Bacaan: Yohanes 17 : 6 – 19 | Pujian: KJ. 249 : 1 – 3
Nats: “Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia, Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu.” (Ayat 9)
Kita hidup di tengah masyarakat yang beragam. Ada banyak perbedaan dan keunikan, mulai dari bahasa, budaya, suku bangsa dan agama. Di Indonesia, sejak awal perbedaan itu diterima, dihormati dan dirayakan sebagai sebuah keindahan. Sehingga negara kita memiliki semboyan, Bhineka Tunggal Ika, yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Yang namanya keberagaman, ketika bisa sejalan memang indah dan dapat memperkaya pengalaman. Karena menjadi ruang atau sarana untuk saling melengkapi dan saling belajar antara yang satu dengan yang lainnya. Tetapi pada sisi yang lain, ketika perbedaan itu tidak dikelola dengan baik maka dapat menimbulkan ketegangan atau konflik.
Sebentar lagi Tuhan Yesus tidak bersama-sama dengan para muridNya. Oleh karena itu, Dia berdoa dan doa ini seringkali disebut sebagai Doa Imam Agung, karena doa ini dalam tradisi orang Yahudi sering diungkapkan oleh para imam agung pada hari raya perdamaian. Tuhan Yesus sendiri adalah Imam Agung, Dia berdoa supaya para murid tetap bersatu, supaya nama Tuhan dimuliakan dalam kebersamaan, dalam kesatuan para murid. Dunia bukanlah tempat yang aman bagi mereka, karena mereka akan menghadapi banyak tantangan dan kesulitan hidup. Karena itulah, sebelum Tuhan Yesus mengakhiri karyaNya, Dia berdoa untuk para muridNya. Tuhan Yesus mengetahui karakter para muridNya, tidak semua muridNya mempunyai motivasi yang murni. Menyatukan orang yang berbeda memang tidak mudah. Namun itulah doa yang diungkapkan Tuhan Yesus. Kesatuan itulah yang akan menguatkan kehidupan para murid. Persoalan kecil akan menjadi besar ketika para murid tidak bersatu, namun persoalan besar akan menjadi kecil ketika para murid bersatu.
Dari sini kita diingatkan, sebagai orang beriman, mau tidak mau, suka tidak suka, rela tidak rela harus hidup bersatu dan menyatu. Mari merayakan perbedaan sebagai sebuah kekayaan dan keindahan. Selamat untuk bersatu dan menyatu di dalam keberagaman. (Life)
“Perbedaan adalah Keindahan”