”Mlaku Bebarengan” Pancaran Air Hidup 12 Juli 2025

12 July 2025

Bacaan: Mazmur 25 : 1 – 10  |  Pujian: KJ. 370
Nats: “Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. (Ayat 10)

Ada sebuah lirik lagu dari Denny Caknan yang berbunyi:
“Mlaku bebarengan, bendina sayang-sayang,
sedih lan kebahagiaan dilewati tahun-tahunan”

Lagu berjudul ”Mendung Tanpo Udan” menegaskan bahwa kehidupan adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh suka dan duka. Perjalanan inipun akan lebih ringan ketika manusia bisa mlaku bebarengan, saling mendukung, dan saling setia dalam kebersamaan. Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan keluarga maupun persekutuan, bukan hanya soal bersama secara fisik, tetapi juga dalam kesatuan hati dan iman kepada Tuhan. Mlaku bebarengan dan kesetiaan menjadi kunci untuk tetap bertahan melewati segala tantangan.

Mazmur 25 menguatkan kita dalam menempuh perjalanan hidup. Mazmur ini merupakan doa Daud yang penuh kepercayaan kepada Tuhan di tengah berbagai pergumulan yang ia hadapi. Ia dikelilingi oleh musuh yang mengancamnya, dibayangi oleh kesalahan masa lalu yang menghantui, serta mengalami pencobaan yang membuatnya merasa lemah tak berdaya (Ay. 2,7). Namun, dalam situasi yang penuh ketidakpastian itu, Daud memilih untuk tetap mlaku bebarengan dengan Tuhan. Ia tidak mengandalkan dirinya sendiri, tetapi dengan kerendahan hati ia memohon petunjuk, pengampunan, dan perlindungan dari Tuhan. Daud menyadari bahwa hanya Tuhan yang memiliki kasih setia yang tidak pernah berubah dan yang membimbingnya di jalan yang benar.

Dalam menghayati bulan keluarga, firman Tuhan mengajarkan bahwa dalam setiap tantangan hidup, kita tidak berjalan sendirian. Kita dipanggil untuk mlaku bebarengan, bukan hanya secara lahiriah, tetapi juga dalam kesatuan hati dan iman yang terus mengandalkan Tuhan. Penting bagi anggota keluarga untuk saling mendukung dan menjadikan Tuhan sebagai dasar setiap keputusan. Mari terus mlaku bebarengan dengan Tuhan meskipun penuh tantangan, kita meyakini bahwa hidup kita akan selalu terarah dan terberkati.  Sebab keluarga yang berjalan bersama Tuhan tidak akan pernah kehilangan arah, selalu ada penyertaan dan pertolongan Tuhan di waktu yang tepat. Amin. [tma].

“Keluarga yang berjalan dalam Tuhan tidak pernah kehilangan arah.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak