Bacaan: Kejadian 39:1-6
Nats: “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya;” (Kejadian 39:2a)
Jika kita membaca kisah Yusuf di pasal sebelumnya, diceritakan bahwa dalam pemeliharaan-Nya, Tuhan menunjukkan kasih karunia kepada Yusuf. Di saat ia dibenci oleh saudara-saudaranya, dipisahkan dari keluarganya, dan dijual sebagai budak. Tuhan menyertainya. Yusuf terus menaati Tuhan dan dengan yakin dan percaya Tuhan senantiasa menyertainya. Yusuf setia kepada Allah.
Bentuk kesetiaan Yusuf kepada Tuhan diwujudkannya dengan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan kepadanya. Potifar melihat Yusuf seorang yang bertanggung jawab. Ia mempercayai Yusuf dan menjadikannya pengawas atas segala miliknya.
Teman-teman, melalui renungan hari ini kita belajar dari Yusuf, seorang pemuda yang tetap setia dan berhasil bukan karena keadaannya mudah, melainkan dalam keadaannya yang sulit dan ia tidak meninggalkan Tuhan. Tuhan menyertai Yusuf! Ini adalah rahasia terbesar dalam hidupnya.
Keberhasilan Yusuf bukan karena kecerdasannya atau posisinya, tetapi karena Tuhan berjalan bersamanya dalam setiap langkah. Penyertaan Tuhan bukan berarti hidup tanpa masalah, tetapi berarti ada kekuatan, dan damai di tengah masalah. Amin!
Tuliskan satu kata untuk menunjukkan responmu terhadap penyertaan Tuhan
_______________________________________________________
Doaku: Tuhan, kami memohon agar anak-anak Tuhan selalu ingat akan penyertaan Tuhan. Amin.