Berani Pancaran Air Hidup Junior 25 September 2022

Bahan Bacaan: Yeremia 22: 3-7
Nats:Baginilah firman TUHAN: Lakukanlah keadilan dan kebenaran, lepaskanlah dari tangan pemerasnyna orang yang dirampas haknya, janganlah engkau menindas dan janganlah engkau memperlakukan orang asing, yatim dan janda dengan keras dan janganlah engkau menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini!” (Yeremia 22:3)

Swara tahu bahwa gurunya mengajarkan rumus yang salah, namun Swara tidak berani menegurnya karena takut jika nanti dihukum. Akhirnya seluruh siswa dalam kelas itu mendapatkan pengetahuan dan ilmu yang salah juga, begitulah kira-kira gambaran jika seseorang tidak berani menyatakan kebenaran. Sebaliknya, jika Swara itu berani menegur dan mengingatkan bahwa rumusnya salah, meskipun dia tahu akan dihukum, tetapi Swara telah membantu teman-teman satu kelasnya.

Nabi Yeremia mendapat tugas dari Tuhan untuk menyampaikan pesan pada raja Zedekia bahwa raja Zedekia akan dibuang dari tanah perjanjian dan istana raja akan runtuh. Wah…ini tugas yng berat. Dibutuhkan keberanian untuk menghadap raja dan menyampaikan pesan tersebut. Dan nabi Yeremia berani menghadap raja karena dia yakin yang disampaikan bukanlah perkataan manusia, melainkan perkataan Tuhan.

Hari ini kita belajar dari nabi Yeremia untuk berani menyatkan kebenaran meskipun akan mendapat hukuman karena melakukan hal yang baik agar orang lain tidak ikut tersesat.

Doaku:Kini, aku mohon mampukan aku untuk memiliki keberanian seperti yang dimiliki Yeremia dalam menyatakan kebenaran, Amin.

 

Bagikan Entri Ini: