Jauh Lebih Melimpah Pancaran Air Hidup 24 November 2023

24 November 2023

Bacaan: 1 Tawarikh 17 : 1 – 15 | Pujian: KJ. 299
Nats: “Dialah yang akan mendirikan rumah bagi-Ku dan Aku akan mengokohkan takhtanya untuk selama-lamanya.” (Ayat 12)

Sebelum saya menempuh pendidikan di Fakultas Teologi, saya merasa dan menganggap budaya yang paling indah adalah budaya Jawa. Hal ini dikarenakan saya tumbuh dan besar dalam budaya Jawa yang sangat kental dengan tradisi. Singkat cerita ketika saya masuk Fakultas Teologi, saya menemukan banyak sekali budaya di Indonesia dan tak jarang membuat saya harus beradaptasi dengan hal-hal baru yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Pada Ibadah Pembukaan Semester Fakultas Teologi, ibadah menggunakan liturgi dengan budaya Jawa Timur. Kami yang berasal dari daerah Jawa Timur ingin memberikan yang terbaik agar umat yang ikut di dalam ibadah tersebut merasakan kehadiran Tuhan melalui ibadah bernuansa Jawa Timur-an. Hal ini mengundang kekaguman dari beberapa orang dan kami sebagai petugas pun merasa senang dengan apa yang sudah kami lakukan. Ternyata, di ibadah-ibadah selanjutnya tim liturgi pun mengusung tema ibadah dengan nuansa adat yang berbeda, dan semua petugas ibadah ingin memberikan yang terbaik agar umat pun bisa larut dalam ibadah tersebut dan mengenal keragaman budaya di Indonesia.

Pada bacaan kita saat ini, Daud juga ingin memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Daud rindu membangun Bait Suci untuk Allah. Alih-alih memperkenankan keinginan Daud, Allah merespons dengan memberi Daud suatu pemberian yang jauh lebih baik. Allah berjanji bukan saja salah satu anak Daud, yaitu Salomo akan membangun Bait Suci (Ay. 11), Allah juga akan membangun keturunan atau dinasti bagi Daud. Janji tersebut dimulai dari Salomo dan digenapi pada puncaknya dalam diri Yesus, yang takhta-Nya benar-benar kokoh “untuk selama-lamanya.” (Ay. 12). Daud ingin memberikan sesuatu kepada Allah dari miliknya yang terbatas, tetapi Allah menjanjikan sesuatu yang tidak terbatas.

Seperti Daud, kiranya kita pun juga mampu untuk memberikan yang terbaik bagi Allah. Dalam bulan budaya saat ini, kita diingatkan bahwa Tuhan telah menempatkan kita sebagai bangsa Indonesia dengan berbagai macam budaya. Mari, kita gunakan budaya-budaya yang ada di sekitar kita untuk memuliakan Tuhan dan sebagai bentuk ucapan syukur kita kepada Tuhan. Sebab Tuhan telah memberikan jauh melebihi apa yang kita pikirkan. Amin. [nda].

“Berkat Tuhan melebihi dari apa yang kita pikirkan.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak