Ketaatan Berbuah Manis Renungan Harian 9 Mei 2018

Bacaan: Ulangan 11:18-21 | Pujian: KJ. 406
Nats:
“Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.”(ayat 8)

Bagi saudara-saudaraku yang berstatus pegawai negeri pasti pernah mengalami evaluasi kinerja, terutama menjelang kenaikan jenjang atau promosi jabatan. Khusus untuk nilai ketaatan dan kesetiaan wajib mencapai nilai di atas 90, apabila dibawah angka tersebut tentunya harus siap menerima segala resiko dan sangsinya. Hal tersebut menunjukkan betapa besar arti sebuah keetaatan. Demikian juga di hadapan Tuhan, ketaatan mempunyai posisi sangat tinggi dalam penilaian Tuhan terhadap hambanya.

Dalam bacaan kita hari ini menggambarkan bahwa orang Israel harus berpegang pada perintah Tuhan. Dengan keyakinan dan kebulatan tekad bahwa Tuhan akan memberi kemampuan untuk keluar dari tanah Mesir, sampai pada tanah perjanjian Kanaan disertai kemerdekaan dari perbudakan. Perintah untuk taat melaksanakan perintah Tuhan ini wajib diajarkan kepada anak-anak dan semua orang, setiap waktu kapan saja, dimana saja, supaya benar-benar melekat di dalam hati sebagai pedoman kehidupan.

Ketaatan akan mendatangkan berkat apabila kita benar-benar mendengarkan dan melaksanakan pertintah-Nya dan sebaliknya ketidaktaatan akan perintah Tuhan akan mendatangkan kutuk. Tuhan tidak menghendaki manusia itu binasa karena kutukan Tuhan. Oleh karena itu dengan ketaatan untuk melaksanakan perintah-nya dan selalu bersyukur atas segala karuniaNya, Tuhan akan menambahkan hikmat kepada kita, karena Ia baik dan kasih setia-Nya selama-lamanya (Mazmur 107:11)

Kita harus menyadari bahwa kita adalah milik Kristus dan harus mengenal Dia lebih dekat. Apabila kita tidak melaksanakan perintah-nya, maka kita adalah seorang pendusta dan di dalam kita tidak ada kebenaran (1 Yoh 2:4-6).

Marilah kita selalu melaksanakan kehendak-Nya sehingga dapat menyenangkan hati Tuhan. AMIN. [SRI]

“Ketaatan kepadaTuhan mendatangkan kebahagiaan dan ketidaktaatan mendatangkan celaka”

 

Bagikan Entri Ini: