Membasuh Pancaran Air Hidup 8 April 2021

Bacaan: Kisah Para Rasul 2 : 41 – 47 | Pujian: KJ. 433
Nats
: “Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama.” (Ayat 44)

Selama ini kunanti, yang kuberikan datang berbalik
t
ak kunjung pulang
Apa pun yang terbilang
, di daftar pamrihku seorang
t
elah kusadar hidup bukanlah perihal mengambil yang kau tebar
Sedikit air yang kupunya
, milikmu juga bersama

 Ditengah kehidupan yang penuh pertimbangan untung rugi, seorang musisi indie yang menyebut diri Hindia menyanyikan lirik di atas dalam tembangnya yang berjudul Membasuh. Lagu ini mengajak setiap pendengar untuk berefleksi tentang keikhlasan dalam berbagi.

Sikap berbagi dengan kerelaan hati menjadi ciri khas dari gaya hidup jemaat perdana pada bacaan hari ini. Gereja perdana adalah gereja yang berbagi. Orientasinya bukan kepada apa yang bisa dapatkan, melaikan lebih kepada apa yang bisa diberikan. Gereja yang mau menerima dan beriman dalam kebersamaan. Jika kita resapi lebih dalam lagi, Tuhan Yesus dalam karya pelayanan-Nya tidak pernah enggan untuk berbagi. Membagikan segala yang baik demi kebaikan orang lain. Bahkan, tidak sekedar membagi namun memberikan nyawa-Nya demi kebaikan seluruh umat percaya. Jemaat perdana menjadi Gereja yang mau memberi dan berbagi sebagai wujud kesadaran serta penghayatan imannya. Mereka telah merasakan dan menerima kasih karunia Allah yang tanpa pamrih. Kasih yang tidak mengutamakan diri sendiri, tetapi kasih untuk kebaikan semua orang. Bukankah sikap hidup semacam ini menjadi sebuah tantangan bagi orang Kristen masa kini?

Hari ini, marilah sejenak kita menengok ke dalam diri masing-masing, masih adakah daftar pamrih di sana? Masih adakah keinginan untuk menanti kembalinya kebaikan yang telah kita tebar? Atau justru yang berada di sana adalah keinginan hati untuk terus membasuh dengan kasih? Siap berbagi dan mengasihi tanpa pamrih sebagaimana kasih Tuhan yang telah kita terima melalui pengorbananNya? Selamat membasuh tanpa pamrih di dalam kebersamaan. (xie)

 “Sharing is Caring, Sharing is Loving.

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •