Bacaan Alkitab: Kejadian 33: 1-20
Tahun Gerajawi : Hari Anak Nasional
Tema : Karakter Kristiani/Moralitas
Ayat Hafalan : “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!” (Mazmur 133: 1)
Tujuan:
- Anak dapat menceritakan kisah tentang Yakub yang berbuat curang.
- Anak menyadari bahwa sikap saling memaafkan sesama mendatangkan kedamaian.
- Anak dapat berani meminta dan memberi maaf.
Lagu Tema :
- 103 Lagu Anak Terbaru no.79 “70x7x”
- 103 Lagu Anak Terbaru no.70 “Rukun Bersatu”
- Special Songs for Kids 202 “Rukun Cinta Satu Sama Lain”
PENJELASAN TEKS
Pada teks Minggu lalu, dikisahkan bahwa Yakub telah mencurangi Esau. Esau menjadi sangat marah pada Yakub yang telah mengambil berkatnya. Untuk menghidari kemarahan Esau maka Yakub lari menyelamatkan diri.
Pada bacaan hari ini, Yakub hendak berjumpa dengan Esau untuk memohon maaf. Yakub ingin berbaikan kembali dengan Esau. Oleh sebab itu, Yakub menyiapkan segala harta benda, hewan ternak, budak-budak, istri-istri dan semua anak-anaknya untuk bertemu Esau dan memberi hormat sebagai wujud permohonan maaf Yakub pada Esau.
Yakub menyadari kesalahan masa lalunya pada Esau, untuk itulah ia sangat takut untuk bertemu dengan Esau. Sebelum bertemu dengan Esau maka Yakub berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan menolongnya, membuat Esau menerima permohonan maaf Yakub. (bnd.Kej 32)
Inilah segala sesuatu yang dibawa oleh Yakub menjumpai Esau:
Yakub memiliki dua belas anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Di kemudian hari anak-anak laki-laki Yakub akan memiliki banyak keturunan lalu menjadi suku-suku Israel.
Yakub dan Lea memiliki enam anak laki-laki yaitu Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar dan Zebulon, serta seorang anak perempuan bernama Dina. Yakub dan budaknya Rahel, Bilha memiliki dua orang anak laki-laki yaitu Dan dan Naftali. Sedangkan Yakub dengan budaknya Lea, yang bernama Zilpa juga memiliki dua anak laki-laki yaitu Gad dan Asyer. Yakub dan Rahel juga memiliki dua anak laki-laki yaitu Yusuf dan Benyamin. Selain itu, ia membawa lembu sapi, keledai dan kambing domba, budaknya laki-laki dan budaknya perempuan.
Saat berjumpa dengan Esau, Yakub sujud ke tanah tujuh kali hingga sampai ke dekat Esau. Hal ini mengungkapkan rasa hormat dan merendah kepada orang lain. Hal ini kemudian diikuti oleh seluruh rombongan setelah itu ia memberi salam, sebagai wujud membagikan berkat Tuhan turun atas Esau.
Ternyata Esau menerima permohonan maaf Yakub. Esau menghampiri Yakub, memeluk dan menciumnya. Apa yang ditakutkan oleh Yakub pada Esau tidak terjadi. Setelah itu mereka berbaikan kembali sebagai saudara dan berdamai.
Melalui kisah ini kita dapat belajar bahwa: melakukan kesalahan terhadap orang lain itu membuat hati gelisah dan tidak aman. Tetapi bila sungguh-sungguh ingin berbaikan kembali maka kita bisa belajar dari Yakub dan Esau. Jika disimpulkan, inilah hal-hal yang dilakukan oleh Yakub untuk meminta maaf kepada Esau:
- Yakub memohon pertolongan pada Tuhan untuk melindungi dan membuka jalan baginya berdamai dengan Esau (Kej.32).
- Yakub mau merendahkan diri dan memberi hormat pada Esau.
- Yakub memberi salam, sebagai tanda membagi berkat pada Esau.
- Esau mau memaafkan Yakub: memeluknya kembali sebagai saudara.
Dalam kehidupan sehari-hari, meminta maaf dan memberi maaf adalah dua hal yang sangat sulit dilakukan sebab ada perasaan gengsi dan mau menang sendiri. Tetapi melalui pelajaran ini kita diingatkan bahwa menjalin hubungan yang baik dengan sesama termasuk keluarga adalah sangat penting karena merekalah yang pernah menjadi bagian dalam hidup kita. Tentu kita tidak ingin hidup dalam kegelisahan dan ketidak-tentraman sepanjang hidup kita karena menyimpan rasa bersalah dan keinginan untuk memberi maaf. Maka marilah kita meringankan hati, mulut dan tangan kita untuk meminta maaf dan memberi maaf agar hubungan yang retak menjadi lebih baik serta menimbulkan damai sejahtera bagi semua orang, termasuk kita.
ALAT PERAGA
- Pamong menyiapkan Gambar Esau dan Yakub bertemu di CD untuk gambar 3,4,5.
- Kertas warna-warni berbentuk hati dan gambar senyum (Contoh terdapat di dalam CD)
- Lem.
PENDAHULUAN
Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Apakah kalian massih ingat cerita cerita minggu lalu??
Yup, bagus masih ingat.. cerita Esau dan Yakub. Hari ini kita akan melanjutkan ceritanya Esau dan Yakub.
(Pamong menunjukkan gambar 3,4 dan 5 yang terdapat di CD). Sebelum saya bercerita, saya mempunyai 3 gambar. Nah…siapa yang bisa menebak kira-kira gambar-gambar ini bercerita tentang apa? (Beri kesempatan anak-anak untuk menebak gambar-gambar tersebut. Pamong tidak perlu memberi komentar bila jawaban belum tepat)
INTI PENYAMPAIAN
Terima kasih sudah menebak gambar-gambar ini. Bagus sekali. Ini memang benar gambar tentang Esau dan Yakub.

(Sambil menempel/memegang gambar 3)
Tentu kalian masih ingat jika Yakub pernah curang pada Esau? Mencurangi apa yaa? Yup, Yakub berpura-pura jadi Esau supaya mendapat berkat dari Ishak, ayah mereka. Setelah itu Yakub pergi karena takut bertemu Esau, sebab Esau marah sekali dengan Yakub. Setelah sekian lama, Yakub rindu pada Esau. Tapi Yakub takut bertemu Esau.
Saat Yakub bertemu Esau, Yakub mengajak semua keluarganya, pembantu-pembantunya dan semua hewan ternaknya. Lalu saat bertemu Esau, Yakub sujud di depan Esau, juga semua rombongan Yakub. Yakub meminta maaf pada Esau.
Kira-kira Esau mau tidak memaafkan Yakub?

(Sambil menempel/memegang gambar 4)
Benar sekali. Esau ternyata sudah tidak marah lagi dengan Yakub. Esau mau memaafkan Yakub. Esau langsung memeluk Yakub. Ternyata Esau juga rindu dengan Yakub. Mereka senang sekali baikan lagi, tidak marahan lagi.

(Sambil menempel/memegang gambar 5)
Nah kalau gambar ini, setelah Yakub baikan sama Esau. Esau pergi dulu naik unta, disusul oleh Yakub yang berjalan kaki bersama rombongannya tadi. Hati mereka senang sekali.
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Apakah kalian pernah bertengkar dengan kakak atau adikmu? Pasti pernah ya. Trus….bagaimana perasaanmu ketika bertengkar dengan kakak/adikmu? Apakah kamu bahagia bisa membuat saudaramu menangis atau marah-marah? Yang lebih penting lagi adalah apakah kamu memberi maaf kepada saudaramu ketika mereka meminta maaf? Sikap yang dikehendaki oleh Tuhan adalah kita memberi maaf jika ada saudara atau orang lain meminta maaf. Tahukah kalian bahwa memberi maaf membuat hati kita jadi senang. Hati kita jadi damai. Kita bisa baikan lagi, main bersama lagi, sama seperti Yakub dan Esau.
PENERAPAN
Anak-anak yang dikasihi Tuhan,
Jika kalian pernah mengganggu atau menggoda saudaramu atau temanmu apakah kamu minta maaf ? Sebaiknya harus meminta maaf supaya hati kita, supaya batin kita bahagia. Tidak seperti Yakub yang hatinya gelisah sepaanjang hidupnya karena belum meminta maaf kepada kakaknya, Esau.
Nah….anak-anak. Saya akan mengajari kalian minta maaf memakai bahasa asing. Siaap? (ajak anak-anak menuliskannya pada kartu/kertas berbentuk hati. 1 kertas satu bahasa. Dibalik kertas itu ditempel emoticon senyum)
Bahasa Indonesia : SAYA MINTA MAAF
Bahasa Jawa : KULA NYUWUN PANGAPUNTEN atau AKU NJALUK NGAPURA
Bahasa Inggris : I AM SORRY
Bahasa Jepang : GOMEN’NASAI
Bahasa Filipina : SORRY
Bahasa Perancis : Je suis désolé
Bahasa Spanyol : Lo siento
(Pamong dapat mengoreksi bila terjemahan tersebut kurang tepat. Pamong juga dapat menambahkan dengan bahasa asing lainnya. Ajak anak-anak untuk menuliskan kartu yang berisi permohonan maaf dengan menggunakan salah satu dari bahasa-bahasa asing tersebut. Lalu mintalah anak-anak untuk memberikan kartu tersebut pada orang yang bersangkutan)
Contoh:
Ibu, saya minta maaf. Karena tadi pagi marah-marah saat dibangunkan dan diajak ke Gereja. -Rara-
Gambar: Sweetpublishing.com