Menjaga Alam, Menghormati Tuhan Renungan Harian 6 Januari 2018

Bacaan : Matius 2 : 1 – 12 |  Pujian: KJ 101
Nats
: “…Dan lihatlah, bintang yang mereka di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.” [ayat 9b]

Dalam menjalankan pekerjaan sebagai petani, nenek moyang kita belum menggunakan teknologi modern yang canggih seperti saat ini. Mereka menggunakan teknologi sederhana untuk memulai musim tanam, mendeteksi hama, memanen hasil tani, dll. Mereka juga menggunakan ilmu dalam menentukan masa tanam, panen, dsb. Ilmu yang mereka gunakan salah satunya disebut Pranatamangsa yakni astrologi jawa  kuno  yang  berkaitan  dengan cuaca. Ilmu  tersebut  merupakan kesimpulan / kesimpulan tanda hasil pengamatan terhadap alam. Disebut ilmu titen. Titen itu bahasa Jawa yang berarti peka terhadap tanda atau hasil pengamatan. Dari pengamatan ditemukan   pola.   Pola   tersebut   kemudian dihafalkan dan menjadi pengetahuan untuk kewaspadaan. Misalnya: jika air sungai menjadi keruh padahal belum terlihat hujan, maka itu tanda hujan sudah turun di hulu. Maka orang harus siap-siap menghadapi banjir. Jika binatang-binatang dari gunung berapi sudah turun gunung dan mulai muncul di pemukiman penduduk, maka kemungkinan merupakan tanda bahwa gunung berapi tersebut akan meletus.

Tidak hanya nenek moyang kita, orang-orang di masa pra-modern di berbagai budaya meyakini bahwa alam menyediakan berbagai informasi yang berharga bagi manusia. Kisah Alkitab soal orang majus yang ingin mendatangi bayi Yesus merupakan salah satu contohnya. Mereka menggunakan bintang sebagai panduan perjalanan. Bintang Timur menuntun mereka hingga bisa sampai ke Betlehem dan bertemu dengan Sang Bayi Suci, Juruselamat.

Alam adalah salah satu sarana yang dipakai oleh Tuhan untuk menyampaikan pesan. Alam juga dipakai demi kepentingan keselamatan manusia dan rencana karya besar Allah yang utuh. Oleh karenanya, manusia harus peka mendengar suara alam dan peka melihat tanda-tanda yang ditunjukkannya. Sebagai sarana milik Tuhan, alam perlu dijaga dan dihormati. Berbagai eksploitasi terhadapnya adalah wujud moralitas yang kurang baik dan wujud sikap yang tidak menghormati Sang Pencipta. [dn]

Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar” (Mzm. 29: 3).

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •