Ceritakanlah Kabar Sukacita Tuntunan Ibadah Kenaikan Tuhan Yesus 13 Mei 2021 untuk Anak-anak

Tahun Gerejawi: Kenaikan Tuhan Yesus
Tema: Kenaikan Tuhan Yesus
Bacaan: Markus 16:19-20
Ayat Hafalan: Yohanes 14:21a,  –
“Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.”
Lagu: Kidung Ria 56, “Yesus Itulah Satu-satunya

Penjelasan Teks (Hanya Utuk Pamong)
Kenaikan Tuhan Yesus merupakan salah satu peristiwa penting bagi kehidupan umat Kristen. Peristiwa ini terjadi pada hari keempat puluh setelah hari raya Paskah. Dalam satu bagian perikop yang utuh (Markus 16:9-20) serangkaian peristiwa setelah kebangkitan Yesus, hampir semua diceritakan begitu ringkas. Para murid menjadi tokoh utama kedua setelah Yesus. Lalu diawali dari Yesus menampakkan diri beberapa kali kepada beberapa murid, kemudian Yesus mengutus mereka untuk menyampaikannya kepada murid-murid yang lain sampai Ia menampakkan diri kepada kesebelas murid (ay.9-14). Dilanjutkan dengan Tuhan Yesus mengutus para murid untuk mewartakan Injil ke seluruh dunia dan seluruh makhluk (15-18). Diakhiri dengan peristiwa Yesus terangkat ke sorga dan para murid pergi memberitakan Injil sesuai dengan perintah Yesus (ay. 19-20). Peristiwa kenaikan Tuhan Yesus diceritakan begitu singkat. Tuhan Yesus terangkat ke sorga setelah berbicara dengan para murid-Nya.

Tuhan Yesus yang telah naik ke sorga, secara fisik tidak lagi bersama-sama dengan para murid. Namun, janji penyertaan-Nya tetap akan digenapi yakni melalui turunnya Roh Kudus atas para murid. Setelah Tuhan Yesus tidak bersama-sama lagi dengan para murid, maka tugas dan tanggung jawab pelayanan serta mewartakan Injil kini harus dilaksanakan oleh para murid. Sebagaimana diperintahkan oleh Tuhan Yesus sebelum terangkat ke sorga. Para murid diperintahkan untuk mewartakan Injil ke seluruh dunia, kepada segala makhluk dan itu segera mereka kerjakan setelah Yesus terangkat ke sorga. Refleksi untuk pamong:

Pada masa sekarang ini tugas itu juga diberikan kepada masing-masing umat percaya termasuk para pamong dan juga anak-anak. Tugas para pamong adalah mewartakan Injil kepada semua anak, tanpa memilih dan memilah. Semua anak dengan berbagai latar belakang dan keunikan mereka masing-masing.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah Yesus naik ke sorga.

Alat Peraga:

  • Gambar 1: Tuhan Yesus menampakkan diri kepada sebelas murid
  • Gambar 2: Tuhan Yesus terangkat ke sorga (Gambar hitam putih untuk Aktivitas)
  • Gambar 3: Murid-murid tanpa Tuhan Yesus

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak..

Apakah anak-anak pernah ditinggal oleh orang tua? Sehingga kalian harus tinggal bersama dengan nenek, kakek atau saudara yang lain. Bagaimana rasanya waktu ditinggal oleh orangtua? Sedih? Atau senang? Coba tunjukkan ekspresi kalian kalau sedang sedih (berikan contoh kepada anak-anak ekspresi sedih) Sekarang coba tunjukkan ekspresi senang! Anak-anak, di dalam Alkitab ada cerita tentang orang-orang yang harus ditinggal pergi oleh orang yang mereka sayangi, kira-kira siapa ya?

Inti Penyampaian
Pagi ini kita akan mendengar cerita tentang para murid yang ditinggalkan oleh Tuhan Yesus. Anak-anak, murid Tuhan Yesus ada berapa ya? (berikan kesempatan kepada anak untuk menjawab) Awalnya ada dua belas, tepatnya sebelum Tuhan Yesus disalibkan. Tapi setelah Tuhan Yesus disalib, mati dan bangkit lagi, jumlah murid Yesus tinggal sebelas orang. Ini Dia gambaran Tuhan Yesus dan para murid-Nya (tunjukkan gambar 1) Coba kita hitung apakah benar murid Tuhan Yesus tinggal sebelas orang? (ajak anak-anak untuk menghitungnya bersama-sama) Apa ya yang Tuhan Yesus lakukan bersama dengan para murid? Waktu itu Tuhan Yesus memberikan perintah kepada para murid untuk mewartakan firman Tuhan ke seluruh dunia. Nampak para murid mendengarkan perintah itu dengan baik ya.. Coba kita tirukan bagaimana sikap mendengar yang baik dan benar! (ajari dan ajaklah anak untuk menirukan sikap mendengar yang baik dan benar) Setelah menyampaikan perintah itu kepada para murid, Tuhan Yesus terangkat ke sorga (tunjukkan gambar 2). Itu berarti Tuhan Yesus pergi meninggalkan para murid, sehingga para murid tidak akan lagi berjumpa dengan Tuhan Yesus (tunjukkan gambar 3).

Penerapan
Anak-anak.. Siapa tadi yang terangkat ke sorga? TU-HAN YE-SUS. Kalau begitu Tuhan Yesus meninggalkan para murid di dunia ya.. Berapa tadi jumlah para murid Tuhan Yesus sebelum Ia wafat? DUA BELAS orang.. Apakah jumlahnya masih sama setelah Tuhan Yesus wafat dan bangkit lagi? TIDAK. Jumlahnya tinggal berapa? Coba kita hitung lagi ya.. (ajak anak-anak untuk menghitung kembali sambil menunjukkan gambar 1) Ternyata jumlahnya SEBELAS orang. Setelah Tuhan Yesus bercakap-cakap dengan para murid, apakah Tuhan Yesus tetap tinggal bersama mereka? TIDAK. Lalu ke mana Tuhan Yesus pergi? Tuhan Yesus terangkat ke sorga.

Aktivitas: Mewarnai gambar Tuhan Yesus Naik ke Sorga (Gambar ada pada CD).


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali kisah Yesus naik ke sorga.

Alat Peraga: Sama dengan Balita

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak…

Apakah kamu pernah ditinggal pergi oleh orang tuamu untuk sementara waktu? Bagaimana perasaanmu? Apakah masih ada orang lain yang menemanimu? Lalu apa yang kamu kerjakan saat ditinggal oleh orang tuamu?

Inti Penyampaian
Pagi ini kita akan mendengar cerita tentang para murid yang ditinggalkan oleh Tuhan Yesus. Anak-anak, murid Tuhan Yesus ada berapa ya? (berikan kesempatan kepada anak untuk menjawab) Awalnya ada dua belas, tepatnya sebelum Tuhan Yesus disalibkan. Tapi setelah Tuhan Yesus disalib, mati dan bangkit lagi, jumlah murid Yesus tinggal sebelas orang. Ini Dia gambaran Tuhan Yesus dan para murid-Nya (tunjukkan gambar 1) Coba kita hitung apakah benar murid Tuhan Yesus tinggal sebelas orang? (ajak anak-anak untuk menghitungnya bersama-sama) Apa ya yang Tuhan Yesus lakukan bersama dengan para murid? Waktu itu Tuhan Yesus memberikan perintah kepada para murid untuk mewartakan firman Tuhan ke seluruh dunia. Nampak para murid mendengarkan perintah itu dengan baik ya.. Coba kita tirukan bagaimana sikap mendengar yang baik dan benar! (ajari dan ajaklah anak untuk menirukan sikap mendengar yang baik dan benar) Setelah menyampaikan perintah itu kepada para murid, Tuhan Yesus terangkat ke sorga (tunjukkan gambar 2). Itu berarti Tuhan Yesus pergi meninggalkan para murid, sehingga para murid tidak akan lagi berjumpa dengan Tuhan Yesus secara fisik. (tunjukkan gambar 3).

Penerapan
Anak-anak, kalian sudah mendengar cerita tentang Kenaikan Tuhan Yesus. Sekarang waktunya kalian yang mencoba untuk menceritakan ulang kepada teman-teman kalian. Ayo siapa yang berani maju ke depan? (berikan kesempatan kepada anak untuk merespon)

 Jika tidak ada yang berani, maka lakukan alternatif cara sebagai berikut:

(pamong menyiapkan sebuah benda: Botol plastik bekas, buku dll)

Kita akan menyanyikan lagu, “Yesus Itulah Satu-satunya” sambil menggeser botol ini ke teman kita. Nanti salah seorang teman yang dipilih akan bertugas untuk mengatakan BERHENTI. Jika sudah ada kata berhenti maka orang yang terakhir memegang botol tersebut harus maju dan menceritakan ulang tentang Kenaikan Tuhan Yesus. Anak-anak tidak perlu takut, karena akan dibantu dengan gambar-gambar yang tadi sudah kita lihat (pamong membantu anak menceritakan ulang menggunakan gambar yang dipakai sebagai alat peraga. Lakukan beberapa kali sampai anak benar-benar mengingat cerita tentang Kenaikan Tuhan Yesus).

Aktivitas: Menceritakan ulang.



TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:

  1. Anak dapat menjelaskan bahwa Yesus naik ke sorga untuk kembali kepada Bapa.
  2. Anak dapat menunjukkan sikap para murid setelah Yesus naik ke sorga.
  3. Anak dapat mencontoh sikap para murid dengan mengabarkan Injil melalui kehidupan sehari-hari.

Alat Peraga

  • Gambar 1-3 sama dengan Balita
  • Gambar 4: para murid pergi memberitakan Injil

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak…

Anak-anak.. pernahkah kalian ditinggalkan oleh orang tua kalian untuk sementara waktu? Bagaimana perasaan kalian? Apakah orang tua kalian memberikan tugas-tugas tertentu (misalnya: menyapu halaman rumah, mencuci piring, merapikan tempat tidur dll) yang harus kalian kerjakan selama ditinggal pergi? Lalu apakah kalian mengerjakan tugas-tugas itu dengan baik, atau justru sebaliknya? Kalian justru bermalas-malasan dan tidak mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.

(berikan kesempatan kepada anak untuk menjawab masing-masing pertanyaan.)

Inti Penyampaian
Hari ini kita akan membaca cerita tentang para murid yang juga akan ditinggalkan oleh Tuhan Yesus dan diberikan tugas-tugas tertentu. Kita akan lihat bagaimana sikap para murid, apakah mereka mengerjakan tugasnya dengan baik atau justru bermalas-malasan. Kita baca firman Tuhan hari ini dalam Injil Markus 16:14-15, 19-20. Kita akan membaca secara bergantian ya. Anak-anak yang laki-laki membaca ayat genap dan yang perempuan membaca ayat ganjil (bisa dikembangkan sesuai dengan kreativitas pamong).

Anak-anak mari kita perhatikan bacaan hari ini. Setelah wafat dan bangkit Tuhan Yesus menampakkan diri, bertemu dengan kesebelas murid (tunjukkan gambar 1). Saat bertemu dengan para murid apa yang Tuhan Yesus perintahkan kepada mereka? (ajak anak untuk meneliti kembali firman Tuhan yang telah dibaca) Tuhan memberi tugas kepada para murid untuk memberitakan Injil, menceritakan kabar sukacita. Ke mana saja? Apakah hanya di daerah mereka? TIDAK. Tapi ke seluruh dunia, ke manapun mereka pergi, mereka harus menceritakan kabar sukacita. Setelah memberikan tugas tersebut, apakah Tuhan Yesus tetap bersama-sama dengan para murid? TIDAK. Tuhan Yesus terangkat ke sorga (tunjukkan gambar 2). Tuhan Yesus kembali ke rumah Bapa yang telah mengutus-Nya untuk datang ke dunia. Sehingga secara fisik, Tuhan Yesus tidak lagi bersama-sama dengan para murid (tunjukkan gambar 3). Tugas pelayanan memberitakan Injil, kabar sukacita itu menajdi tugas para murid. Maka setelah Tuhan Yesus terangkat ke sorga, para murid segera pergi mewartakan Injil ke seluruh dunia (tunjukkan gambar 4). Mereka melakukan itu karena mereka dikasihi dan mengasihi Tuhan Yesus. Tuhan Yesus tetap menyertai mereka meskipun tidak secara langsung.

Penerapan
Anak-anak kita semua juga dikasihi oleh Tuhan Yesus. Apakah kalian juga mengasihi Tuhan Yesus? Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai tanda kita mengasihi Tuhan Yesus? Jawabannya ada di dalam Injil Yohanes 14:21a, mari kita buka dan baca bersama-sama: Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.” Jadi tanda bahwa kita mengasihi Tuhan Yesus adalah jika kita memegang perintah Tuhan Yesus dan melakukannya. Kira-kira apa ya perintah Tuhan Yesus? Sama seperti yang diperintahkan kepada para murid, itu juga menjadi tugas kita untuk kita kerjakan. Apa tadi ya? Memberitakan Injil atau menceritakan kabar sukacita, menceritakan firman Tuhan ke seluruh dunia. Waduh! Sulit tidak ya? Bagaimana caranya memberitakan kabar sukacita ke seluruh dunia? Caranya kita mulai dari lingkungan terkecil kita, kepada orang-orang yang kita jumpai setiap hari.

Aktivitas

  • Lembar tugas yang siap dicetak bisa di lihat di Aktivitas Madya 13052021 dalam CD.
    • Temukan ayat firman Tuhan yang cocok untuk situasi tertentu yang dihadapi oleh teman yang ada di sekitarmu dan sering dijumpai sehari-hari.
    • Tuliskan pada kolom di bawah ini:
Situasi yang dihadapi Ayat Firman Tuhan
1. Teman yang berusaha berbohong.
2. Teman yang sedang merasa sendirian
3. Teman yang orangtuanya meninggal
4. Teman yang merasa kekurangan
5. Teman yang merasa tidak percaya diri

Catatan: Situasi lainnya bisa ditambahkan oleh pamong sesuai dengan konteks jemaat masing-masing

Alternatif jawaban:

  1. Matius 5:37
  2. Amsal 17:17
  3. Yohanes 14:2-4
  4. Matius 6:26
  5. 1 Timotius 4:12

Catatan: Ini hanya alternatif, pamong bisa membantu anak untuk menemukan ayat-ayat firman Tuhan lainnya.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak