Firman Kehidupan Renungan Harian 15 Maret 2018

Bacaan: Ibrani 4 : 1 – 13  |  Pujian:  KJ 49 : 1, 2
Nats:
“Sebab Firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun, ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.”  (Ay.12)

Seorang pelajar memperhatikan dengan seksama penjelasan dari setiap pokok pembahasan dari gurunya. Pelajar tersebut mengingat dan mencatat hal-hal penting dari penjelasan Sang Guru. Tiba saatnya ujian, pelajar tersebut dengan mudah mengerjakan soal-soal ujian yang menurut teman-temannya sulit. Pada akhirnya dia berhasil lulus dengan nilai terbaik. Saat dia diwawancarai oleh wartawan atas prestasinya sebagai juara nasional, dia menjawab, ”Saya selalu memperhatikan dengan seksama setiap penjelasan bapak dan ibu guru, saya mendengarkan dengan sungguh-sungguh saat pelajaran berlangsung, lalu saya mencatat hal-hal penting dari penjelasan mereka dan mengingatnya.”

Kunci keberhasilan hidup digambarkan seperti cerita pelajar di atas. Firman Tuhan adalah dasar kehidupan yang harus kita perhatikan, dengarkan, ingat dan lakukan. Tidak hanya setengah-setengah tetapi haruslah sepenuhnya kita terima. Firman Tuhan senantiasa kita renungkan dan terapkan dalam hidup. Firman Tuhan lebih tajam dari pedang bermata dua, yang menusuk ke dalam jiwa dan roh. Firman Tuhan memberikan pemahaman dan kebijaksanaan pada kita untuk membedakan hal baik dan jahat dari setiap pertimbangan dan pemikiran kita. Karena itu setiap orang yang bersandar pada Firman Tuhan selalu dituntun berjalan dalam kebenaran. Firman Tuhan menjadi dasar yang teguh dalam menghadapi pergumulan hidup. Mereka yang taat dan setia melakukan kehendak Tuhan selalu dikuatkan, dihibur dan ditolong dalam menghadapi pergumulan.

Firman kehidupan tidak lain adalah Firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Firman Tuhan hidup pada setiap pribadi yang membuka hati akan kebenarannya. Karena itu, mari kita senantiasa menyandarkan hidup kita pada Tuhan, kita mau bertekun dalam pembacaan dan perenungan Firman-Nya. Jadikan Firman Tuhan sebagai dasar kehidupan kita yang meneguhkan manakala kita lemah, yang menghibur di saat kita susah, yang membimbing  di kala kita bimbang.  Firman Tuhan adalah jawaban kehidupan kita. (AR)

“Firman Tuhan adalah pelita kehidupan yang menerangi jalan hidup kita”

 

Bagikan Entri Ini: