Pribadi yang Bertanggung Jawab Pancaran Air Hidup 12 Juni 2022

Bacaan: Yohanes 16 : 12 – 15 | Pujian: KJ. 356 : 1, 2
Nats: “… apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” (Ayat 13)

Setiap orang pasti memiliki kelemahan dan keterbatasan. Seringkali kelemahan dan keterbatasan tersebut dijadikan alasan untuk enggan menerima panggilan Tuhan. Dalam kondisi yang demikian, yang perlu kita ingat, Tuhan yang kita imani adalah pribadi yang bertanggung jawab. Dia tidak hanya mengutus orang-orang yang dipilih-Nya, tetapi Dia juga yang akan memberikan kemampuan dan memperlengkapinya dengan karunia-Nya.

Ketika waktu perpisahan dengan murid-murid-Nya semakin dekat, Tuhan Yesus tahu bahwa para murid belum memahami sepenuhnya tentang misi-Nya dan peran mereka yang akan melanjutkan tugas pelayanan-Nya. Dalam menjalankan tugas pelayanan yang diberikan, para murid nantinya pasti akan menghadapi tantangan dan pergumulan. Hal tersebut tentunya tidak mudah untuk mereka hadapi dalam segala keterbatasan mereka. Itulah sebabnya sebagai pribadi yang bertanggungjawab, Tuhan Yesus tidak meninggalkan dan membiarkan mereka berjuang sendiri. Dia menjanjikan Roh Kudus.

Siapa Roh Kudus? Roh Kudus yaitu Parakletos artinya Penghibur, Pembela, dan Pendamping. Roh Kuduslah yang akan akan mendampingi, memimpin, mengajar, menguatkan, memberikan sukacita dan damai sejahtera Kristus bagi para murid. Kuasa yang demikian besar diperlukan oleh para murid, karena mereka harus berjuang melawan dunia ini. Seperti yang dikatakan dalam ayat 13 “…apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” Dengan demikian para murid dimampukan untuk melanjutkan misi Yesus di dunia.

Seringkali kita merasa tidak mampu atau belum sanggup melakukan panggilan Tuhan. Tidak sekolah, masih terlalu muda, punya banyak kesibukan, belum siap, belum terpanggil dan sebagainya. Padahal ketika Tuhan memanggil kita, Dia selalu melengkapi kita dengan apapun yang kita butuhkan. Kapan pun Tuhan memberi kita sebuah tugas, Dia pasti bertanggung jawab dan tidak akan membiarkan kita berjalan seorang diri. Amin. [YHS]

“Kalau kita diutus oleh Tuhan, maka yang bertanggungjawab adalah Tuhan.”

 

Bagikan Entri Ini: