Belajar Meminta Maaf Tuntunan Ibadah Anak Balita 25 Februari 2018

Bacaan: Markus 1:1-8
Tahun Gerejawi: Pra Paskah II
Tema: Mengakui Kesalahan
Tujuan :

  1. Anak dapat mengenal tokoh Yohanes pembaptis sebagai penyeru pertobatan
  2. Anak dapat menerapkan sikap meminta maaf jika melakukann kesalahan

Lagu Tema: God Is So Good

Penjelasan Teks: (Untuk Pamong)
Yohanes Pembaptis adalah utusan Allah untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Anak-Nya, yaitu Yesus Kristus. Pada masa Perjanjian Lama, seorang pembawa pesan akan mendahului kedatangan seorang raja dan Ia juga bertugas mempersiapkan rakyat menyambut kedatangan raja. Utusan itu bertugas memastikan bahwa jalan yang akan dilalui raja cukup aman. Dan kemudian orang banyak dapat mengikut Dia. Oleh sebab itu, yang dilakukan oleh Yohanes adalah melakukan baptisan di sungai Yordan.

Selain sebagai tanda pertobatan, baptisan Yohanes juga dipahami sebagai pengampunan dosa. Ia paham bahwa baptisan yang dia lakukan hanya sebuah persiapan, karena Yesus akan datang dan akan membaptis mereka dengan Roh Kudus. Dengan pertobatan, jalan Mesias dipersiapkan. Khotbah-khotbah pertobatannya menjangkau orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem.

Persiapan Cerita:
A. Pamong menyiapkan gambar sebagai berikut:

  1. Gambar Yesus dibaptis
  2. Gambar anak menjambak rambut temannya
  3. Gambar anak memukul temannya
  4. Gambar permintaan maaf

B. Pamong menyiapkan gambar aktvitas dan menyiapka spidol/pensil warna

Contoh Cerita: (Untuk Anak-anak)
Adik-adik yang dikasihi Tuhan,
ada seorang anak dari Imam Zakharia dan Elizabeth. Suatu hari, dia sedang ada di padang gurun, dia menggunakan pakaian dari jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit yang waktu itu, pakaian ini sangatlah sederhana. Siapakah dia? Betul, dia adalah Yohanes Pembaptis (gambar 1). Yohanes Pembaptis bertugas mempersiapkan jalan bagi Yesus. Dia berkata “Ayo, ayo, jangan berbuat jahat lagi, berbuat baik saja” (membahasakan dalam bahasa anak-anak). Yohanes Pembaptis ingin agar orang mau berubah, berani mengatakan “maaf”, tidak berbuat salah lagi, dan yang ditandai dengan membaptis.

Adik-adik yang dikasihi Tuhan,
kakak punya gambar (Lihat gambar 2,3 dan anak diajak menceritakan apa yang dilakukan dalam gambar tersebut), boleh tidak ya, melakukan hal ini? (Biarkan anak menjawab) Yang pasti temannya akan kesakitan. Nah, kalau kita salah, kita harus apa? Yang pasti tidak boleh lari/menghindar, berbohong, menyalahkan. Tetapi kita harus mengakui kesalahan kita, caranya gimana? Minta maaf. (gambar 4) Misalnya, “minta maaf ya, saya sudah memukul kamu” (dan bisa dengan contoh yang lain). Bukan hanya dengan kata-kata tapi juga dengan saling bersalaman yang tandanya, “saling memaafkan”. Adik-adik yang dikasihi Tuhan, mari, kita menjadi anak yang baik, sayang semua orang. Sebab kalian adalah anak Tuhan, jangan lupa juga teman-temannya diajak supaya jangan nakal tapi berbuat baik, ya.

Lagu Tema : God Is So Good

Aktivitas: Pamong diharapkan dapat menyiapkan gambar Yesus dibabtis dan menyediakan spidol/pensil warna.

Gambar: https://sweetpublishing.com/

 

Bagikan Entri Ini: