Bacaan: Ester 2: 7-11
Nats: “Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.” (Ester 2 : 7)
Sebelum sekolah berakhir siang tadi, guru memberikan pengumuman ,” anak-anak, jangan lupa ya, undangan dari sekolah yang sudah dibagikan tadi, disampaikan ke orang tua kalian. Besok pagi rapor kalian akan dibagikan kepada orang tua.”
Tiba-tiba Rena tunjuk jari dan bertanya,” maaf bu, tapi orang tua saya bekerja di luar kota. Bagaimana bu ?
“Rena di rumah tinggal dengan siapa ?” tanya bu guru
“Dengan pakde dan Bude , bu,” jawab Rena
“Kalau begitu, suratnya diberikan kepada Pakde dan Bude ya. Meskipun bukan orang tua kandung, Pakde dan Bude bisa disebut juga sebagai orang tuamu,” bu guru memberi penjelasan.
Seperti bacaan Alkitab kita hari ini, Esterpun dirawat dan diasuh oleh pamannya ,Mordekhai. Kedua orang tua Ester sudah meninggal dunia. Mordekhai selalu menjaga dan menyayangi Ester. Dan Esterpun juga selalu menyayangi dan menghormati pamannya. Jadi paman bisa juga lho disebut sebagai orang tua.
Bagaimana dengan teman-teman ? Dengan siapa kalian tinggal?

Aku tinggal dengan …
Doa: “Tuhan sayangilah orang tuaku yang sudah menyayangi aku, merawatku setiap hari sampai sekarang. Terimakasih Tuhan karena sudah Kau berikan orang tua yang baik untukku. Amin.“