Terbiasa Buruk dan Tetap Buruk Renungan Harian 2 November 2019

2 November 2019

Bacaan : Yohanes 8 : 39 – 47 | Pujian  :  KJ.  436 : 1,2,3
Nats
: “Tetapi karena Aku mengatakan kebenaran kepadamu, kamu tidak percaya kepada-Ku” (ay. 45).

Menurut Kalender Gerejawi GKJW Tahun 2019, kita sedang berada di Bulan Budaya (31 Oktober – 27 November 2019), dengan tema: Tinggalkan Kebiasaan Buruk dan Gantikan Dengan Yang Baik. Pesan tema ini jelas, dan simak pengajaran Tuhan Yesus untuk kita.

Tuhan Yesus membedakan kualitas hidup orang dengan status ‘anak biologis/keturunan’ dengan ‘anak dalam arti yang sebenarnya’. Para pemimpin agama mengaku sebagai anak biologis/keturunan Abraham dan mengklaim sebagai anak-anak Allah. Tetapi, perilaku mereka menunjukkan bahwa mereka adalah anak-anak setan dan hidup di bawah bimbingan setan. Anak-anak Abraham yang sebenarnya, yaitu pengikut setia Allah, tidak akan melakukan seperti yang mereka lakukan. Status sebagai anggota gereja, tidak otomatis akan membuat kita sebagai anak Allah, sebab pengakuan sebagai anak mewajibkan kita untuk meniru dan patuh pada Sang Bapa. Para pemimpin agama tidak dapat mengerti, sebab mereka tidak mau mendengarkan-Nya. Setan menggunakan sikap keras kepala, kebanggaan, dan prasangka mereka agar tetap tidak percaya kepada Tuhan Yesus. Kebohongan dan kekejaman, menunjukkan sejauh mana kuasa setan atas mereka. Mereka adalah alat-alat setan, dipakai untuk mewujudkan rencana-rencananya, dan mereka menyukai kebohongan. Setan tetap menggunakan manusia untuk menghalangi karya Allah.

Manusia membenci Tuhan Yesus dan menginginkan-Nya mati. Dia tak bersalah. Tuhan Yesus membuktikan bahwa Dirinya adalah Allah yang menjadi daging dan hidup tanpa dosa. Ia adalah contoh sempurna bagi kita.

Di sejumlah tempat, Tuhan Yesus  dengan sengaja menantang para pendengar-Nya untuk menguji-Nya, berkaitan dengan klaim-Nya tersebut. Tantangan Tuhan Yesus memunculkan dua sebab, mengapa orang tidak menggunakan kesempatan itu dan memahami-Nya:

  1. Mereka tidak bersedia menerima tantangan-Nya untuk dapat memahami-Nya lebih dalam;
  2. Mereka menguji-Nya tetapi tidak bersedia untuk percaya atas apa yang mereka temukan. Apakah kita melakukan kedua kesalahan itu? Amin. (Esha).

“Lawanlah godaan, tinggalkan yang jahat, Allah memberikan tajuk/mahkota mulia”.

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak