Bacaan: Yosua 10 : 16 – 27 | Pujian: KJ. 260 : 1
Nats: “Lalu berkatalah Yosua kepada mereka: Janganlah takut dan janganlah tawar hati, kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab secara itulah akan dilakukan TUHAN kepada semua musuhmu, yang kamu perangi.” (Ayat 25).
Pada salah satu pembelajaran katekisasi calon sidi, seorang vikar mengajak para remaja untuk belajar tentang tantangan-tantangan iman yang dihadapi remaja Kristen masa kini. Rupanya dalam proses dialog yang dilakukan, para remaja menemukan dan menyadari banyak sekali tantangan iman yang harus mereka hadapi. Mulai dari penggunaan Handphone dan akses internet yang dekat dengan para remaja hingga keadaan sosial yang timpang terhadap keadilan dan kebebasan beragama. Vikar tersebut kemudian mengajak para remaja itu untuk menyadari bahwa mereka tidak mungkin mampu menghadapi tantangan-tantangan iman yang demikian bila hanya mengandalkan kekuatan, kemampuan, dan kepintaran diri sendiri. Hingga akhirnya salah seorang remaja mengangkat tangan dan bertanya kepada vikar tersebut, “Bagaimana mungkin kehidupan kami tidak dibayangi rasa takut, bila yang ada di hadapan kami adalah tantangan dan keadaan yang mengerikan bagi kehidupan iman kami? Lantas bagaimana kami dapat melewati semuanya itu?” Mungkin pertanyaan itu juga yang muncul dalam benak kita semua. Bagaimana kita menghadapi tantangan jaman di dalam perjalanan iman kita pada masa kini?
Bacaan kita hari ini menolong kita untuk memahami bahwa di dalam keadaan peperangan dan tantangan musuh sekalipun, Tuhan Allah senantiasa berkarya, menolong, dan menyelamatkan umat-Nya dari ancaman musuh. Seperti halnya yang dialami oleh Yosua dan bangsa Israel, di tengah ancaman kelima raja yang hendak menggempur Gibeon tempat dimana Bangsa Israel bermukim, Tuhan Allah tetap menyelamatkan bangsa Israel. Cerita tragis yang dialami oleh kelima raja musuh Israel tersebut menunjukkan bahwa TUHAN menyertai dan menolong umat-Nya.
Musuh yang kita hadapi sekarang tentu berbeda dengan yang dihadapi oleh bangsa Israel pada waktu itu. Kita diperhadapkan dengan pengaruh informasi dan berita-berita palsu yang beredar di media sosial, yang dapat menggoyahkan iman kita. Tetapi percayalah bahwa Tuhan Allah senantiasa menyertai, memampukan, menolong kita umat-Nya. Yakinlah kuasa kebangkitan Kristus yang kita rayakan membawa harapan dan keberanian bagi kita yang percaya. Amin. [TPP].
“Tetaplah berjalan di tengah tantangan jaman dan andalkanlah Tuhan!”