Dimulai dari Keluarga Pancaran Air Hidup 20 Juli 2022

Bacaan: Ulangan 12 : 1 – 12 | Pujian: KJ. 451
Nats:
“maka ke tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah kamu bawa semuanya yang kuperintahkan kepadamu, yakni korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhan dan persembahan khusus dan segala korban nazarmu yang terpilih, yang kamu nazarkan kepada TUHAN.” (Ayat 11)

Keberadaan keluarga tentu memiliki makna istimewa dalam hati kita. Hal ini karena kita maknai keluarga sebagai tempat berbagi kasih sayang, tempat ternyaman untuk pulang, tempat dimana kita bisa menjadi diri sendiri, tempat orang-orang mencintai kita tanpa syarat dan banyak hal lain yang bisa kita rasakan. Bahkan kalau kita menghayati lebih dalam, keluarga merupakan tempat berjumpanya anggota keluarga dengan Allah melalui penyembahan kepada-Nya atas berkat dan pertolongan-Nya. Hal ini membuat keluarga menjadi persekutuan orang percaya bersama Allah di mana Allah adalah pemrakarsa segala sesuatunya.  

Dalam bacaan hari ini, Allah memerintahkan umat Israel beserta keluarganya beribadah di tempat yang telah Ia tentukan. Tuhan Allah tidak ingin umat Israel menyembah-Nya mengikuti cara-cara yang dipakai orang-orang Kanaan. Orang Kanaan memiliki kebiasaan menggunakan tempat ibadah seperti kuil-kuil atau bangunan-bangunan tertentu untuk menyembah dewa-dewi. Lebih dari itu, Tuhan Allah tidak ingin umat Israel menyembah Dia sesuai dengan cara dan kehendak mereka sendiri. Oleh karenanya, diperintahkan pada mereka untuk menghancurkan mezbah-mezbah penyembahan yang selama ini digunakan dan mengikuti arahan Tuhan Allah untuk beribadah di tempat yang telah Ia tentukan. 

Sebagaimana keluarga menjadi persekutuan bersama dengan Tuhan Allah, maka setiap hal yang dilakukan dan dikerjakan oleh keluarga bersumber dan terarah pada kehendak-Nya. Keluarga menjadi tempat dimana setiap anggota saling mendekatkan diri pada Tuhan, saling menggembalakan, mengingatkan dengan memberi teladan yang baik. Kesehatian setiap anggota keluarga kita berjalan menuju kepada Allah, menjadikan keluarga kita mengalami kesukacitaan dan kesejahteraan lahir dan batin. Amin. [garlic] 

“Tuhan, pimpinlah keluarga kami!”

 

Bagikan Entri Ini: