Apakah itu Aku? Pancaran Air Hidup 16 September 2022

Bacaan: Yehezkiel 22 : 17 – 31 ǀ Pujian: KJ. 363
Nats:
“Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi Aku tidak menemuinya.’’ (Ayat 30)

Dalam sebuah organisasi atau gereja tentu ada orang-orang yang dipilih untuk menjalankan tugas sebagai pengurus atau panitia. Pilihan itu pasti ditetapkan dengan berbagai macam pertimbangan dan kriteria yang telah disepakati bersama. Demikian pula tidak mudah untuk memilih dan menemukan orang – orang yang tepat sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Karena itulah dibutuhkan waktu dan proses yang panjang dalam menentukan pengurus atau orang yang tepat. Setiap orang punya potensi untuk terpilih jika sesuai dengan kriteria yang ada.  

Dalam bacaan hari ini, Firman Tuhan datang kepada Nabi Yehezkiel memberitakan tentang perbuatan-perbuatan orang Israel yang merupakan dosa di hadapan Tuhan. Bagi Tuhan mereka adalah sanga perak. Sanga adalah buih atau kotoran logam yang dilebur, dengan kata lain bangsa Israel seumpama kotoran yang sebenarnya harus dibuang dan dilebur (Ay. 19-20). Mereka seharusnya menerima murka Allah (Ay. 21-22). Tetapi Allah dalam murka-Nya masih memberikan kesempatan kepada bangsa Israel untuk menerima anugerah pengampunan-Nya. Allah berkenan mencari seseorang yang didapati hidup benar agar dia dipakai oleh Allah untuk menyelamatkan dan melepaskan bangsa Israel dari murka-Nya. Akan tetapi tidak ada seorangpun yang bisa ditemui-Nya (Ay. 30), sehingga hukuman Allah kepada bangsa Israel tetap harus dilakukan (Ay. 31).

Saat ini jika kita melihat situasi dunia, dunia ada dalam situasi krisis dan ketegangan. Ada banyak terjadi tindak kekerasan terhadap manusia yang lain, peperangan, kerusakan alam, penyakit menular, dll. Kesemuanya itu terjadi karena ulah manusia. Manusia telah banyak berbuat jahat dan kekerasan yang mengakibatkan dunia semakin kacau. Saat ini, kita sebagai orang percaya ikut bertanggungjawab untuk menciptakan kedamaian dan kebaikan bagi dunia di tengah kekacauan dunia saat ini. Tuhan Allah terus mencari orang-orang yang mau, siap, dan layak menjadi rekan sekerja-Nya, akankah ada yang ditemukan? Apakah itu aku? Kiranya kita bersedia dipakai Tuhan untuk menjadi pendamai dan pembawa kebaikan di tengah-tengah dunia saat ini. Amin. [eS]

‘’Kerja buat Tuhan selalu manis e’’

 

Bagikan Entri Ini: