Bacaan: Kejadian 41:1-12
Nats: “Hari ini aku merasa perlu menyebutkan kesalahanku yang dahulu.” (Kejadian 41:9b)
Dalam Kejadian 41:8, raja Firaun mengalami mimpi dan ia menjadi gelisah atas mimpinya itu. Lalu ia memanggil semua ahli dan semua orang berilmu di Mesir. Firaun menceritakan mimpinya kepada mereka, sayangnya tak seorang pun dapat mengartikannya kepadanya. Hal ini makin membuat hati Firaun gelisah.
Lalu teringatlah juru minuman pada Yusuf yang memiliki kemampuan untuk menafsirkan mimpi. Juru minuman mengakui keahlian Yusuf menafsirkan mimpi, lalu ia menceritakan kepada Firaun kemampuan Yusuf yang dapat menerjemahkan mimpi.
Teman-teman, setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan walau terkadang sulit untuk mengakui kesalahan yang sudah diperbuatnya. Melalui Firman Tuhan hari ini kita belajar dari juru minuman yang telah melakukan kesalahan dan memerlukan waktu selama dua tahun untuk mengakui kesalahannya. Saat seseorang mengakui kesalahnnya, maka itu merupakan langkah pertama untuk memperbaiki diri. Amin!
Tariklah garis untuk jawaban yang tepat dari pertanyaan di bawah:
Klik pada gambar untuk memperbesar
Doaku: Ya Tuhanku, bantulah aku untuk memiliki keberanian mengakui kesalahan agar dapat memperbaiki diri, Amin.