Rendah Hati Pancaran Air Hidup Junior 19 Mei 2026

19 May 2026

Bacaan: Kejadian 41:8-16
Nats: “Yusuf menyahut Firaun: “Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun“.” (Kejadian 41:16)

Pada suatu pagi, gelisahlah hati raja Firaun karena ia telah bermimpi sebanyak dua kali dan ingin mengetahui arti mimpinya. Lalu ia menyuruh untuk memanggil semua ahli dan semua orang berilmu di Mesir. Firaun menceritakan mimpinya kepada mereka, tetapi seorang pun tidak ada yang dapat mengartikan kedua mimpinya tersebut. Juru minuman raja teringat dengan Yusuf yang memiliki kemampuan menafsirkan mimpi dan segera merekomendasikan Yusuf untuk mengartikan mimpi raja Firaun tersebut. Kemudian raja menyetujuinya. Yusuf kemudian menjelaskan bahwa Tuhan Allah lah yang akan memberikan penjelasan melalui Yusuf. Ia dengan rendah hati mengakui bahwa semua itu karena karunia-Nya (Kejadian 41:15-16).

Teman-teman, perhatikan saat Yusuf berkata kepada Firaun: “Bukan aku, melainkan Allah yang akan memberikan jawaban yang baik kepada tuanku”. Dari perkataan Yusuf ini, kita bisa melihat bahwa Yusuf adalah seorang yang rendah hati. Walaupun Yusuf ahli dalam menafsirkan mimpi, tetapi ia memiliki kerendahan hati untuk memberi kemuliaan kepada Tuhan, dan menyadari bahwa semua kemampuannya tersebut berasal dari Allah. Kiranya anak-anak Tuhan dimampukan untuk menjadi anak yang rendah hati.

Lingkarikah yang menurutmu merupakan ciri-ciri anak yang rendah hati:

  1. Tidak sombong.
  2. Membanggakan diri sendiri.
  3. Tidak percaya diri.
  4. Mau melayani dan membantu orang lain

Doaku: Tuhan yang baik, aku memohon kepada-Mu kiranya anak-anak Tuhan selau memiliki kerendahan hati seperti Yusuf. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak