Peran Utama Renungan Harian 2 Oktober 2018

2 October 2018

Bacaan : Mazmur 5 : 1 – 9  |   Pujian: KJ 357 : 1, 3
Nats: “Berilah telinga kepada perkataanku, ya Tuhan, indahkanlah keluh kesahku” [ayat 2]

Dalam sebuah film atau drama, biasanya yang selalu menjadi pusat perhatian adalah pemeran utama. Seluruh kisah dibangun berdasarkan kehidupan sang pemeran utama. Tokoh-tokoh yang lain bermunculan, datang dan pergi dalam rangka mendukung bangunan cerita dari pemeran utama. Melalui prolog, konflik, klimaks, antiklimaks, sampai epilog, semua mengarah pada kisah si pemeran utama. Jadi, pemeran utama lah yang menjadi pusat perhatian dari pemirsa film tersebut.

Memang benar bahwa ada banyak adegan dalam film atau drama yang mirip dengan kenyataan hidup kita. Namun kita perlu sadar bahwa hidup ini tidak sama dengan film. Kita memang adalah pemeran utama dalam kisah hidup kita, akan tetapi jika sudah bersinggungan dengan orang lain, maka kita harus sadar bahwa orang lain pun adalah pemeran utama untuk kisah hidup mereka masing-masing. Yang menjadi masalah adalah ketika kita selalu ingin menjadi pusat perhatian dalam kehidupan bersama ini. Kalau bisa, semua orang harus memperhatikan kita, mendengarkan kita, fokus mengupayakan kebahagian dan kesenangan kita. Tanpa kita sadari akhirnya kita hanya ingin diperhatikan dan didengar, lupa untuk memberi ruang pada orang lain, memperhatikan dan mendengar mereka juga. Begitu pula kepada Tuhan, maunya Tuhan yang mendengar kita, dan lupa kalau kita pun perlu untuk mendengar Tuhan.

Sang pemazmur dalam bacaan kita saat ini memberikan teladan yang berbeda, bahwa dalam hidup ini penting untuk kita menghadap Tuhan dalam permohonan dan keluh kesah. Namun juga harus mengingat akan kasih Tuhan yang besar dalam sorak-sorai. Pemazmur tidak hanya ingin didengar, tetapi juga terus berusaha mendengar maksud Tuhan dan merasakan pertolongan. Masuk ke dalam bait Tuhan selain untuk memohon, juga berarti memberi diri untuk mendengar maksud dan kehendak Tuhan. Maka marilah kita saling dengar-dengaran dengan Tuhan, supaya harapan hidup kita dapat sejalan dengan maksud dan kehendak Tuhan.[dvd]

“Sungguh menyenangkan dengar-dengaran bersama dengan Tuhan”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak