Imanuel, Tuhan Beserta Kita Tuntunan Ibadah Remaja Natal 25 Desember 2023

11 December 2023

Tahun Gerejawi: Natal
Judul: Imanuel, Tuhan Beserta Kita
Tema: Kelahiran Yesus/ Penggenapan

Bacaan Alkitab: Matius 1:18-25
Ayat Hafalan: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” – yang berarti : Allah menyertai kita (Matius 1:23)

Lagu Tema: KJ 346 Tuhan Allah Beserta Engkau

Tujuan: Anak mau belajar mengerti kehendak Tuhan Allah dan menaati-Nya.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Kehadiran tatanan dunia baru ditegaskan melalui serangkaian hal yang luar biasa dari proses kelahiran Yesus, seperti misalnya, Matius secara eksplisit mengatakan bahwa Maria adalah seorang perawan (parthenos) ketika Yesus lahir.

Hal penting lainnya adalah tanggapan Yusuf. Di tengah rasa sedih, kecewa, dan ketidakmengertian atas kehamilan Maria, Yusuf tidak memilih untuk menjadi sosok yang reaktif, melainkan memilih menjadi sosok yang reflektif. Artinya ia mempertimbangkan dulu secara matang dan baik sebelum memutuskan dan tidak terburu-buru mengikuti keinginan semula yang hendak menceraikan atau memutuskan tali pertunangan dengan Maria. Setelah Malaikat datang dalam mimpi Yusuf dan memberitahukan bahwa anak yang dikandung Maria berasal dari Roh Kudus, Yusuf pun memilih taat dan tidak lagi takut untuk memperistri Maria.

Secara ringkas, kita meneladani sikap dan perilaku Yusuf. Di tengah situasi yang serba tidak pasti dan tidak mudah, Yusuf memilih untuk mendengar suara Tuhan, menaatinya, dengan berbuat seperti yang  malaikat perintahkan kepadanya dengan keyakinan bahwa apa pun yang terjadi Tuhan Allah senantiasa menyertai (Imanuel).

Pendahuluan
Bagaimana perasaan teman-teman seandainya kalian sudah merencanakan sesuatu yang akan dilakukan, tetapi ternyata yang terjadi tidak sesuai dengan rencana. Tentu kita akan merasa sedih, kecewa, bertanya-tanya mengapa bisa terjadi seperti ini, dan sebagainya.

Cerita
Di dalam Matius 1:18-25 yang sudah kita baca tadi juga menceritakan apa yang dialami oleh Yusuf saat Maria, tunangannya mengandung. Mungkin yang Yusuf rasakan adalah kecewa, sedih dan sebagainya. Namun Yusuf tetap tenang, tidak melakukan hal-hal yang mungkin akan merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Ia bermaksud menceraikan Maria dengan diam-diam karena tidak mau mencemarkan nama Maria. Yusuf berusaha mempertimbangkan sikapnya itu agar tidak ada yang dirugikan. Pada saat ia sedang bimbang, malaikat Tuhan datang melalui mimpi Yusuf agar ia tidak ragu untuk mengambil Maria sebagai istrinya. Malaikat menyampaikan bahwa yang sedang dikandung oleh Maria adalah dari Roh Kudus dan ketika anak itu laihir Ia harus diberi nama Yesus.

Ketika Yusuf bangun dari tidurnya, ia merasa yakin bahwa Tuhan menyertainya, sehingga ia yakin untuk mengambil Maria sebagai istri. Apa yang ia lakukan ia serahkan kepada Tuhan dan ia yakin bahwa Imanuel, Tuhan beserta kita.

Terkadang kita juga menghadapi kejadian yang membuat kita bimbang, kecewa dan ragu untuk berbuat sesuatu. Ketika yang terjadi tidak sesuai dengan yang kita rencanakan atau kita inginkan, maka kita harus tetap berusaha mendengarkan suara Tuhan. Seperti Yusuf yang tetap dengan sabar dan hati-hati dalam melangkah, kitapun juga harus demikian. Mencari kehendak Tuhan dalam hidup dapat kita lakukan dengan terus berdoa dan memohon tuntunan Roh Kudus. Dan ketika kita yakin bahwa Tuhan telah menetapkan sesuatu untuk kita jalani maka mari kita menjalaninya dengan mengingat Imanuel,  Tuhan beserta kita.

Di hari Natal ini kita diingatkan bahwa Tuhan beserta kita. Kehadiran Yesus di tengah dunia adalah bukti bahwa Tuhan memelihara dan menyertai kita. Karena itu mari tetap mencari kehendak Tuhan dalam hidup ini dan berjalan dengan yakin bahwa Tuhan beserta kita.

Aktivitas
Ajak remaja untuk mengingat apakah pernah mengalami kekecewaan, kebimbangan dan ketidakpastian dalam menjalani kehidupan ini. Beri kesempatan untuk berdoa secara pribadi untuk menyerahkan segala permasalahan itu dan mengundang Roh Kudus untuk menuntun langkah ke depan serta yakin bahwa Imanuel, Tuhan beserta kita. Ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pamong.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak