Sodomi

Bacaan : Kejadian 29 : 1 – 14 | Pujian: KJ 422 : 1 – 3
Nats: “Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat!” [ayat 7]

Sodomi adalah perbuatan jahat orang laki-laki memaksa orang laki-laki (khususnya anak-anak) untuk melakukan hubungan seksual. Rupanya istilah kejahatan ini dihubungan dengan kejahatan yang dilakukan oleh penduduk laki-laki kota Sodom seperti yang diceritakan dalam bacaan kita hari ini.Mereka ramai-ramai hendak “menggauli” dua orang malaekat Tuhan yang berada di rumah Lot.Bagi kita pada umumnya, kejahatan itu adalah perbuatan yang menjijikkan.

Perbuatan jahat penduduk laki-laki kota Sodom itu dilakukan tanpa malu-malu, secara terbuka. Pada umumnya orang yang berbuat kejahatan, melakukannya dengan sembunyi-sembunyi, supaya jangan diketahui orang lain. Tetapi tidak demikian dengan kejahatan yang dilakukan oleh penduduk laki-laki kota Sodom itu. Kejahatan mereka sudah keterlaluan, karena terang-terangan mereka melakukannya. Kejahatan mereka sudah dicegah oleh Lot dengan menutup pintu rumahnya. Mereka diperingatkan dengan lembut oleh Lot: “Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat!” Bahkan Lot sampai menawarkan kedua anak perempuannya kepada mereka. Namun demikian, mereka samasekali tidak peduli dengan usaha Lot, mereka tetap hendak meneruskan niat jahat mereka.

Melihat yang dilakukan oleh Lot dan kejahatan penduduk Sodom yang tidak bisa dihentikan, para malaekat Tuhan itu segera menyelamatkan Lot dan kaum keluarganya. Para malaekat Tuhan itu tidak menghendaki Lot dan keluarganya menjadi sasaran kejahatan mereka. Keluarga itu diselamatkannya.

Kita tentu pernah mengetahui orang yang berencana melakukan kejahatan atau sedang atau sudah melakukan kejahatan. Hendaknya kita: 1). seperti Lot, tidak diam membiarkan kejahatan terjadi. 2). melindungi sasaran kejahatan orang lain. 3). tidak takut memperingatkan, menegor atau melarang perbuatan jahat mereka.4). percaya Tuhan pasti menyelamatkan kita dan setiap orang yang berusaha mencegah dan menghentikan kejahatan. [st]

“Tuhan, berikanlah kami keberanian untuk berusaha mencegah dan menghentikan kejahatan!”

 

Bagikan Entri Ini: