid bersama Yesus turun dari gunung (pamong menunjukkan gambar 3) di dalam perjalanan turun inilah Yesus berpesan agar para murid tidak menceritakan dulu kepada siapapun atas apa yang mereka lihat. Hal ini disampaikan Yesus agar orang yang mendengar cerita para murid tidak menjadi takut dan para murid menjadi terus percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebab Yesus akan senantiasa menyertai mereka dalam setiap pelayanan para murid.
Penerapan
Nah kita bersama telah mendengar cerita tentang kemuliaan Yesus diatas gunung. Kini kita jadi tahu bahwa Tuhan Yesus benar-benar maha mulia setelah menunjukkan diri-Nya ketika bersinar di depan murid-muridNya bersama dengan Elia dan Musa. Anak-anak yang terkasih dengan melihat kemuliaan Yesus ini kita menjadi senang dan tidak takut lagi karena Tuhan selalu menyertai dalam hidup kita. Mari kita ceritakan kepada teman dan orang tua, agar mereka juga mendengar cerita Yesus dimuliakan di atas gunung.
Aktivitas
- Pamong menyediakan gambar Tuhan Yesus (Gambar terdapat di CD) dimuliakan diatas gunung sejumlah anak Pratama , mikha dan lem.
- Pamong mengarahkan anak-anak untuk menggabungkan dua sisi kertas menjadi bentuk balok lalu diberi senter di dalam kertas itu saat nanti anak-anak di rumah.
TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan : Anak dapat menceritakan kembali kisah kemuliaan Yesus di atas gunung.
Alat Peraga :
- Pamong mempersiapkan senter dan kain putih untuk menunjukkan dirinya bercahaya.
- Gambar sama dengan Alat Peraga Balita.
Pendahuluan
Hallo anak-anak yang dikasih dan mengasihi Tuhan, apa kabarnya hari ini ? sungguh luar biasa berkat Tuhan hari ini, semua anak diberkati dengan kesehatan. Anak –anak yang terkasih sebelum kita mendengarkan cerita hari ini silakan anak-anak membaca ulang injil Markus 9 : 2-13 dalam waktu 5 menit ya. Sesudah itu alkitabnya ditutup lalu kita akan memainkan tebak cerita ya.
Inti Penyampaian
- (Pamong menunjukkan gambar 1) anak –anak yang terkasih setelah kita melihat gambar ini kira –kira Yesus bersama Petrus, Yakobus dan Yohanes sedang apa ya ?……benar mereka sedang naik ke atas gunung. Sesudah melakukan perjalanan naik ke atas gunung kemudian para murid dan Yesus beristirahat. Selanjutnya apakah yang terjadi ya ?
- (Pamong menunjukkan gambar 2)….Iya Tuhan Yesus bangkit dan berdiri di depan para murid didampingi oleh Musa dan Elia dengan wajah dan berpakaian putih berkilai-kilauan. lalu pada saat itu Yesus berbicara kepada Musa dan Elia disaksian ketiga murid yang lain. Lalu terdengar suara “Inilah Anak yang Ku Kasihi, dengarkanlah Dia” seketika itu terkejutlah para murid lalu seketika itu memuji Tuhan. Sesudah para murid melihat kemuliaan Yesus, mereka pun diajak untuk turun dari atas gunung
- (Pamong menunjukkan gambar 3) Sembari berjalan turun Yesus berpesan kepada para murid agar mereka tidak menceritakan dulu apa yang mereka lihat sebelum Yesus bangkit dari kematian. Hal ini disampaikan Yesus supaya jangan sampai orang yang mengengarkan kesaksian dan cerita dari ketiga muridNya menjadi tidak percaya dan menertawakan mereka. Selain itu Yesus ingin menguatkan semangat para murid dalam mengikut dan menawartakan nama Yesus sebab dimana pun mereka berada Tuhan akan senantiasa beserta.
Penerapan
Nah anak-anak yang terkasih luar biasa bukan karya Tuhan dalam hidup manusia, cerita Tuhan Yesus dimuliakan diatas gunung ini mari juga kita ceritakan kepada orang tua, kakak , adik serta anggota keluarga kita yang lain. Agar setelah mendengar cerita Yesus dimuliakan diatas gunung mereka juga bertambah sukacita dalam mengikut Yesus.
Aktivitas
Pamong menyediakan gambar Tuhan Yesus dimuliakan diatas gunung (Lihat Aktivitas Pratama. Gambar terdapat di CD) sejumlah anak Madya, mikha dan lem. Pamong mengarahkan anak-anak untuk menggabungkan dua sisi kertas menjadi bentuk balok lalu diberi senter di dalam kertas itu saat nanti anak-anak di rumah.

