Tahun Gerejawi: Advent 3
Judul: Bersukacita dan Bersyukur Senantiasa
Tema: Tokoh GKJW: Ditotaruna
Bacaan Alkitab: Filipi 4:4-7
Ayat Hafalan: “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:6)
Lagu Tema: Adalah Sukacita Di Hatikku
Tujuan:
- Anak dapat menceritakan bahwa tokoh Ditotaruna sebagai tokoh yang ikut terlibat dalam pendirian GKJW.
- Anak dapat menunjukkan sikap sukacita ketika menjadi pembawa kebaikan bagi semua orang.
Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Pada saat menulis surat untuk jemaat di Filipi ini, Paulus sedang mendekam di dalam penjara di Roma. Pada saat itu, Jemaat di Filipi juga sedang mengalami pergumulan kehidupan yang berat. Selain harus berjuang untuk hidup sehari-hari yang berat, mereka juga harus menghadapi tantangan dan permusuhan dari orang-orang yang tidak menyukai mereka karena iman percaya kepada Tuhan Yesus. Baik Paulus maupun jemaat di Filipi sedang mengalami keadaan yang berat.
Dalam keadaan ini Paulus mengingatkan jemaat di Filipi untuk tetap bersukacita. Kualitas hidup Kristen akan terlihat ketika orang itu bersukacita. Meskipun Paulus sendiri sedang mendekam dalam penjara, ia mengingatkan untuk tetap bersukacita. Sukacita Kristen tidak bergantung pada hal-hal duniawi karena sukacita ini bersumber pada kehadiran Kristus di dalam hidup orang yang percaya kepadaNya. Orang Kristen tidak akan kehilangan sukacitanya karena ia tidak akan pernah kehilangan Kristus.
Tentu bagi jemaat di Filipi yang sedang menghadapi hidup yang berat, kekuatiran pasti akan ada. Melalui surat ini Paulus menekankan bahwa kita sebagai orang yang percaya kepada Kristus dapat membawa segala sesuatu kepada Allah melalui doa. Paulus juga menekankan bahwa doa dan permohonan kita harus disertai dengan ucapan syukur. Mengucap syukur harus dilakukan dalam segala hal, tidak hanya saat suka tetapi juga saat duka yang kita hadapi. Doa dengan penyerahan diri secara penuh adalah jalan menuju damai anugerah Allah. Dan ketika itu kita lakukan, maka damai sejahtera akan selalu ada di dalam hati dan hidup kita.
Pendahuluan
Sampaikan cerita singkat tentang Ditotaruna kepada remaja.
Ditotaruna adalah seorang pembantu Tuan Coolen di Ngara. Ditotaruna diminta oleh C. L. Coolen membuka hutan Kracil atau Kranji untuk menjadi tempat tinggal. Pada tahun 1844 Ditotaruna bersama dengan Pak Warinah dan Pak Midi pergi dari Ngara ke arah utara ke tanah yang dulu pernah dibuka tetapi ditinggalkan dan sudah menjadi hutan dan ditumbuhi pohon Kranji. Tempat inilah yang kemudian dinamakan Majawarna. Pada awalnya penghuni Desa Majawarna adalah orang-orang Jawa Kristen yang berasal dari Ngara. Banyak pergumulan yang harus dihadapi saat mendirikan Desa Majawarna. Salah satunya ketika Ditotaruna harus berhadapan dengan pemerintah Eropa atas aktifitasnya di Majawarna. Sebelumnya Ditotaruna sering berselisih paham dengan Paulus Tosari yang juga datang ke Majawrna dari desa Sidokare. Namun pada saat Ditotaruna yang kesulitan berhadapan dengan pemerintah Eropa karena tidak dapat berbahasa Melayu, ditolong oleh Paulus Tosari. Ditotaruna didampingi oleh Paulus Tosari saat menghadapi pemerintah Eropa. Paulus Tosari berkata kepada Ditotaruna, “ Percayalah bahwa Tuhan pasti memberi kemampuan dan keberanian serta menuntun pembicaraan padamu.” Akhirnya permasalahan dengan pemerintah Eropa dapat diselesaikan. Dengan terselesaikannya permasalahan ini Ditotaruna dapat menerima kehadiran Paulus Tosari dan mau menerima baptisan.
Cerita
Dalam bacaan Filipi 4:4-7 diceritakan bahwa Paulus mengalami masa sulit karena pada waktu itu ia sedang berada dalam penjara Roma. Meski begitu ia tetap dapat memberikan semangat kepada jemaat Filipi untuk tetap bersukacita. Paulus tahu bahwa jemaat di Filipi pada saat itu sedang mengalami masa-masa berat karena menghadapi permusuhan dari orang-orang yang tidak menyukai iman percaya mereka. Kekuatiran dan ketakutan pasti ada pada jemaat di Filipi. Namun Paulus tetap mengingatkan agar tetap bersukacita. Jemaat Filipi dapat membawa segala hal kepada Allah. Namun itu semua juga harus disertai dengan rasa syukur. Maka damai sejahtera dalam Yesus Kristus akan ada pada Jemaat Filipi.
Ditotaruna juga mengalami banyak permasalahan pada saat itu. Pada saat harus membuka hutan dan membangun Desa Majawarna, banyak permasalahan yang harus dihadapi. Terlebih saat harus menghadapi pemerintah Eropa. Ditotaruna merasa takut dan kuatir. Sampai pada saat Paulus Tosari mendampingi dan mengingatkan, “ Percayalah bahwa Tuhan pasti memberi kemampuan dan keberanian serta menuntun pembicaraan padamu.”. Akhirnya Ditotaruna kembali dapat menghadapi dan menyelesaikan permasalahannya. Ketika Ditotaruna menyerahkan segala permasalahan dan kekuatirannya kepada Tuhan, maka ia memiliki kekuatan untuk menghadapi permasalahannya. Sukacita akhirnya ada pada diri Ditotaruna dan seluruh warga Desa Majawarna.
Demikian juga dengan kita saat ini. Kita diingatkan melalui pengalaman Ditotaruna dan tulisan Rasul Paulus di Filipi 4:4-7 untuk tetap bersukacita. Membawa segala sesuatu kepada Allah dalam doa dan permohonan yang disertai dengan ucapan syukur. Kita diajak untuk selalu mengucap syukur tidak hanya saat suka tetapi juga saat duka yang kita hadapi. Dan ketika kita membawa permasalahan dan kekuatiran kita kepada Allah dengan mengucap syukur dalam segala hal, maka damai sejahtera dalam Kristus Yesus akan ada pada kita.
Aktivitas
Ajak remaja untuk membuat daftar tentang pengalaman yang mudah untuk disyukuri dan yang sulit untuk disyukuri. Setelah itu ajak remaja untuk tetap mengucap syukur atas semua hal baik yang suka maupun duka.
|
No |
Pengalaman Yang Sulit Disyukuri | Pengalaman Yang Mudah Disyukuri |
| Contoh | Harus berpisah dengan sahabat | Saat berulang tahun |