Bacaan: Yeremia 26 : 12 – 24 | Pujian: KJ. 440
Nats: “Tetapi Yeremia dilindungi oleh Ahikam bin Safan, sehingga ia tidak diserahkan ke dalam tangan rakyat untuk dibunuh.” (Ayat 24).
“Pernahkan saudara mengalami suatu kondisi sangat berat dan sulit, dimana sepertinya tidak ada solusinya, karena tidak ada yang bersedia menolong? Atau pernahkah saudara dibenci, dimusuhi karena melakukan hal yang benar? Apakah yang akan saudara lakukan, menyerah atau bertahan?”
Situasi inilah yang sedang dialami oleh Yeremia, pada saat dia diutus Tuhan untuk menubuatkan tentang kemusnahan Bait Allah dan kehancuran kota Yerusalem. Dia dibenci dan dimusuhi oleh para imam, nabi bahkan seluruh rakyat yang hadir saat itu. Mereka menangkapnya dan ingin memberi hukuman mati padanya. Orang-orang tersebut tidak menyadari bahwa latar belakang nubuatan tersebut adalah karena ulah mereka sendiri. Yeremia akan dihukum mati karena menyampaikan pesan Tuhan kepada mereka. Tetapi apakah ancaman itu membuat Yeremia menyerah dan mundur? Ternyata tidak. Pada akhirnya pertolongan Tuhan nyata padanya. Tuhan mengutus Ahikam bin Safan untuk melindunginya dari hukuman mati tersebut. Di dalam Tuhan selalu ada jalan keluar.
Mungkin saat-saat ini kitapun sedang mengalami situasi yang sulit dalam hidup ini. Semua jalan sepertinya tertutup, tidak ada orang yang peduli dan mau menolong kita. Kita sepertinya sedang berjalan di lorong gelap dan berjuang sendirian. Pilihan ada di tangan kita menyerah atau tetap bertahan dan terus berjuang? Jika saat ini kita memilih untuk tetap bertahan dan terus berjuang, Tuhan tidak akan meninggalkan kita sendirian. Pertolongan-Nya bisa dalam bentuk apapun dan melalui siapapun bahkan bisa melalui sesuatu yang kelihatannya paling tidak mungkin sekalipun. Sesuatu yang tidak mungkin bagi manusia tetapi jika Tuhan yang berkehendak, apakah dan siapakah yang bisa menghentikan-Nya?
Ada lirik sebuah lagu rohani lama yang berbunyi: “Tahanlah dan berjuang trus, dalam perjuangan kudus. Kristuslah pokok kuatmu dan kemenanganmu tentu.” Selamat bertahan dan berjuang terus bersama Tuhan untuk memenangkan kehidupan ini. Amin. [eS].
“Ku tahu Tuhan pasti buka jalan.”