Bukan yang Congkak…Bukan yang Sombong Renungan Harian 16 Juni 2018

16 June 2018

Bacaan : 2 Raja-Raja 14 : 1-14 I Pujian: KJ. 361: 1, 2
Nats: “Memang engkau telah mengalahkan Edom, sebab itu engkau menjadi tinggi hati. Cukuplah bagimu mendapat kehormatan itu dan tinggallah di rumahmu. Untuk apa engkau menantang malapetaka, sehingga engkau jatuh dan Yehuda bersama-sama engkau?” (ayat 10)

“Bukan yang congkak, bukan yang sombong yang disayangi handai dan taulan”. Demikian cuplikan lagu anak-anak yang menggambarkan bahwa orang yang tinggi hati dan sombong akan dijauhi karena kesombongan selalu memicu timbulnya perseteruan, pertikaian dan konflik dengan orang lain, bahkan mendatangkan malapetaka.

Contoh nyata juga ditunjukkan oleh Raja Amazia yang menganggap dirinya paling hebat dan menjadi takabur setelah berhasil mengalahkan Edom dan Sela. Ia merasa tidak akan terkalahkan oleh siapapun. Oleh karena itu ia kemudian menantang Yoas, Raja Israel, untuk mengadu tenaga. Yoas telah mengingatkan Amazia bahwa niatnya itu sama dengan menantang malapetaka. Tetapi Amazia tidak mau mendengarkan. Akhirnya Amazia bukan hanya menanggung kekalahannya saja, tetapi tembok Yerusalem menjadi dihancurkan, harta milik kerajaan dan rumah Tuhan dijarah, dan rakyat dijadikan sandera.

Kesombongan adalah awal dari sebuah kehancuran. Banyak orang sombong dan suka pamer pada akhirnya bukan kemuliaan yang diperolehnya, melainkan hinaan. Sebaliknya, bila mau bersikap rendah hati, maka akan terhindar dari banyak malapetaka yang tidak perlu.

Tuhan tidak berkenan kepada orang yang sombong dan tinggi hati. Orang yang tinggi hati akan direndahkan Tuhan. Karena itu mari membangun sikap hidup yang benar ….. jadi JANGAN SOMBONG ya. (Retno)

“Kesombongan mengakibatkan kehancuran; keangkuhan mengakibatkan keruntuhan”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak