Allah Tak Adil, Benarkah? Pancaran Air Hidup 14 Juli 2025

14 July 2025

Bacaan: Ayub 24 : 1 – 8  |  Pujian: KJ. 260
Nats:  “Mengapa Yang Maha Kuasa tidak menetapkan masa penghukuman dan mereka yang mengenal Dia tidak melihat hari pengadilan-Nya?” (Ayat 1)

Pernahkah saudara menjumpai orang yang berbuat jahat atau dalam laku hidupnya berbuat hal-hal buruk namun hidupnya seolah-olah baik-baik saja dan rasanya seperti banyak berkat mengalir dalam hidupnya? Mungkin menjumpai hal yang demikian, kita akan mempertanyakan keadilan Allah dalam kehidupan umat-Nya, “Mengapa umat yang laku hidupnya baik dan taat justru mengalami kemalangan sedangkan umat yang laku hidupnya buruk dan jahat justru mujur seolah-olah tidak dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan mereka?” Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menggoyahkan iman kita jika kita tidak memahami cara Tuhan bekerja yang melampaui segala pemikiran dan pengertian manusia.

Ayub adalah salah satu tokoh besar di dalam Alkitab yang memiliki kisah luar biasa. Melalui penderitaannya Ayub menemukan jalan untuk benar-benar mengenal siapa Allah yang dia sembah. Tidak sedikit dalam kitab Ayub, kita dapat melihat ucapan-ucapan Ayub yang mempertanyakan letak keadilan Allah dalam kehidupan umat-Nya yang saleh. Wajar jika kita sering kali merasa putus asa melihat ketidakadilan di dunia, tetapi perikop kita Ayub 24 mengajarkan bahwa adanya kejahatan bukan berarti Tuhan Allah tidak peduli. Sebaliknya, ini mengingatkan kita bahwa Tuhan Maha Tahu dan memiliki kuasa penuh atas segala sesuatu. Yang sering kali sulit dipahami oleh manusia adalah bahwa Tuhan memiliki waktu-Nya sendiri untuk bertindak. Kita ingin melihat keadilan terjadi segera, tetapi Tuhan melihat lebih jauh dari sekadar hukuman langsung. Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan tidak lalai menegakkan keadilan. Ia melihat setiap perbuatan manusia, baik yang dilakukan di tempat terang maupun dalam kegelapan.

Mengapa Tuhan tidak segera menghukum? Karena Dia bukan hanya Allah yang adil, tetapi juga penuh kasih dan kesabaran. Tuhan memberi kesempatan bagi orang berdosa untuk bertobat sebelum keadilan-Nya ditegakkan secara sempurna. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk tetap berpegang teguh pada iman, bukan hanya pada apa yang terlihat. Saat dunia tampak tidak adil, marilah kita percaya bahwa Tuhan Maha Tahu, Maha Kuasa. Dia akan menegakkan keadilan-Nya dengan cara-Nya yang terbaik. Amin. [MEA].

“Tidak ada satu pun kejahatan yang luput dari pandangan-Nya, Dia melihat semuanya, dan pada waktu-Nya yang sempurna, Dia akan bertindak sesuai dengan hikmat dan rencana-Nya.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak