Bacaan : Yakobus 1: 19 -27 I Nyanyian : KJ 401: 3, 4
Pujian: “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja;.“ (ay. 31)
Apakah orang yang sedang berkesusahan butuh mendengar , memperhatikan, dan menolong? Rasanya tidak banyak orang yang berada dalam kesusahan dan berbagai macam pencobaan mau mendengar, memperhatikan atau menolong orang lain. Mereka lebih butuh didengar, diperhatikan, dan ditolong. Umumnya, dalam keadaan susah orang tidak suka mendengar nasehat. Mereka tidak membutuhkan nasehat, melainkan butuh tindakan nyata sebagai bentuk pertolongan agar terlepas dari kesusahannya itu.
Lalu bagaimana mungkin orang yang berada dalam berbagai pencobaan justru diperintahkan untuk mendengarkan, memperhatikan, dan menolong orang lain ? Bukankah mereka itu sendiri sudah susah? Bacaan ini mengajarkan pada mereka yang sedang dalam pencobaan untuk mendengar (ay. 19), mengendalikan diri dari dorongan kekotoran dan kejahatan dalam diri (ay. 21, 26), belajar dan melakukan hukum Tuhan (ay. 25), serta mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan. (ay. 27).
Umat Tuhan diajak untuk mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahannya. Bukan semata untuk memberi bantuan atau melihat ke bawah, yaitu kepada yang lebih susah. Bukan! Mereka diminta untuk mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahannya untuk belajar.
Belajar memperhatikan Tuhan yang berkarya, menyaksikan dengan mata kepala dan mata hati sendiri bagaimana Tuhan memelihara, menghibur, dan menolong para yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahannya. Juga belajar banyak hal lain yang menguatkan keyakinan bahwa Tuhan membersamai umat-Nya yang sedang dalam berbagai pencobaan. Tuhan tak pernah tinggalkan umat-Nya. Tuhan yang senantiasa menolong.
Bagaimana dengan lingkungan sekitar kita? Adakah Tuhan berkarya ? Selamat mengunjungi keluarga masing-masing, lingkungan masing-masing, dan menyaksikan Tuhan menolong umat-Nya. (Dawir)
“O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!” Roma 11: 33