Bacaan: Hakim-Hakim 20:7-25
Nats: “Maka sekarang, serahkanlah orang-orang itu, yakni orang-orang dursila yang di Gibe itu, supaya kami menghukum mati mereka dan dengan demikian menghapuskan yang jahat itu dari antara orang
Israel.” Tetapi bani Benyamin tidak mau mendengarkan perkataan saudara-saudaranya, orang Israel itu. (Hakim-Hakim 20:13)
Teman-teman siapa disini yang pernah melakukan kesalahan? Pasti semua dari kita pernah melakukan kesalahan. Adakah dari kita yang berani mengakui kesalahan yang telah kita perbuat? Berani mengakui kesalahan merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan, apalagi kita merasa tidak melakukan kesalahan. Ada juga yang beranggapan jika mengakui kesalahan itu akan membuat kita menjadi orang yang rendah.
Teman-teman, mengakui kesalahan itu memang membutuhkan suatu keberanian yang besar. Pengakuan itu merupakan bentuk penerimaan bahwa kita adalah manusia lemah yang sering melakukan kesalahan. Nah untuk mengetahui salah atau benarnya tindakan kita, kita harus berkaca kepada Tuhan melalui firmanNya.
Doaku: “Tuhan bimbing aku untuk terus mengarahkan hidup hanya kepada firmanMu sebagai sumber kebenaran dalam kehidupanku Dan ajari aku untuk tidak takut mengakui kesalahanku, Amin.”