Bacaan: Mazmur 91 : 9 – 16 ǀ Pujian: KJ. 453 : 1, 2
Nats: “Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.” (Ayat 15)
Saat kita berada dalam bahaya atau sedang menghadapi masalah yang berat dalam kehidupan, maka kita akan mencari pertolongan dan perlindungan yang dapat kita andalkan. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, kita membutuhkan pertolongan dan perlindungan. Namun yang menjadi pertanyaannya, “Sudahkah kita memilih penolong dan pelindung yang tepat saat kita dalam bahaya atau menghadapi masalah dalam hidup ini? Siapa yang dapat kita andalkan ketika kita dalam situasi yang sulit? Ingatkan kita kepada Tuhan? Atau justru kita mencari pertolongan dan pelindungan di luar Tuhan?”
Sang Pemazmur dalam bacaan kita mengungkapkan keamanan orang yang sepenuhnya mengandalkan Allah. Kita diyakinkan bahwa Allah akan menjadi pelindung kita. Kita dapat mencari perlindungan-Nya pada saat-saat bahaya apapun menimpa kita. Sang Pemazmur mengungkapkan penyerahan dirinya kepada Tuhan Sang Pelindung dan sekaligus menyatakan keyakinannya yang kuat akan kuasa Tuhan.
Dari kesaksian Sang Pemazmur ini, kita memiliki keyakinan bahwa relasi yang baik dengan Tuhan akan memampukan kita mengambil sikap yang bijaksana dalam segala hal sulit yang kita hadapi. Sebagai orang yang mengenal Tuhan, tentu kita yakin bahwa Tuhan tidak akan berdiam diri ketika kita sedang dalam bahaya. Hal ini menjadi kekuatan tersendiri bagi kita yang berharap akan pertolongan-Nya. Kesaksian Sang Pemazmur menawarkan keamanan bagi kita yang menyerahkan diri pada kehendak dan perlindungan Yang Maha Kuasa.
Tidak ada yang dapat terjadi kepada seorang hamba yang setia kecuali diizinkan Allah. Kebenaran ini tidak berarti bahwa tidak akan pernah ada masa-masa yang tidak menyenangkan atau sulit, tetapi selama kita menjadikan Allah, Tuhan dan perlindungan kita, segala sesuatu yang terjadi pada kita akan diarahkan Allah demi kebaikan kita. Sekarang, yang perlu kita kerjakan adalah tetap setia dalam pengakuan percaya kita kepada-Nya dan yakin bahwa Tuhan menolong dan menyertai kita dalam setiap kesulitan hidup kita. Amin. [GRA].
“Tuhan jawaban atas segala persoalan hidupku.”