Bacaan: Wahyu 3 : 7 – 13 | Pujian: KJ. 332
Nats: “Aku tahu segala pekerjaanmu: Lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.” (Ayat 8)
“Kecil-kecil cabai rawit” ungkapan ini memiliki makna biarpun kecil tetapi pemberani, kecil tetapi ampuh. Ungkapan ini juga cocok untuk Jemaat di Filadelfia karena Filadelfia adalah kota termuda dan terkecil di antara tujuh kota yang disebut dalam kitab Wahyu. Secara manusia yang kecil tidak berdaya menghadapi yang besar, yang lemah tidak tahan menghadapi yang kuat. Tetapi karena keberanian mereka, Tuhan Yesus sendiri yang memuji pekerjaan mereka. Jemaat Filadelfia ini memang bukanlah jemaat yang besar, mereka sesungguhnya juga bukan jemaat yang kuat. Tuhan sendiri mengetahui bahwa kekuatan mereka tidak seberapa. Meskipun demikian mereka hidup dalam keteguhan mengiring Tuhan. Mereka tidak menyerah karena kecil, tidak juga menjadi lemah karena kekuatannya yang tidak seberapa.
Karena hal ini juga Tuhan menjanjikan kepada jemaat Filadelfia, yaitu mereka akan menjadi orang-orang yang menang (Ay. 9). Tuhan berjanji akan memelihara mereka yang setia akan firman-Nya (Ay. 10). Dan mereka yang menang sampai akhir akan dijadikan pilar (Ay. 12).
Kehidupan jemaat Filadelfia ini memberikan dorongan dan kekuatan untuk kehidupan gereja atau orang-orang percaya pada masa kini. Sering kali sebagai kelompok minoritas terkadang kita merasa takut dan tidak berani untuk hidup benar seturut firman Tuhan. Sadar bahwa kekuatan sebagai kelompok minoritas tidak seberapa, sering kali orang percaya lebih suka memilih untuk hidup yang aman saja, meskipun harus menyangkal Tuhan, menyangkal imannya, dan memilih untuk hidup seperti orang yang tidak percaya, meskipun itu berarti keluar dari firman Allah. Tantangan selalu ada, tetapi kita sebagai orang percaya harus tetap setia dan tekun menjalani hidup seturut dengan firman-Nya. Kita setia dalam iman kepada Tuhan Yesus, Tuhan yang melindungi, memelihara, dan membuat kita menjadi pemenang. Amin. [Npras].
“Kecil tidak selalu kalah, lemah tidak menjadi alasan menyerah, bersama Tuhan dan di dalam Tuhan, meski kecil namun kuat.”