Tangan Tuhan yang Kuat Pancaran Air Hidup 24 Agustus 2022

24 August 2022

Bacaan: Yehezkiel 20 : 33 – 44 | Pujian: KJ. 46
Nats: “Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku akan memerintah kamu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan amarah yang tercurah.” (Ayat 33).

Orang-orang Kristen terkadang menemukan diri dalam keadaan yang tidak nyaman dalam hidup bersama dengan orang yang berbeda keyakinan. Beberapa orang bahkan penguasa memaksa dan menantang pengikut Kristus untuk menyesuaikan diri dengan aturan yang telah mereka buat, lebih dari sekadar menaati Tuhan. Tuhan telah memberi kita firman-Nya, agar kita tahu bagaimana menaati-Nya. Aturan apa pun yang bertentangan dengan firman-Nya atau ditambahkan manusia padanya, tidak akan pernah bisa meniadakan atau membatalkannya.  

Dalam kehidupan bangsa Israel di tanah pembuangan Babel, para tua-tua dan pemimpin bangsa Israel merasa bahwa kehidupan mereka sangat bergantung kepada penguasa Babel, sehingga pilihan untuk tetap dapat bertahan hidup dan selamat adalah dengan menyesuaikan diri dan melakukan kebiasaan dan adat istiadat setempat bangsa Babel. Mereka diijinkan tidak hanya melakukan kawin campur dengan bangsa-bangsa lain tetapi juga dalam hal penyembahan terhadap dewa-dewa mereka (Ay. 32). Hal ini tentu sangat mendukakan hati Tuhan. Nabi Yehezkiel diutus untuk memperingatkan mereka agar tidak melaksanakan rencana dan maksud yang demikian, sebab Tuhan sendiri akan bertindak menyelamatkan, membawa mereka keluar dari tanah pembuangan dan menguduskan kembali (mengampuni) umat Israel yang telah najis dan berdosa ini. Allah sendiri akan membawa mereka keluar dari tanah pembuangan, mengumpulkan, dan menguduskan mereka kembali sebagai umat-Nya yang akan menerima janji kekal keselamatan-Nya. Demi janji Tuhan Allah yang akan digenapi ini umat Allah harus setia menjaga kekudusan hidup dan hanya menyembah Dia (Yahweh) sebagai satu-satunya Tuhan yang menyelamatkan kehidupan mereka.

Kita adalah orang-orang Kristen yang disebut umat milik Allah melalui karya penebusan Yesus Kristus. Oleh karena itu, kita harus hidup beriman, patuh, dan percaya berdasarkan Firman, serta mengakui Yesus saja, Tuhan kita yang kudus. Kepatuhan dan kepercayaan kita kepada Firman-lah yang menjamin kita dapat bertahan selamanya, bukan dengan kekuatan serta usaha kita manusia. Amin. [PAY].

“Harapan yang teguh dan kasih yang penuh kepada Kristus”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak