Tega Larane Gak Tega Patine

Bacaan : 1 Korintus 12 : 4 – 13 | Pujian: KJ 428 : 1 – 6
Nats: “Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama” [ayat 7]

‘Tega larane gak tega patine’ adalah sebuah peribahasa yang memberikan gambaran eratnya ikatan persaudaraan masyarakat Jawa. Kadang bertengkar, tetapi jika menghadapi kesulitan, tetap akan saling menolong. Sekecil apapun masalah di dunia ini, memiliki potensi merusak hubungan persaudaraan.

Karunia diberikan ke setiap orang oleh Roh Kudus, agar setiap orang memiliki kemampuan khusus untuk melayani kebutuhan sesamanya. Ada banyak karunia, dan setiap orang memiliki karunia berbeda. Ada yang memiliki lebih dari satu karunia. Karunia yang satu tidak lebih super dari yang lainnya. Semua karunia hendaknya digunakan untuk membangun tubuh Kristus, yaitu Gereja.

Di Korintus, karunia tidak digunakan untuk pembangunan gereja melainkan menjadi isu yang memecah-belah. Karunia menjadi simbol kekuasaan rohani, sehingga muncul persaingan, sebab ada orang yang mengganggap dirinya lebih rohani daripada yang lain. Kita dapat menjadi pemecah-belah jika kita menggunakan karunia kita menurut cara kita sendiri tanpa menjadi sensitif/ peka dengan yang lain. Kita jangan pernah menggunakan karunia dengan maksud memanipulasi orang lain atau melayani kepentingan diri sendiri. Meskipun berbeda, semua orang percaya memiliki satu hal yang sama, yaitu iman dalam Kristus dan memiliki satu tujuan yang sama.

Paulus membandingkan tubuh Kristus dengan tubuh manusia. Masing-masing bagian memiliki fungsi spesifik yang diperlukan bagi tubuh sebagai suatu keseluruhan. Masing-masing bagian berbeda tetapi untuk sebuah tujuan/ maksud yang sama, dan dalam perbedaan itu masing-masing bagian harus bekerja bersama. Orang Kristen harus menghindari dua (2) kekeliruan umum: (1) Bangga dengan kemampuannya, dan (2) Merasa tidak memiliki apa-apa untuk diberikan bagi sesama. Daripada membandingkan diri dengan orang lain, sebaiknya kita menggunakan karunia kita yang berbeda-beda, secara bersama-sama, untuk menyebarkan Kabar Baik keselamatan. [Esha]

“Kita juga dipilih-Nya dan diutus ke dalam dunia.”

 

Bagikan Entri Ini: