Terang Bagi Semua Bangsa Pancaran Air Hidup 6 Januari 2026

6 January 2026

Bacaan: Matius 2 : 1 – 12  |  Pujian: KJ. 119
Nats: “Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” (Ayat 2)

Seorang anak yatim piatu berpakaian lusuh kedapatan sedang mencuri sepotong roti dari seorang penjual roti. Alih-alih memarahi anak itu, dengan perhatian dan kepedulian, penjual roti itu bertanya lembut kepada anak itu, “Kenapa kamu mencuri roti ini, nak?” Jawab lirih anak tersebut, “Adik saya sedang sakit dan kelaparan, karena itu saya terpaksa mencuri. Maaf pak”. Lalu penjual roti itu meminta anaknya untuk mengambilkan beberapa potong roti dan obat-obatan untuk diberikan kepada anak itu. “Datanglah kembali esok, ajaklah adikmu, di sini banyak roti yang bisa dimakan bersama.” Sejak saat itu, hubungan mereka menjadi sangat dekat. Hampir setiap hari anak itu membantu penjual roti itu untuk menyiapkan dagangannya. Penjual roti juga menghadiahi tabungan pendidikan untuk anak tersebut beserta adiknya.

Kisah para Majus dari Timur mengingatkan kita bahwa terang Kristus telah dinyatakan kepada semua bangsa. Para Majus bukanlah bagian dari umat Yahudi, tetapi mereka sungguh-sungguh mencari dan menyambut kehadiran Sang Mesias. Mereka mengikuti terang bintang, melangkah cukup jauh, membawa persembahan untuk kemuliaan Kristus Yesus. Melalui mereka kita belajar bahwa keselamatan dari Allah tidak lagi terbatas pada bangsa tertentu. Terang kemuliaan Kristus kini menyinari seluruh bumi, menyapa semua umat yang berpengharapan dan hatinya terbuka, tanpa memandang latar belakang mereka.

Di masa Epifani ini, kita sedang merayakan kemuliaan Kristus yang dinyatakan kepada seluruh bangsa. Kita bersyukur, karena walaupun kita bukan dari kalangan umat Yahudi, tetapi kita diizinkan turut melihat dan mengalami terang kemuliaan Kristus. Seperti para Majus dan anak yatim-piatu dalam cerita tadi, kita bukanlah “umat terpilih” menurut sejarah, tetapi Kristus berkenan memilih kita dalam karya keselamatan-Nya. Ia senantiasa menuntun kita melalui terang-Nya, mengundang kita untuk menyembah-Nya, dan mengutus kita menjadi pembawa terang itu bagi sesama. Oleh karena itu, mari kita rayakan sukacita ini. Kiranya terang Kristus terus menyinari langkah kita, agar melalui hidup kita, orang lain dapat melihat dan mengenal Sang Juru Selamat Dunia. Amin. [RAL].

“Terang Kristus telah dinyatakan, maka kita rayakan dengan kebaikan.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak